Kabut asap akibat karhutla kian pekat di Palangka Raya. Pemko tengah mengkaji peningkatan status menjadi tanggap darurat sambil memperkuat upaya penanganan dan pencegahan.
Kabut asap yang semakin pekat membuat Disdik Kota Palangka Raya menerapkan penyesuaian pembelajaran dan mewajibkan penggunaan masker di seluruh satuan pendidikan.
BPBD Kota Palangka Raya menyebut kabut asap yang menyelimuti ibu kota Kalimantan Tengah merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Tumbang Nusa, Pulang Pisau.
Save Our Borneo (SOB) Kalimantan Tengah menegaskan karhutla yang terus berulang bukan semata dipicu musim kemarau, melainkan akibat kerusakan ekosistem gambut yang belum pulih.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah menegaskan peran posko krisis dan pos lapangan (poslap) karhutla sebagai garda terdepan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng menggelar pelayanan kesehatan atau pengobatan gratis kepada masyarakat yang terkena dampak akibat polusi asap karhutla bertempat di Area Car Free Day (CFD) kota Palangka Raya, Minggu pagi (8/10).
Adanya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah di Kota Palangkaraya, Minggu (8/10). Membantu kualitas udara membaik. Menurut pantauan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya, kualitas udara mengalami penurunan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit sebagai pusat fasilitas kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Meski di tengah kepungan kabut asap dan pemunduran jam kerja di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kotim
Terus memburuknya kualitas udara disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak terjadi. Mengakibatkan kondisi kualitas udara yang buruk tersebut dapat berdampak serius bagi kesehatan manusia, terutama sistem pernapasan.
Pekatnya kabut asap menyelimuti udara di wilayah Kabupaten Katingan terus menuai sorotan. Bagi pemilik lahan di Kabupaten Katingan, agar menghentikan melakukan pembakaran terhadap hutan maupun lahan.
Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui dinas terkait, selain memadamkan api juga sosialisasikan penting kesadaran menggunakan masker, karena kabut asap
Kabut asap yang semakin menebal di Kota Palangkaraya merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang masih terus berlangsung. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, salah satunya industri penerbangan.
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengatakan, pemerintah provinsi (Pemprov) akan menetapkan status tanggap darurat bencana karhutla. Hal ini sebagai upaya agar penanganan dampak karhutla dapat lebih optimal.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menerbitkan surat imbauan berkaitan dengan proses pembelajaran di situasi kabut asap pada pendidikan SMA, SMK, dan SLB tanggal 29 September 2023.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membagikan masker kepada masyarakat di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Garuda, Kota Palangka Raya, Rabu (27/9/2023).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Alman P Pakpahan, mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangkaraya masih terus terjadi. Akibatnya, kabut asap yang menyelimuti kota semakin pekat dan membuat masyarakat sulit bernafas.