Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah T.S,Sos. Mendorong pemerintah daerah, mengembangkan perikanan air tawar. Karena selama ini, hasil pengembangan ikan di daerah masih belum maksimal. Sehingga berpengaruh pada produksi.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj Darmawati berharap pemerintah pusat dan daerah terus meningkatkan bantuan alat produksi pertanian (alsintan). Untuk memudahkan petani meningkatkan produktivitas, khususnya dalam hal mengolah lahan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Abdul Kadir, Meminta kepada semua pihak. Terutama pemerintah di daerah, untuk bersama-sama melindungi hutan-hutan yang masih tersisa. Apalagi kalau hutan itu adalah hutan adat, wajib untuk dilindungi dan dilestarikan.
Ketua DPRD Kabupaten Kotim Dra.Rinie menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan jangan sampai terpecah belah, meskipun siapa yang akan dipilih nantinya. Karena politik itu dinamis.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hendra Sia, menyarankan kepada masyarakat untuk segera melapor kepada pihak-pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, jika belum terdaftar sebagai pemilih pada Pemilihan Legeslatif (Pileg) pada bulan Februari 2024 mendatang.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Kurniawan Anwar, meminta pemerintah daerah mengevaluasi keberadaan pelabuhan bongkar muat yang ada di dalam kota
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Rudianur, sangat mendukung dan mengapresiasi 44 sekolah menjadi sekolah penggerak, Dengan adanya sekolah penggerak
Pemerintah Kabupaten Kotawarinhin Timur (Kotim) telah menaikan status siaga bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan juga melakukan persiapan terhadap terjadinya bencana tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim, Faisal Damarsing, mengingatkan semua perusahaan besar di Sampit, Kotim, untuk rutin melaporkan perkembangan ketenagakerjaan.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj Darmawati, sangat mendukung kehadiran pabrik pengolahan kelapa di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Megawati, mengatakan, bahwa saat ini Puskesmas Pembantu (Pustu) yang merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di wilayah pedalaman harus diperhatikan oleh pemerintah daerah terutama bidan dan perawatnya.
Peran serta masyarakat bersama Inspektoprat dinilai bisa mengawasi penggunaan anggaran dana desa (ADD) dan meminimalisasi penyalahgunaan Dana Desa (DD), agar tidak terjadi penyelewengan serta penyalahgunaan yang berujung kepada kasus penjara
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Ary Dewar, meminta kepada pemerintah daerah untuk pengembangan bidang peternakan jadi skala prioritas
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Mariani, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan untuk memaksimalkan langkah pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD)
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Abdul Kadir mendesak pemerintah daerah agar segera memperbaiki jalan yang menghubungkan Kecamatan Cempaga dan Seranau. Karena saat ini jalan tersebut rusak parah dan dikeluhkan oleh warga.
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dra.Rinie sangat mengapresiasi Pemerintan Kabupaten Kotim, yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kesembilan kalinya secara berturut-turut
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah, mengkhawatirkan adanya perubahan iklim yang terjadi dapat menciptakan krisis pangan, dan berdampak pada ketersediaan pangan bagi masyarakat, akibat hasil panen menurun hingga gagal tanam.
Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang merupakan kepanjangan tangan rakyat di bidang Hukum dan Pemerintahan, meminta agar setiap masyarakat jangan takut melapor jika ada tindakan praktik Pungutan Liar (Pungli)
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Darmawati, meminta pihak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) lebih ekstra lagi melakukan pengawasan
Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkat. Dari bulan Januari hingga pertengahan Mei 2023, sudah ada 49 kasus yang terseber di beberapa kecamatan
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ir.Pardamean Gultom, mendorong pemerintah daerah mendatangi setiap jasa angkutan untuk menekankan kewajibannya turut membayar pajak ke daerah. Karena mereka sendiri yang menikmati jalan yang dibangun bersumber dari uang pajak. Karena itu, armada yang menggunakan plat Non KH harus ditertibkan