Diselimuti Kabut Asap, Pedagang di Pasar Besar Palangka Raya Keluhkan Penjualan Sepi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aktivitas perdagangan di Pasar Besar Jalan Seram, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Sabtu (12/9/2026) terganggu kabut asap pekat. Meski demikian, pedagang dan masyarakat tetap menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pedagang masih terlihat menjajakan dagangannya. Masyarakat juga tetap datang membeli berbagai kebutuhan walau kondisi udara kurang mendukung. Namun, ternyata kondisi ini turut berdampak terhadap aktivitas jual beli.

Salah seorang pedagang es dawet, Muslim mengungkapkan penjualan yang diperolehnya tidak seramai sebelumnya. Ia mengaku kondisi kabut asap yang terjadi belakangan ini turut memengaruhi jumlah pembeli yang datang ke pasar.

“Di tengah kabut ini, penjualan sepi. Tidak seperti biasanya,” ujar Muslim saat disambangi Prokalteng.co, Sabtu (12/9).

Baca Juga :  Kalteng Dilanda Asap: Ancaman Serius bagi Perekonomian Daerah

Meski kondisi kabut asap cukup mengganggu, Muslim tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara itu, masyarakat juga tetap berbelanja di kawasan pasar. Salah seorang warga, Hanisa mengatakan kebutuhan hidup menjadi alasan dirinya tetap datang berbelanja meskipun kondisi udara dipenuhi asap pekat.

Menurutnya, kebutuhan membeli bahan makanan tetap harus dipenuhi. Karena itu, masyarakat mau tidak mau berbelanja di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya.

“Karena demi kebutuhan hidup, untuk beli bahan makanan. Walaupun kabut asap tetap berangkat ke pasar ,” ungkap Hanisa.

Electronic money exchangers listing

Aktivitas Muslim dan Hanisa ini, menggambarkan kondisi masyarakat yang tetap berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kabut asap. Bagi pedagang, kondisi ini berdampak terhadap penjualan. Sementara bagi masyarakat, kebutuhan membeli bahan makanan tetap menjadi hal wajib harus dipenuhi.

Baca Juga :  Manulife Indonesia Perluas Jangkauan di Kalteng, Resmikan Kantor Pemasaran Baru di Palangka Raya

Kabut asap yang menyelimuti kawasan Pasar Besar ini, menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas di luar rumah. Sebagian besar masyarakat berharap kondisi kabut asap segera membaik, sehingga aktivitas perdagangan dan kegiatan sehari-hari dapat kembali berjalan normal. (mg_2/jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aktivitas perdagangan di Pasar Besar Jalan Seram, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Sabtu (12/9/2026) terganggu kabut asap pekat. Meski demikian, pedagang dan masyarakat tetap menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pedagang masih terlihat menjajakan dagangannya. Masyarakat juga tetap datang membeli berbagai kebutuhan walau kondisi udara kurang mendukung. Namun, ternyata kondisi ini turut berdampak terhadap aktivitas jual beli.

Salah seorang pedagang es dawet, Muslim mengungkapkan penjualan yang diperolehnya tidak seramai sebelumnya. Ia mengaku kondisi kabut asap yang terjadi belakangan ini turut memengaruhi jumlah pembeli yang datang ke pasar.

Electronic money exchangers listing

“Di tengah kabut ini, penjualan sepi. Tidak seperti biasanya,” ujar Muslim saat disambangi Prokalteng.co, Sabtu (12/9).

Baca Juga :  Kalteng Dilanda Asap: Ancaman Serius bagi Perekonomian Daerah

Meski kondisi kabut asap cukup mengganggu, Muslim tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara itu, masyarakat juga tetap berbelanja di kawasan pasar. Salah seorang warga, Hanisa mengatakan kebutuhan hidup menjadi alasan dirinya tetap datang berbelanja meskipun kondisi udara dipenuhi asap pekat.

Menurutnya, kebutuhan membeli bahan makanan tetap harus dipenuhi. Karena itu, masyarakat mau tidak mau berbelanja di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya.

“Karena demi kebutuhan hidup, untuk beli bahan makanan. Walaupun kabut asap tetap berangkat ke pasar ,” ungkap Hanisa.

Aktivitas Muslim dan Hanisa ini, menggambarkan kondisi masyarakat yang tetap berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kabut asap. Bagi pedagang, kondisi ini berdampak terhadap penjualan. Sementara bagi masyarakat, kebutuhan membeli bahan makanan tetap menjadi hal wajib harus dipenuhi.

Baca Juga :  Manulife Indonesia Perluas Jangkauan di Kalteng, Resmikan Kantor Pemasaran Baru di Palangka Raya

Kabut asap yang menyelimuti kawasan Pasar Besar ini, menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas di luar rumah. Sebagian besar masyarakat berharap kondisi kabut asap segera membaik, sehingga aktivitas perdagangan dan kegiatan sehari-hari dapat kembali berjalan normal. (mg_2/jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru