PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, dilaporkan hanya berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga.
Meski api belum mencapai rumah penduduk, asap dari kebakaran tersebut mulai dirasakan masyarakat setempat.
“Kebakaran yang baru ini, yang sempat viral di medsos, baru hari ini,” kata salah satu warga Tumbang Nusa, Supriyadi (23), Minggu (30/8/2026) malam.
Menurut Supriyadi, titik-titik api yang muncul berada dalam satu hamparan lahan yang sama. Kebakaran tersebut kini menjadi perhatian warga karena jaraknya tidak terlalu jauh dari kawasan permukiman.
Dia memperkirakan jarak antara lokasi karhutla dengan rumah warga sekitar hanya 500 meter.
Kondisi tersebut membuat masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan apabila api bergerak semakin dekat.
“Kalau dari pemukiman warga kemungkinan 500 meteran. Asapnya sudah berdampak sekali untuk warga,” ujarnya.
Dampak yang paling dirasakan masyarakat saat ini adalah kabut asap yang mulai menyelimuti kawasan permukiman.
Menurut Supriyadi, kelompok lanjut usia menjadi salah satu yang paling rentan terdampak akibat kualitas udara yang menurun.
“Kalau dampaknya ya asap. Di sini juga banyak warga yang sudah tua-tua, jadi yang paling dirasakan itu dampak asapnya,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, warga Tumbang Nusa telah menyiapkan berbagai peralatan pemadaman mandiri.


