31.3 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Raihan Opini WTP Wujud Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dra.Rinie sangat mengapresiasi Pemerintan Kabupaten Kotim, yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kesembilan kalinya secara berturut-turut. Opini WTP diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022.

“Upaya mempertahankan opini WTP itu sulit. Opini WTP ini merupakan wujud akuntabilitas pengelolaan keuangan, demi mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government),” kata Rinie, Jumat (19/5/2023)

“Tentunya hal ini sangat membanggakan bagi Kabupaten Kotim, karena pengelolaan keuangan yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Kotim sudah baik, transparan dan telah dijalankan secara akuntabel, semoga prestasi ini dapat dipertahankan,” tambah Rinie.

Baca Juga :  Serap Keluhan Warga, DPRD Turun Lapangan

Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan, opini WTP yang diraih sembilan kali berturut-turut, berkat keseriusan pemerintah Kabupaten Kotim, dalam menyusun dan melaporkan pengelolaan keuangan yang benar.

“Opini WTP diharapakan dapat menjadi motivasi bagi setiap jajaran Satauan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dilingkungan pemerintah Kabupaten Kotim untuk mengelola maupun melaporkan pengelolaan keuangan secara baik dan memenuhi standar ditetapkan,” ucapnya.

Dirinya juga menekankan, opini WTP yang diraih bukan sebagai penghargaan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah Kabupaten Kotim, dalam pengelolaan keuangan mengacu aturan maupun ketentuan yang berlaku.

“Kami menilai, opini WTP ini kewajiban bukan penghargaan. Sehingga upaya menyajikan laporan pengelolaan keuangan dilakukan sebaik-baiknya, mengacu kepada aturan dan ketentuan yang sudah ditetapkan,” sampai Rinie

Baca Juga :  Memasuki Akhir Tahun, Pembahasan Beberapa Raperda Hingga Larut Malam

Ia juga berharap kerja sama serta kekompakan  yang baik, antara pihak legislatif dan eksekutif dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Dengan  hubungan yang harmonis menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja dalam  membangun Kabupaten Kotim untuk lebih maju lagi.

“Dengan capaian yang sudah diraih, tentunya tidak boleh membuat kita lupa atau malah lalai. Maka kita justru harus  mempertahankannya dan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah lebih baik lagi, sehingga pembangunan di Kabupate  Kotim akan lebih maju lagi,” tutupnya.(bah)

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dra.Rinie sangat mengapresiasi Pemerintan Kabupaten Kotim, yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kesembilan kalinya secara berturut-turut. Opini WTP diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022.

“Upaya mempertahankan opini WTP itu sulit. Opini WTP ini merupakan wujud akuntabilitas pengelolaan keuangan, demi mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government),” kata Rinie, Jumat (19/5/2023)

“Tentunya hal ini sangat membanggakan bagi Kabupaten Kotim, karena pengelolaan keuangan yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Kotim sudah baik, transparan dan telah dijalankan secara akuntabel, semoga prestasi ini dapat dipertahankan,” tambah Rinie.

Baca Juga :  Serap Keluhan Warga, DPRD Turun Lapangan

Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan, opini WTP yang diraih sembilan kali berturut-turut, berkat keseriusan pemerintah Kabupaten Kotim, dalam menyusun dan melaporkan pengelolaan keuangan yang benar.

“Opini WTP diharapakan dapat menjadi motivasi bagi setiap jajaran Satauan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dilingkungan pemerintah Kabupaten Kotim untuk mengelola maupun melaporkan pengelolaan keuangan secara baik dan memenuhi standar ditetapkan,” ucapnya.

Dirinya juga menekankan, opini WTP yang diraih bukan sebagai penghargaan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah Kabupaten Kotim, dalam pengelolaan keuangan mengacu aturan maupun ketentuan yang berlaku.

“Kami menilai, opini WTP ini kewajiban bukan penghargaan. Sehingga upaya menyajikan laporan pengelolaan keuangan dilakukan sebaik-baiknya, mengacu kepada aturan dan ketentuan yang sudah ditetapkan,” sampai Rinie

Baca Juga :  Memasuki Akhir Tahun, Pembahasan Beberapa Raperda Hingga Larut Malam

Ia juga berharap kerja sama serta kekompakan  yang baik, antara pihak legislatif dan eksekutif dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Dengan  hubungan yang harmonis menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja dalam  membangun Kabupaten Kotim untuk lebih maju lagi.

“Dengan capaian yang sudah diraih, tentunya tidak boleh membuat kita lupa atau malah lalai. Maka kita justru harus  mempertahankannya dan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah lebih baik lagi, sehingga pembangunan di Kabupate  Kotim akan lebih maju lagi,” tutupnya.(bah)

 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru