Bupati Murung Raya Heriyus mengingatkan masyarakat pentingnya mencegah pernikahan usia dini sebagai salah satu langkah untuk menekan risiko stunting di Kabupaten Murung Raya. Pesan tersebut disampaika
Pemerintah melalui orkestrasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) berkomitmen mempercepat penataan dan penyelesaian keberlanjutan lebih dari 13 ribu titik.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) terus memperkuat upaya pencegahan stuntin
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamandau, Norol Latifah Rizky Aditya Putra, secara resmi melantik Desi Armayantie Srijinggo sebagai Ketua TP PKK, Ketua T
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, menghadiri pembukaan Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Tana Malai Tolung Lingu (TMTL)
Penelitian di Gunung Mas menunjukkan paparan merkuri berkaitan dengan meningkatnya risiko gizi buruk dan stunting pada balita, sekaligus mendorong penguatan kebijakan pengendalian pencemaran merkuri.
Ketua TP-PKK Barsel Hj Permana Sari melantik Ketua TP-PKK Kecamatan Dusun Selatan Hj Sri Astuti dan menekankan penanganan stunting serta ketahanan pangan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini lewat program B2SA Goes to School mendapat respons positif dari berbagai pihak. Kegiatan edukasi yang menyasar puluhan mur
Bapperida Kalteng terus mendorong percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam forum yang digelar Kemendagri RI tersebut, Gubernur Agustiar menyoroti pentingnya pengendalian inflasi, penurunan pengangguran dan kemiskinan, hingga percepatan penanganan stunting.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mempercepat penurunan angka stunting mendapatkan pengakuan signifikan setelah meraih sejumlah penghargaan pada acara Rakorda Stunting Tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berhasil memboyong tiga penghargaan sekaligus dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting se-Kalimantan Tengah ta
Bupati Murung Raya, Heriyus M. Yoseph, bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting serta Penilaian Kiner
Penegasan tersebut disampaikan Aisyah Thisia saat membuka Rakorda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting serta Penilaian Kinerja Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang.
Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mendorong penguatan peran keluarga sebagai kunci dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
DP3APPKB Kalteng menekankan penguatan sinergi dan pemanfaatan data PK-25 agar pencegahan stunting lebih tepat sasaran melalui ketahanan keluarga dan layanan Kampung KB.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Yetty Indriana mendorong agar upaya percepatan penurunan angka stunting dilakukan secara terkoordinasi melalui kerja sama lintas sektor.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) dan Pembinaan TP-PKK Kabupaten,
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan aksi cegah stunting bagi tenaga kesehatan.
Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) dalam percepatan penurunan stunting.
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan program pembangunan infrastruktur dasar dalam mendukung percepatan penurunan stunting tahun 2025.
Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam percepatan penurunan stunting. Hal itu disampaikannya saat menghadiri evaluasi percepatan
Angka stunting di Kabupaten Kapuas mengalami lonjakan cukup signifikan. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting naik dari 16,2 persen pada 2023 menjadi 22,5 pers
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo membuka kegiatan Entry Meeting Evaluasi Pencegahan dan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025 secara virtual
Polda Kalteng mendukung penuh langkah Polri dalam menangani persoalan stunting dan gizi buruk lewat peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi 1.
TIM Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palangka Raya berkomitmen untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum terlayani pada tahun 2025.
Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mengapresiasi prestasi Kota Palangka Raya yang meraih peringkat kedua dalam Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2025.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menghadiri kegiatan evaluasi kinerja daerah dalam pelaksanaan aksi konvergensi penanggulangan stunting, Senin (30/6).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seruyan, Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., turun langsung ke Desa Sei Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, dalam rangka menyosialisasikan Gemarikan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Menyatakan komitmennya memperkuat pelayanan kesehatan dasar masyarakat, sebagai langkah strategis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualita
Angka stunting Kota Palangka Raya menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mengalami penurunan signifikan sebesar 8,9 persen dari 28 persen pada tahun 2023 menjadi 19,1 persen di tahun 2024.
Permasalahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Kolaborasi antara berbagai pihak dan pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Barito Sela
Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Bakti Kesehatan bertajuk “Gebyar Posyandu Presisi Polda Kalteng” sebagai bagian dari program Cooling System dalam rangka percepatan penanganan stunting di Pr
Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi persoalan masa depan anak-anak yang mengalami stunting berisiko mengalami gangguan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, bahkan penurunan produktivit
Angka stunting di Kota Palangka Raya masih berada di atas 20 persen. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menurunkan kasus stunting tersebut melalui berbagai program terpadu
Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 Tahun 2025 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Jumat (2/5/2025) dilaksanakan pelantikan puluhan pengurus tim penggerak PKK masa bakti 2025/2030.
Sebagai bentuk komitmen mendukung program pencegahan stunting, Dinas Perikanan (Diskan) Kota Palangka Raya mendistribusikan ikan patin segar kepada warga Kelurahan Pahandut, Rabu (30/4/2025) lalu.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Barsel diharapkan, bisa menerapkan ilmu dan wawasannya, guna menunjang lajunya pembangunan daerah. Hal tersebut dikatakan Bupati Barsel, H Eddy Raya Samsu
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, telah dikukuhkan sebagai Bapak Asuh GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wiha
Wakil Bupati Barito (Barsel), Khristianto Selatan Yudha mewakili Bupati Barito Selatan (Barsel) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting se-Kalimantan Tengah, d
Dalam rangka mengatasi anak beresiko stunting, pemerintah Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya menyiapkan program gerakan berkunjung silaturahmi satu jam cegah dan atasi stunting.
Stunting atau gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis menjadi isu prioritas nasional dan global, karena dampaknya yang luas terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan kualitas su
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari menekankan pentingnya peran orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak dengan rutin membawa mereka ke posyandu. Menurutnya, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, sehingga orang tua perlu memahami cara menjaga berat badan dan kesehatannya.
Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menggenjot upaya penurunan stunting lewat program lintas sektor. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) sebagai motor penggerak menggandeng Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Pertanian. Berkat sinergi ini, angka stunting di Kapuas berhasil ditekan dari 42,37 persen pada 2020 menjadi 16,2 persen pada 2023.
Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Ir. H. Darliansjah, M.Si., melalui Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kapuas, Ahmad Saribi ketika memimpin Rapat Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Kabupaten Kapuas Tahun 2024 di Aula Bappelitbangda Kabupaten Kapuas, Rabu (15/1/2025).
Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hj. Mukarramah menyambut baik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya.
Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menanggulangi stunting di Kota Palangka Raya dengan menggelar Posyandu Keliling, Kamis (9/1/2025).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan kemajuan signifikan dalam penanggulangan stunting. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, dr. Suyuti Syamsul, mengungkapkan bahwa angka stunting di provinsi ini berhasil turun tajam, dari 43 persen pada 2013 menjadi 21,5 persen pada 2023.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus berupaya menekan angka stunting di wilayahnya.
Stunting adalah masalah penting yang perlu ditanggapi dengan serius yang perlu perhatian dan aksi kerja bersama. Hal itu dibahas dalam rapat yag dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel), Deddy Winarwan bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Barsel, Endang Sugiarti Widayani yang dihadiri seluruh kepala Puskesmas di Aula Setda, Senin (16/12).
Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga harus menjadi upaya mandiri dari masyarakat.
Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Tuti Marheni meminta pemerintah melalui jajaran terkaitnya untuk lebih konsisten, dalam menjalankan program kesehatan, khususnya terkait pemenuhan gizi yang tepat untuk masyarakat, guna menurunkan angka stunting di Murung Raya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangkaraya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Dinas Perikanan (Diskan) Kota Palangkaraya terus memberikan sosialisasi program konsumsi ikan segar sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi bagi masyarakat.
Tarik-ulur anggaran makan bergizi gratis (MBG) akhirnya mencapai final. Pemerintah menetapkan alokasi anggaran MBG sebesar Rp 10 ribu per porsi.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (29/11) lalu. Sejak dicanangkan, besaran anggaran MBG sangat dinamis. Semula, anggaran sempat dipatok Rp 15 ribu per porsi. Sempat muncul wacana penurunan anggaran menjadi Rp 7.500 per porsi.
Berbagai dampak negatif seringkali dialami pasangan yang menikah dini. Kondisi ini umumnya terjadi karena pasangan tersebut secara emosional masih labil terutama saat dihadapkan dengan berbagai tantangan berumah tangga.
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani SE membuka kegiatan pemberian makanan tambahan untuk anak kurus dan stunting (Permata Kuning) di halaman Kantor Kelurahan Pulang Pisau, Sabtu (16/11).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Luis Eveli menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya, Senin (18/11/2024).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan inflasi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Rodi Iskandar, menyoroti penurunan tingkat kunjungan ke Posyandu, terutama oleh orang tua yang memiliki balita dan ibu hamil.
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama dalam memantau tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat upaya pencegahan stunting di sejumlah kecamatan yang rentan, termasuk Arut Utara, Arut Selatan, dan Kecamatan Kumai.
Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengajak pemerintah untuk konsisten dalam menjalankan program kesehatan bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar). Melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kobar menyelenggarakan Rapat Aksi 7 dengan tema "Pengukuran dan Publikasi Angka Stunting" di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Kamis, (7/11).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menekankan perlunya publikasi stunting yang dilakukan secara sistematis dan terencana sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Hingga kini masalah stunting masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan. Untuk menurunkan Stunting ini, perlu dilakukan langkah-langkah kongkrit.
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Said Salim bersama kepala OPD terkait menghadiri rapat koordinasi konvergensi intervensi penurunan stunting dan pendampingan pengukuran survei status gizi Indonesia (SSGI) kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang Palangka Raya, baru-baru ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, M.M., hadir dalam rapat koordinasi konvergensi intervensi penurunan stunting dan pendampingan pengukuran SSGI (Survei Status Gizi Indnesia) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.
Isu stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menjadi perhatian bagi pemerintah daeah setempat. Berbagai upaya telah dilakukan guna menekan, bahkan menghapus penyakit gagal tumbuh kembang pada anak tersebut.
Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Shalahuddin. Minta kepada seluruh camat di Kotim untuk mengawasi secara langsung pelaksanaan program pencegahan dan penurunan stunting di setiap desa di wilayahnya.
Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon mengharapkan, kepada semua desa agar membentuk dan mengaktifkan kelompok Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), yang mempunyai tugas membantu menyediakan makanan sehat untuk balita yang bermasalah gizi dan memberikan edukasi bagi orangtuanya.
Dinas Perikanan Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya. Dalam upaya menurunkan angka stunting. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui pelaksanaan program Gemar Makan Ikan, yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menekankan pentingnya pemerintah untuk mengoptimalkan penanganan stunting di Palangka Raya. khususnya dengan memulai dari skala terkecil. Dia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak selalu bergantung pada intervensi medis, tetapi juga memerlukan kesadaran masyarakat secara menyeluruh.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menegaskan bahwa Pemko Palangka Raya, melalui instansi terkait terus memperkuat upaya pemenuhan gizi dalam rangka mencegah stunting di wilayah setempat. Upaya penurunan angka stunting ini, menjadi prioritas utama melalui berbagai langkah strategis yang dilakukan oleh instansi terkait.
Masalah stunting masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura). Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mura meminta, pemerintah desa (Pemdes) lebih proaktif untuk menurunkan tingkat prevelensi stunting di wilayah Mura.
Peran DWP dan Tim Penggerak (TP) PKK Desa/Kelurahan sangat strategis, karena merupakan ujung tombak penyampai informasi dan edukasi bagi masyarakat. Edukasi ini terutama bagi calon pengantin, ibu hamil, orang tua yang mempunyai baduta dan balita.
Dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Lamandau, Penjabat (Pj) Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD, Febby Sutriani Said Salim terus bergerak aktif dan kunjungi TK Kumala Bhayangkari.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendampingan Tim Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, di Aula Bappedalitbang setempat, Jum'at (4/10/2024).
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau pada triwulan I tahun 2024 telah melaksanakan intervensi gizi spesifik ke-40 desa/kelurahan lokus stunting dengan melibatkan semua perangkat daerah melalui DWP perangkai daerah sebagai Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Pemerintah desa (Pemdes) diminta lebih proaktif untuk menurunkan tingkat prevelensi stunting di wilayah Mura. Menurut Anggota DPRD Mura, Mahyono dengan intervensi yang terkoordinasi dengan baik dari tingkat kecamatan hingga desa, khususnya di lokus stunting akan memberikan dampak yang signifikan.
Dalam rangka menurunkan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melaksanakan seminar cegah stunting tahun 2024, Senin (30/9), di Gedung B Kantor Bupati setempat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui DP3ADakdukKB setempat, melaksanakan Forum Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Penurunan Stunting Lintas Agama Kabupaten Murung Raya.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat koordinasi (rakor) dan sosialisasi petunjuk pelaksanaan intervensi spesifik bagi perangkat daerah sebagai bapak/bunda asuh anak stunting (BAAS) Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan yang digelar di Aula Banama Tingang, Selasa (24/9) dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta mewakili Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani.
Stunting menjadi ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak, namun juga mereka mengalami gangguan perkembangan otak yang bisa memengaruhi kemampuan dan prestasinya di masa depan.
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Said Salim, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Lamandau, Febby Surtriani, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, baru-baru ini.
Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ivo Sugianto Sabran, secara resmi membuka pasar murah di GPU Mantawara, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Minggu (22/9/2024).
Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang bisa mempengaruhi kemampuan dan prestasinya di masa depan.
Permasalahan stunting menjadi penghambat terbesar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, karena tidak hanya merugikan dari segi kesehatan tapi juga dari sisi produktivitas dan ekonomi.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) untuk meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanganan stunting.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pertemuan Evaluasi Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak serta Masalah Gizi Tahap II di Neo Hotel Palangka Raya, Selasa (10/09/2024).
Salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pesta demokrasi adalah netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Netralitas ASN sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pj Bupati Kapuas H Darliansjah didampingi Sekda Kapuas Septedy menghadiri secara langsung kegiatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, Hari Anak Nasional ke-40 dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Kalimantan Tengah, di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (5/9/2024).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan. Merespon positif dan mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan yang komitmen dalam menurunkan angka kasus stunting.
Deputi Bidang Advokasi Penggerak dan Informasi (ADPIN) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sukaryo Teguh Santoso, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, serta para tokoh, akademisi, dan media atas dukungan mereka terhadap program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS).
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kesehatan Kerja bagi Tenaga Kesehatan dan Pelatihan Terintegrasi Tumbuh Kembang serta Pemberian Makan Balita bagi Tenaga Pelayanan Puskesmas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Nuryakin, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pelatihan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten/Kota Provinsi Kalteng.
Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus menekan angka pengangguran, kemiskinan ekstrem, dan stunting. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota. Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan target pemerintah pusat.
Dalam kerangka pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), permasalahan stunting mempunyai dampak merugikan baik dari sisi kesehatan, maupun dari sisi produktivitas ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam jangka pendek, stunting terkait dengan tingkat kesehatan dan perkembangan sel otak, yang akhirnya akan menyebabkan tingkat kecerdasan menjadi tidak optimal.
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani menaruh perhatian serius dalam penanganan dan penurunan stunting di wilayahnya. Menurut Nunu, salah satu hal yang sangat penting adalah bagaimana balita stunting tertangani dengan baik, melalui deteksi dini dan pemantauan keberlanjutan penanganan pada balita stunting.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ivo Sugianto Sabran. Membuka secara resmi kegiatan Penggerakan Masyarakat Cegah Stunting Itu Penting, di SMP Negeri 8 Palangka Raya, Jumat (23/8/2024).
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, M Hasan Busyairi, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.
Penjabat Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani, Senin (12/8) lalu menghadiri kegiatan literasi dan intervensi bersama cegah stunting Forum Puspa Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam pencegahan stunting di Kabupaten Pulang Pisau.
Masalah stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yaitu, meningkatnya resiko kesakitan, kematian, hambatan dan pertumbuhan baik motorik maupun mental. Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) berkomitmen stunting menjadi program strategis yang harus dituntaskan, sebagaimana program pusat yang menempatkan stunting menjadi prioritas nasional.
Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Fifi Arfina, melaksanakan kunjungan ke balita berisiko stunting di Jalan Mendawai pada Jumat (9/8/2024).
Stunting, masalah kesehatan yang menghambat tumbuh kembang anak-anak dan dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan, kini menjadi perhatian serius di Palangka Raya.
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akan terus fokus berkomitmen dan menciptakan program untuk menurunkan angka stunting di Kota Palangka Raya. Salah satunya dengan program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) memperoleh penghargaan Kabupaten/Kota (terinovatif) pada penilaian kinerja delapan aksi konvergensi penurunan stunting 2024 se-Kalteng.
Pemerintah Kota (Pemko) Palangkaraya terus bekerja sama dengan stakeholder lain untuk bekerjasama dalam mengurangi angka stunting di Kota Palangkaraya.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangkaraya terus berupaya mendukung program Pemerintah Kota Palangkaraya dan Pemerintah Provinsi Kalteng yang menjadi fokus utama saat ini adalah stunting.
Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangkaraya Polda Kalteng. Terus turut berpartisipasi dalam penanganan stunting dengan memberikan pelayanan kesehatan keliling gratis kepada masyarakat.
Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulang Pisau pada Kamis (4/7) lalu menggelar rapat konsultasi. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Banama Tingang itu, selain dihadiri dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani juga dihadiri para camat se-Kabupaten Pulpis.
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau Lilis Suriani memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya acara rembuk stunting dan penilaian kinerja 8 aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S).
Upaya penurunan stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kian digencarkan. Melalui sweeping dengan mendatangi anak-anak balita langsung, upaya itu dinilai cukup efektif untuk menekan angka stunting di Bumi Habaring Hurung.
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani. Didampingi Kepala Dinas P3AP2KB dan kepala dinas kesehatan. Menghadiri acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Semarang, belum lama ini.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan gerakan serentak penimbangan dan pengukuran terhadap balita. Guna memperbaiki capaian dalam pengumpulan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (E-PPGBM)
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau (Pulpis), Hj Nunu Andriani, menegaskan bahwa stunting adalah masalah besar yang mendesak untuk diselesaikan bersama.
Stunting tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik anak, tetapi juga kesehatannya dan kemampuan berpikirnya. Angka stunting yang tinggi akan berdampak pada manusia dewasa dengan produktivitas rendah, yang pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan ekonomi serta memperburuk ketimpangan dan kemiskinan.
Isu stunting menjadi pembahasan hangat Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor, dalam rapat rancangan akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim tahun 2025, Kamis (27/6).
Upaya percepatan penurunan stunting menjadi salah satu program prioritas pembangunan Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini sangat erat kaitannya dengan pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Persoalan SDM menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian serius dari Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.