TAG

Pn nanga bulik

PN Lamandau Vonis Dua Terdakwa Narkotika di Lamandau, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

Ketua Majelis Hakim Dwi March Stein Siagian menyatakan kedua terdakwa, Budi Indrawan dan Eno, terbukti bersalah dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.

Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia Terbongkar, 44 Kg Sabu Disita

Kasus narkotika jaringan internasional kembali terbongkar.

Terungkap Saat Sidang! 44 Kg Sabu Tujuan Awal ke Sintang, di Tengah Jalan Ubah Rute ke Banjarmasin

Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik. Menggelar sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi. Terhadap empat terdakwa kasus narkotika berskala besar.

Iming-iming Rp10 Juta, Pria Ini Rela Bawa Sabu 200 Gram

Iming-iming bayaran Rp10 juta membuat M. Rizaldy Rahman nekat membawa sabu hampir 200 gram.

Sabu 149 Gram Diselundupkan dari Pontianak, Tiga Terdakwa Dituntut di PN Nanga Bulik

Sidang kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 149,19 gram kembali digelar di Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau.

Ngirim 44 Kg Sabu Diiming-Imingi Upah Rp30 Juta, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Maksimal

Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik menggelar sidang perdana kasus penyalahgunaan narkotika skala besar pada Senin (16/3/2026). Empat orang terdakwa.

Pencurian 143 Janjang Sawit di Lamandau Terungkap, Lima Terdakwa Dituntut Penjara

Kasus pencurian buah kelapa sawit milik PT Nirmala Agro Lestari (NAL) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau.

Viral Acungkan Parang Saat Ditangkap, PN Nanga Bulik Vonis Pelaku Curanmor 1,5 Tahun Penjara

Terdakwa kasus curanmor yang sempat viral karena mengacungkan parang saat penangkapan akhirnya divonis 1 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Nanga Bulik.

Sidang di PN Nanga Bulik, Tiga Kurir Sabu 984 Gram Terancam Hukuman Berat

Sidang kasus peredaran narkotika hampir satu kilogram sabu digelar di Pengadilan Negeri Nanga Bulik.

Sakit Hati Dikeluarkan dari Grup WA, Nekat Live Facebook Berisi Ancaman Kekerasan dan Pembunuhan

Dahlan Sirait menjalani persidangan setelah aksi nekatnya melakukan siaran langsung (Live) di Facebook, yang berisi ancaman kekerasan dan pembunuhan terhadap dua rekannya, Prengki Sitorus dan Primus

Latest news