PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Aksi yang dilakukan Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Palangka Raya itu bertujuan mencegah api meluas hingga mengancam lingkungan maupun infrastruktur ketenagalistrikan.
Kebakaran terjadi di sekitar span tower 259 hingga 261 jalur transmisi 150 kV Mintin–Palangka Raya. Setelah menerima laporan, personel PLN langsung menuju lokasi dan bergabung dengan tim gabungan untuk mengendalikan kobaran api.
Sebelum melakukan pemadaman, personel terlebih dahulu melaksanakan asesmen lapangan guna memetakan titik api, kondisi medan, serta menentukan strategi penanganan yang aman dan efektif.
Di tengah kepulan asap dan medan gambut yang sulit dilalui, personel PLN harus memanggul peralatan pemadaman untuk mencapai titik api. Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga kondisi di sekitar jalur transmisi kembali aman.
Manager ULTG Palangka Raya, Erik Juni Hartanto, mengatakan seluruh personel bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kebakaran di sekitar jalur transmisi.
“Medan yang sulit membuat personel harus memanggul peralatan pemadaman sambil menyusuri area yang dipenuhi asap untuk mencapai titik api. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat tim untuk membantu mengendalikan kebakaran bersama unsur terkait agar api tidak semakin meluas. Bagi kami, setiap menit sangat berarti untuk mencegah api mendekati jalur transmisi maupun menyebar ke area yang lebih luas,” ujarnya.
Manager PLN UPT Palangka Raya, Eko Prasetyo, menegaskan keterlibatan PLN dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keandalan pasokan listrik.
“Karhutla masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Tengah. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi), hingga tahun 2026 luas lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 3.069 hektare. Karena itu, ketika kebakaran terjadi di sekitar jalur transmisi, personel kami tidak tinggal diam. Mereka segera bergerak bersama unsur terkait untuk membantu mengendalikan api sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melindungi infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi objek vital nasional,” kata Eko.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PLN percaya bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang selalu sigap ketika dibutuhkan dan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi potensi bencana, termasuk karhutla. Melalui aksi nyata seperti ini, kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui listrik yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Riko.
PLN menegaskan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan karhutla guna meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, maupun infrastruktur ketenagalistrikan. (tim)


