Karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng. Tumbang Nusa menjadi salah satu lokasi dengan pemadaman terbesar, sementara kondisi Palangka Raya masih relatif aman.
Kejati Kalteng mengingatkan pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat hukuman lebih berat. Langkah tersebut diharapkan memberi efek jera di tengah upaya pengendalian karhutla di berbagai wilayah
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Tumbang Nusa dan Desa Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
Di balik upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, tersimpan kisah pengorbanan para petugas di garis depan.
Pemprov Kalteng membangun tiga sumur bor dan menormalisasi kanal di Tumbang Nusa guna memperkuat mitigasi karhutla, menjaga kelembapan lahan gambut, serta mempercepat proses pemadaman saat kebakaran,
Karhutla di Tumbang Nusa belum padam setelah berlangsung selama 26 hari. Lebih dari 50 hektare lahan gambut terbakar, sementara tim gabungan terus berupaya memadamkan api.
Karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, masih belum padam sejak awal Juli. Bupati Pulang Pisau mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi untuk mempercepat penanganan dan mencegah api meluas.
BPBD Kota Palangka Raya menyebut kabut asap yang menyelimuti ibu kota Kalimantan Tengah merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Tumbang Nusa, Pulang Pisau.
Karhutla di Desa Tumbang Nusa masih sulit dipadamkan akibat kondisi lahan gambut. Wabup Pulang Pisau meninjau posko penanganan, sementara BPBD mencatat sekitar 41 hektare lahan telah terbakar.
Polda Kalteng menetapkan delapan tersangka kasus pembakaran lahan di Tumbang Nusa, Pulang Pisau. Lahan yang terbakar dipasang police line dan tidak boleh dimanfaatkan selama proses penyidikan.
Dinas Kehutanan Kalteng memperkuat penanganan karhutla dengan merespons cepat kemunculan titik api di Tumbang Nusa serta mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan. Tabrakan beruntun itu melibatkan tiga dump truk mitsubishi dan satu truk tronton di kawasan Jembatan Layang Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau
Sebagian wilayah Bumi Tambun Bungai diselimuti kabut asap. Kondisi yang kian parah mendorong Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Alue Dohong bersama tim dari Dirjen Penegakan Hukum LHK turun ke Kalteng untuk melihat langsung kondisi karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (29/9).
Debit Air yang merendam Jalan Poros Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya hingga Sabtu (20/11/2021) pagi terus mengalami kenaikan. Bahkan kini ketinggian debit air yang merendam Jalan Trans Kalimantan itu sudah mencapai 84 centimeter.