PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Besar Blauran, Jalan Jawa, Kota Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026) malam. Â Amukan si jago merah dilaporkan telah menghanguskan rumah warga.
Berdasarkan pantauan awak media dilapangan, kobaran api tidak hanya melahap rumah-rumah warga, tetapi juga menghabiskan sejumlah bangunan berupa barak kayu dan juga masih merambat ke bangunan sarang burung walet yang berada di lokasi kejadian.
Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Menurut keterangan warga sekitar sekaligus saksi mata di lokasi kejadian, Muni (23), api mulai terlihat membesar pada pertengahan malam.
“Awal kebakaran, sekitar jam 20.30 WIB,” ungkap Muni.
Hingga berita ini diturunkan, puluhan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya bersama tim relawan gabungan masih terus berjibaku di lokasi.
Tim gabungan berupaya keras melokalisasi kobaran api agar tidak semakin meluas, mengingat kawasan tersebut merupakan area pasar dan permukiman yang sangat padat. (her)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Besar Blauran, Jalan Jawa, Kota Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026) malam. Â Amukan si jago merah dilaporkan telah menghanguskan rumah warga.
Berdasarkan pantauan awak media dilapangan, kobaran api tidak hanya melahap rumah-rumah warga, tetapi juga menghabiskan sejumlah bangunan berupa barak kayu dan juga masih merambat ke bangunan sarang burung walet yang berada di lokasi kejadian.
Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Menurut keterangan warga sekitar sekaligus saksi mata di lokasi kejadian, Muni (23), api mulai terlihat membesar pada pertengahan malam.
“Awal kebakaran, sekitar jam 20.30 WIB,” ungkap Muni.
Hingga berita ini diturunkan, puluhan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya bersama tim relawan gabungan masih terus berjibaku di lokasi.
Tim gabungan berupaya keras melokalisasi kobaran api agar tidak semakin meluas, mengingat kawasan tersebut merupakan area pasar dan permukiman yang sangat padat. (her)