29.1 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Program TP-PKK Bantu Turunkan Angka Stunting

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Angka stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil diturunkan. Hal tersebut berkat kerja sama dan program inovasi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah program tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kotim.

Diharapkan tim penggerak PKK terus bekerja sama menjalankan program pokoknya. Sehingga dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah yang ada serta memajukan daerah. Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, inovasi yang dikembangkan dari tim penggerak PKK ini cukup berhasil.

Salah satu inovasinya yaitu mengajak ibu hamil dan menyusui untuk memeriksakan diri ke Posyandu. Sehingga dari inovasi tersebut, dapat membantu menurunkan angka stunting yang saat ini sudah mulai menurun. “Saya berharap program pokok terus dijalankan. Karena inovasi mereka seperti mengajak ibu memeriksakan diri ke Posyandu memberikan efek postif terkait penurunan angka stunting,” ujarnya saat menghadiri Jambore tim penggerak PKK, Selasa (15/11).

Baca Juga :  Bahaya Narkoba Merusak Kualitas SDM

Dikatakannya, penurunan angka stunting di Kotim sudah menurun secara signkfikan. Sebelumnya angka stunting di Kotim mencapai 48 persen yang saat ini turun menjadi 23 persen. Ini menjadi kabar gembira mengingat Kabupaten Kotim sempat menjadi daerah dengan angka stunting yang tinggi di Indonesia.

“Ini merupakan sinergitas dan kerja keras kita bersama. Sehingga angka stunting di Kotim bisa ditekan,”ungkapnya.

Halikin mengatakan, melihat antusias Jambore PKK, pihaknya berencana akan menggelar acara serupa dengan lebih meriah lagi di tahun yang akan datang. Hadiah yang diberikan bagi pemenang juga akan ditambah hingga mencapai Rp100 juta. Hal ini bertujuan untuk memotivasi sehingga program tim penggerak PKk dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Usaha Membudidayakan Kayu Ulin Miliki Masa Depan Cerah

“Motivasi itu perlu, sehingga program yang ada dapat berjalan dengan baik. Nanti tahun depan kita akan tambah jilai hadiah bagi pemenang,”tandasnya.(bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Angka stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil diturunkan. Hal tersebut berkat kerja sama dan program inovasi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah program tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kotim.

Diharapkan tim penggerak PKK terus bekerja sama menjalankan program pokoknya. Sehingga dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah yang ada serta memajukan daerah. Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, inovasi yang dikembangkan dari tim penggerak PKK ini cukup berhasil.

Salah satu inovasinya yaitu mengajak ibu hamil dan menyusui untuk memeriksakan diri ke Posyandu. Sehingga dari inovasi tersebut, dapat membantu menurunkan angka stunting yang saat ini sudah mulai menurun. “Saya berharap program pokok terus dijalankan. Karena inovasi mereka seperti mengajak ibu memeriksakan diri ke Posyandu memberikan efek postif terkait penurunan angka stunting,” ujarnya saat menghadiri Jambore tim penggerak PKK, Selasa (15/11).

Baca Juga :  Bahaya Narkoba Merusak Kualitas SDM

Dikatakannya, penurunan angka stunting di Kotim sudah menurun secara signkfikan. Sebelumnya angka stunting di Kotim mencapai 48 persen yang saat ini turun menjadi 23 persen. Ini menjadi kabar gembira mengingat Kabupaten Kotim sempat menjadi daerah dengan angka stunting yang tinggi di Indonesia.

“Ini merupakan sinergitas dan kerja keras kita bersama. Sehingga angka stunting di Kotim bisa ditekan,”ungkapnya.

Halikin mengatakan, melihat antusias Jambore PKK, pihaknya berencana akan menggelar acara serupa dengan lebih meriah lagi di tahun yang akan datang. Hadiah yang diberikan bagi pemenang juga akan ditambah hingga mencapai Rp100 juta. Hal ini bertujuan untuk memotivasi sehingga program tim penggerak PKk dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Usaha Membudidayakan Kayu Ulin Miliki Masa Depan Cerah

“Motivasi itu perlu, sehingga program yang ada dapat berjalan dengan baik. Nanti tahun depan kita akan tambah jilai hadiah bagi pemenang,”tandasnya.(bah/ans/kpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru