PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalteng Kombes Pol R.S Handoyo, S.I.K., M.Si menerima piagam penghargaan dari Pj Wali Kota Palangkaraya Dr. Hera Nugrahayu, M.Si atas kontribusi Ditlantas Polda Kalteng dalam melakukan gerakan peduli stunting di Kota Palangkaraya, Senin (26/02/2024).
Sebuah tips menghasilkan sperma yang bagus dan baik untuk membuahi sel telur agar anak terhindar dari stunting dan kecacatan, diungkap Kepala BKKBN Dokter Hasto.
Bunda PAUD desa dan kecamatan dapat aktif dalam menggerakkan komponen di wilayahnya, terutama dalam upaya pencegahan stunting, didampingi dengan mendorong penguatan pendidikan PAUD yang berkualitas.
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani mengikuti rembuk stunting yang dilaksanakan Gazebo Kecamatan Kahayan Hilir, Selasa (20/2). Dalam pelaksanaan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tony Harisinta, Ketua TP PKK Sari Parwati Tony Harisinta, juga para pihak terkait.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo mengatakan, Pemprov Kalteng melalui Disdik Kalteng mengajak para mahasiswa penerima beasiswa tabe berkah untuk melakukan pengabdian masyarakat melalui program pengabdian mahasiswa untuk masyarakat kalteng (PMMK) berkah.
Kalangan Dewan Perwakilan. Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) mengajak masyarakat khususnya di wilayah ini, untuk dapat bersama-sama mensukseskan program pencegahan stunting dari pemerintah.
Pemenuhan air bersih bagi masyarakat menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Bahkan Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani mengungkapkan, salah satu penyebab stunting adalah permasalahan air bersih.
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangkaraya, Ruselita memuji langkah pemerintah Kota (Pemko) Palangkaraya dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palangka Raya yang berkomitmen memperbaiki status gizi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan benar-benar komitmen mengatasi masalah stunting di Kabupaten Seruyan. Salah satunya, selain dengan program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang mana alat yang digunakan sudah standar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menganggarkan sekitar Rp40 miliar untuk penanganan stunting di provinsi setempat. Anggaran itu disiapkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023.
Kabupaten Murung Raya (Mura) memiliki tanggung jawab besar untuk mengatasi masalah stunting. Stunting bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memiliki dampak besar pada pendidikan, ekonomi, dan perkembangan sosial.
Pj Wali Kota Palangkaraya Hera Nugrahayu berkesempatan mencicipi secara langsung makanan olahan hasil tanaman jagung Sorgum di kebun milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Selasa (23/1/2024).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pra rapat koordinasi pemetaan atau mapping rencana kerja dan penandaan atau tagging anggaran Stunting tahun 2024 di Aula Bappedalitbang Kalteng, Senin (22/1).
KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui dinas terkaitnya terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah dan menekan angka stunting di kabupaten setempat.
Upaya pencegahan dan penurunan stunting terus dilakukan Pemerintah Kota Palangkaraya. Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangkaraya, Yudhi Karlianto Manan, meminta Pemerintah Kota Palangkaraya untuk berkolaborasi dari berbagai lintas sektoral dalam upaya penanganan stunting.
Pemerintah Kota Palangkaraya terus berupaya untuk fokus dalam menurunkan angka stunting. Oleh karena itu, Pemko membentuk Bapak Ibu Asuh melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangkaraya dalam menangani stunting di Kota Palangkaraya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau baru-baru ini menggelar Rapat Pelaksanaan Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting di Aula Setda Kabupaten Lamandau. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Muhamad Irwansyah dan dihadiri Forkopimda, Asisten I, II dan III Setda, serta Kepala OPD terkait.
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Barito Selatan, telah melaksanakan rapat atau pertemuan diseminasi audit kasus stunting. Hal itu dikatakan Kepala DPPKBP3A Barsel, Mario.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Jeanny Yola Winokan mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sudah luar biasa dalam mendistribusikan semua program sarpras yang ada. Khususnya dalam rangka menurunkan angka stunting di Kota Palangkaraya.
PROKALTENG.CO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan ibu hamil dapat mencegah bayi terlahir prematur dan stunting.
DPPKB3APM Kota Palangkaraya. Melaksanakan kegiatan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting. Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palangkaraya tahun 2023
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui dinas terkait terus melakukan upaya maksimal dalam pencegahan maupun penurunan angka kasus stunting dan Kabupaten Seruyan. Salah satunya, dilakukan dengan menggelar berbagai program yang mengarah ke bidang kesehatan masyarakat dengan inovasi konsumsi ikan yang ditingkatkan. Seperti halnya lomba masak serba ikan (LMSI) tingkat kabupaten yang digelar, Selasa (28/11) kemarin.
Sistem sanitasi yang merupakan cara pengumpulan dan pembuangan ekskreta dan limbah cair perlu dilakukan perbaikan. Mengingat cara pembuangan limbah cair secara higienis sangat penting bagi kesehatan manusia.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangkaraya (UPR) belum lama ini melakukan sosialisasi program pemerintah terkait masalah stunting. Kegiatan tersebut mereka lakukan di Balai Desa Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya.
Dengan tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi ini perlu segera diatasi bersama, baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.
Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng di ruang komisi II DPRD Kalteng, Rabu (22/11).
Permasalah stunting masih menjadi perhatian serius pemerintah, ternasuk di Kabupaten Murung Raya (Mura). Pasalnya stunting merupakan masalah global yang serius.
Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor mengatakan anak-anak bangsa, khususnya di Kabupaten Seruyan harus dijaga, karena mereka bagian dari masa depan.
Penanganan masalah stunting bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas semata. Namun juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak yang terlibat di Kabupaten Kapuas.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, HM. Rosihan Anwar.
Setiap melakukan kunjungan kerja (kunker) ke desa-desa di wilayah itu, Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) Deddy Winarwan tidak hanya menyerap aspirasi warga.
Akhir pekan menjadi hari yang tepat bagi Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) Deddy Winarwan bersama sejumlah kepala perangkat daerah (PD) setempat melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke desa-desa di wilayah itu. Pada 3-4 November lalu, yaitu pada Jumat dan Sabtu, Pj Bupati Deddy Winarwan mengunjungi lima desa di Kecamatan Dusun Utara dan Dusun Selatan. Yaitu Desa Teluk Telaga, Hulu Tampang, Hingan, Maruga dan Desa Panarukan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus berupaya secara ketat menangani masalah stunting. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari semua pihak. Termasuk peran kepala desa (kades) yang menjadi fokus penanganan stunting.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menurunkan angka stunting.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Dr Doni SP MSi, mengatakan dalam rangka menurunkan angka stunting di Murung Raya, Pemkab Mura tentu tidak bisa bekerja sendiri. Namun perlu dukungan dari semua pihak termasuk dari DPRD Kabupaten Mura.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menurunkan angka stunting.
Hasil mini lokakarya yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau belu lama tadi mendapatkan data yang perlu pendampingan dan perlu bantuan sosial dari BAAS (bapak/bunda asuh anak stunting).
KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui dinas terkaitnya terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah stunting di kabupaten setempat. Salah satunya dengan upaya meningkatkan peran aktif orang tua dan masyarakat dalam membina tumbuh kembang bayi dan balita.
Hal itu dibuktikan dengan menggelar kegiatan lomba Balita Sehat tingkat Kabupaten Seruyan. Kegiatan positif ini sendiri dihadiri dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor di Lapangan Tennis Indoor Kuala Pembuang, Senin (23/10).
"Saya berharap dengan adanya lomba balita saat ini dapat memotivasi para orang tua untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan orang tua dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal serta mencegah stunting pada anak," katanya.
Secara umum Pj Bupati Seruyan menjelaskan bahwa, tujuan dari lomba balita saat ini adalah untuk meningkatkan peran aktif dan kesadaran orang tua dan masyarakat dalam membina dan memantau tumbuh kembang bayi dan balitanya.
Adapun peserta lomba balai desa sehat tingkat Kabupaten Seruyan tahun 2023 terdiri dari dua kategori. Yaitu umur 6 bulan sampai dengan 24 bulan dan umur 2 tahun sampai dengan 5 tahun.
Menurutnya, kegiatan lomba balita saat ini merupakan langkah edukasi, dan menyosialisasikan kepada seluruh orang tua. Baik ibu atau ayah yang memiliki bayi, atau balita karena anak usia balita merupakan periode emas pertumbuhan.
"Kepada siapapun pemenang lomba balita sehat nantinya, saya ucapkan terima kasih dan selamat, dan semoga bisa menjadi contoh dalam hidup sehari-hari. Serta memotivasi orang-orang terdekat dan sekitar bagaimana mencetak bayi dan balita yang sehat," pungkasnya. (ais/hnd)
Dengan tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi perlu upaya untuk segera mengatasi bersamasama. Baik Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.
Persoalan stunting masih menjadi tantangan bagi pemerintah. Sejumlah program percepatan penurunan angka prevalensi stunting terus dilaksanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan antar program. Kendala-kendala yang dihadapi dalam proses percepatan penurunan stunting pun harus segera diatasi, khususnya di Kota Palangkaraya.
SAYA ke Jambi kemarin. Jadi saksi perkara seperti itu lagi. Di PTPN 6 di sana. Saya khawatir tidak cukup waktu untuk menulis. Saya ingat teman saya yang satu ini.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita mendorong peran pos pelayanan terpadu (Posyandu) di kota setempat, terutama para kader-kadernya, untuk lebih maksimal membantu pemerintah dalam mencegah serta menekan angka stunting.
Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Anak yang terkena stunting akan memiliki ciri fisik yang terlihat, yakni tubuhnya akan lebih pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya.
PURUK CAHU, PROKALTENG.CO - Tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi ini perlu segera diatasi bersama baik Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.
PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung memantau penanganan bayi di bawah dua tahun (Baduta) Asuh Stunting dalam visitasi anak program orang tua asuh Bappedalitbang Provinsi Kalteng
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo. Berharap Kader PKK dapat berperan aktif membantu pemerintah atasi stunting. Yang merupakan masalah bersama. Dan dalam pencegahannya memerlukan keterlibatan unsur pentahelix.
Berdasarkan data terakhir, stunting di Kabupaten Barito Selatan adalah 21 persen. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan percepatan penurunan stunting Kabupaten Barito Selatan di Aula Bappeda setempat, beberapa waktu lalu.
Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel), Deddy Winarwan, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan (Barsel), melakukan kunjungan ke Desa Lembeng dan Desa Pararapak di Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) untuk mendengarkan aspirasi warga.
Ketua DPRD Kota Palangkaraya, Sigit Karyawan Yunianto (SKY) menghadiri secara langsung peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 dan kegiatan aksi Generasi Remaja (Genre) mencegah stunting tingkat provinsi Kalimantan Tengah, di Kabupaten Kapuas baru-baru ini.
Dalam rangka menangani kasus stunting, Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing meminta keberadaan fasilitas kesehatan (Faskes) supaya dapat dioptimalkan secara menyeluruh.
DPRD Murung Raya (Mura) menyebut stunting menjadi permasalahan yang harus dihadapi dan ditanggulangi. Setidaknya, secara terpadu dan terintegrasi melalui antara pemerintah, swasta, tokoh agama dan masyarakat. Ketua DPRD Mura, Dr Doni, SP.Msi menyebut, Murung Raya tertinggi kasus stunting se Kalteng.
Anggota Komisi C DPRD Palangkaraya, Norhaini ingin kader Posyandu aktif bergerak cegah stunting. Hal ini bertujuan, agar dalam jangka panjang mencegah stunting memperlambat dalam tumbuh kembang anak, serta perkembangan emosi yang dapat merugikan ekonomi serta kesejahteraan.
Kalangan DPRD Murung Raya (Mura) menyebut stunting menjadi permasalahan yang harus dihadapi dan ditanggulangi. Setidaknya, secara terpadu dan terintegrasi melalui antara pemerintah, swasta, tokoh agama dan masyarakat.
Stunting masih menjadi sorotan terhadap ibu hamil yang mengalami kurang gizi. Akan tetapi peran penting sebuah posyandu sangat penting dan efektif untuk menanggulangi stunting tersebut.
Plt Bupati Kapuas HM. Nafiah Ibnor, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Drs. Septedy, M.Si, dan Kepala DP3AAPPKB Kapuas dr. Try Setya Utami menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2023 di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Kegiatan itu mengangkat tema Keluarga Bebas Stunting, Indonesia Maju.
Saat ini, peran para investor sangat dibutuhkan. Baik dari sisi penanganan secara langsung, maupun bantuan secara materil kepada tim percepatan penanganan stunting di Kabupaten Murung Raya (Mura).
emerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan tengah serius menangani masalah stunting. Seperti yang dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) Deddy Winarwan bersama Dinas Kesehatan. Pihaknya mengunjungi dan menyerahkan bantuan sembako kepada dua balita penderita stunting, Selasa (4/7).
Wakil Wali Kota Palangkaraya Hj. Umi Mastikah mengungkapkan pihaknya akan melaksanakan penanganan stunting secara merata dan menyeluruh di wilayah Pemerintahan Kota (Pemko) Palangkaraya.
Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangkaraya, dr. Octavines S.K. Tarigan, M.Kes mengatakan bahwa kasus stunting pada anak yang gagal tumbuh atau memiliki tubuh pendek sering disebut sebagai “masalah keturunan”.
Kasus stunting atau persoalan gagal tumbuh pada anak menjadi persoalan serius untuk dihadapi, terkhususnya di wilayah Kota Palangkaraya.
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangkaraya, Norhaini berharap momen Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2023, dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ketahanan keluarga. Sebagai salah satu pondasi utama dalam memerangi dan menekan angka stunting.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta lebih serius. Untuk menangani kasus stunting dan gizi buruk yang masih tinggi di daerah ini. Khususnya di wilayah selatan seperti Kecamatan Teluk Sampit dan Mentaya Hilir Selatan. Untuk saat ini masih ada ratusan lebih balita yang mengalami gizi buruk dan stunting.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si bersama anggota lainnya melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Murung Raya (Mura), Jumat (9/6/2023). Tujuan kunker tersebut, yakni guna memantau kinerja pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Dra.Hj.Siti Nafsiah,M.Si, mengatakan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) seluruh daerah yang ada di Kalteng. Dapat melaksanakan tugas dan fungsi (tupoksi) dengan baik. Setelah dibentuk TPPS jangan sampai mengabaikan tugas dan tupoksinya.
Kepala DPPKBP3APM Kota Palangkaraya Sahdin Hasan, terus melakukan upaya menurunkan angka stunting. Ia menyebut, saat ini angka stunting masih 19,22 persen, sehingga menargetkan angka stunting turun pada 2024 sebanyak 14 persen.
Perusahaan Besar Swasta yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yaitu PT Unggul Lestari menerima penghargaan dari organisasi Pita Putih Indonesia (PPI), atas dukungan dan kepedulian perusahaan ini terhadap program kegiatan edukasi pencegahan stunting melalui pemahaman Undang-Undang Perkawinan dan Kesehatan Reproduksi Remaja bagi pelajar SMP dan SMS yang diselenggarakan di Gedung Wanita Sampit, Kamis (11/5).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus mengajak semua pihak bahu membahu dalam menekan kasus stunting. Hal ini terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) telah melaunching dan menyosialisasikan aplikasi layanan kesehatan berbasis online e-Posyandu. Penjabat Bupati Barito Selatan Lisda Arriyana mengatakan, dengan adanya aplikasi tersebut pemerintah dan instansi terkait dapat melakukan pemantauan terhadap kinerja posyandu, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap balita dan ibu hamil di wilayah setempat.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat hadiri acara Advokasi dan Edukasi Peran Pangan Lokal untuk Mencegah Stunting yang digelar oleh Indonesian Gastronomy Community (IGC), di Aula Bappeda Kapuas, Kamis (23/2).
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melakukan sejumlah langkah agar serapan anggaran pada 2023 bisa lebih maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng Dr Dadi Ahmad Roswandi, M.Si mensosialisasikan Pencegahan Stunting dan Pemanfaatan Elsimil bagi 73 Pastor di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Asisten Administrasi Umum Ahmad M Saribi memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah terkait yang berlangsung di ruang rapat kantor bupati, Senin (13/2).
Plt BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si memberikan pembekalan tentang Pencegahan Stunting kepada Penyuluh Narkoba di Kota Palangka Raya.
Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulistra Ivo Sugianto Sabran menyambut hangat kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Deputi Advokasi Penggerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN RI Drs. Sukaryo Teguh Santoso, MPD.
Kunjungan yang dilaksanakan di ruang kerja Komandan Korem 102 Panju Panjung ini membahas terkait peran Korem 102 Panju Panjung sebagai mitra kerja BKKBN Kalimantan Tengah untuk dapat bersama-sama BKKBN melakukan upaya percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah.
Desa Suka Makmur sebagai desa Nol Stunting merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah dengan luas wilayah 1.448,5 hektare, jumlah penduduk 259 KK dengan total jumlah penduduk 858 jiwa.
Percepatan pencegahan dan penanganan stunting di daerah menjadi perhatian bersama agar terus diupayakan lewat berbagai strategi program dan kebijakan. Sebagaimana kali ini Pemkab Kotawaringin Barat bersama Perwakilan BKKBN Kalteng menggelar Rekonsiliasi Stunting Tahap II di aula Kantor Dinas P3A-P2KB Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa (22/11).
Pemerintah Kabupaten Sukamara Provinsi Kalteng bersinergi bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng melaksanakan Rekonsiliasi Stunting Tahap II dan Penandatanganan Komitmen bersama tentang program Pendampingan Konseling dan Pemerikasaan Kesehatan 3 bulan pranikah sebagai upaya Pencegahan Stunting dari Hulu bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Sukamara, Senin (21/11).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si melakukan kunjungan ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKB3APM) Kota Palangka Raya, Rabu (16/11).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mendukung penuh kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20), di mana Indonesia menjadi Presiden dan tuan rumah acara yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 15-16 November ini.
Tak ingin ketinggalan, Perwakilan BKKBN Kalteng turut melaksanakan Gerakan dan Gebyar Bangga G20 di halaman kantor setempat, Jumat (11/11).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Kalteng kembali melaksanakan diskusi panel manajemen kasus stunting tahap II di Kabupaten Barito Timur, Kamis (10/11). Berdasarkan hasil survey, angka stunting di kabupaten ini mencapai 33,7 persen dan harus turun menjadi 18,19 persen di tahun 2024.
Diskusi Panel Audit Kasus Stunting dan Manajemen Kasus Stunting kembali dilaksanakan di Kabupaten Barsel, Rabu (9/11). Setelah sebelumnya, dilaksanakan pada, Kamis (27/10).
Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengungkapkan, saat ini 1 dari 3 balita Indonesia mengalami stunting. Menurut Taty, persoalan ini bukan persoalan bangsa di masa sekarang saja, melainkan menyangkut masa depan bersama.
Sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan BKKBN dalam upaya penurunan kasus stunting adalah melakukan kombinasi intervensi spesifik dan sensitif berupa pemberian makanan yang berasal dari bahan pangan lokal dengan mekanisme pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).
Berbagai upaya dilakukan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam menurunkan stunting di Bumi Tambun Bungai.