Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Citilink Tujuan Surabaya Dibatalkan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat insiden kebakaran kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (30/8/2026).

Kondisi cuaca dan jarak pandang yang memburuk memaksa sejumlah maskapai membatalkan keberangkatan, salah satunya penerbangan Citilink tujuan Surabaya yang sedianya dijadwalkan lepas landas pada hari tersebut.

Pembatalan tersebut membuat para calon penumpang telantar di ruang tunggu bandara. Lilo (20), seorang mahasiswa yang hendak kembali berkuliah ke Surabaya, mengeluhkan kondisi tersebut karena mengganggu aktivitasnya.

“Kalau begini kan memang mengganggu aktivitas banget, ya. Penerbangan dibatalkan, terganggu aktivitas sehari-harinya,” keluh Lilo saat ditemui Prokalteng di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (30/8/2026).

Ia mendesak agar masalah kebakaran yang memicu kabut asap segera ditangani secara serius karena dampaknya yang meluas.

Baca Juga :  Teras Narang: Transformasi Digital Kunci Kemajuan Kalteng

Selain batal terbang, para penumpang juga dibiarkan dalam ketidakpastian karena pihak maskapai belum memberikan informasi pasti mengenai jadwal penerbangan pengganti.

“Masih belum ada kejelasan lagi dari maskapainya. Nggak tahu lagi ini kejelasannya gimana, apakah menunggu beberapa hari, berapa minggu, atau bahkan beberapa bulan,” ungkapnya.

Electronic money exchangers listing

Sebagai bentuk kompensasi, pihak maskapai memberikan dua opsi kepada penumpang, yakni melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau menarik kembali uang tiket (refund).

Setelah menerima informasi bahwa kondisi cuaca diprediksi belum akan membaik hingga keesokan harinya, Lilo dan rekannya sepakat mengambil opsi refund. Mereka terpaksa menunda perjalanan ke Surabaya untuk sementara waktu. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat insiden kebakaran kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (30/8/2026).

Kondisi cuaca dan jarak pandang yang memburuk memaksa sejumlah maskapai membatalkan keberangkatan, salah satunya penerbangan Citilink tujuan Surabaya yang sedianya dijadwalkan lepas landas pada hari tersebut.

Pembatalan tersebut membuat para calon penumpang telantar di ruang tunggu bandara. Lilo (20), seorang mahasiswa yang hendak kembali berkuliah ke Surabaya, mengeluhkan kondisi tersebut karena mengganggu aktivitasnya.

Electronic money exchangers listing

“Kalau begini kan memang mengganggu aktivitas banget, ya. Penerbangan dibatalkan, terganggu aktivitas sehari-harinya,” keluh Lilo saat ditemui Prokalteng di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (30/8/2026).

Ia mendesak agar masalah kebakaran yang memicu kabut asap segera ditangani secara serius karena dampaknya yang meluas.

Baca Juga :  Teras Narang: Transformasi Digital Kunci Kemajuan Kalteng

Selain batal terbang, para penumpang juga dibiarkan dalam ketidakpastian karena pihak maskapai belum memberikan informasi pasti mengenai jadwal penerbangan pengganti.

“Masih belum ada kejelasan lagi dari maskapainya. Nggak tahu lagi ini kejelasannya gimana, apakah menunggu beberapa hari, berapa minggu, atau bahkan beberapa bulan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kompensasi, pihak maskapai memberikan dua opsi kepada penumpang, yakni melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau menarik kembali uang tiket (refund).

Setelah menerima informasi bahwa kondisi cuaca diprediksi belum akan membaik hingga keesokan harinya, Lilo dan rekannya sepakat mengambil opsi refund. Mereka terpaksa menunda perjalanan ke Surabaya untuk sementara waktu. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru