Mewakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Bidang Pemadaman dan Pengendalian Operasi, Kibue menghadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2024, bertempat di Halaman Kantor Bupati Katingan, Selasa (16/7/2024).
Petugas pemadam kebakaran Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (16/7/2024) siang berjibaku memadamkan api di lahan milik warga Jalan G. Obos X, Kota Palangkaraya.
Berdasarkan prediksi BMKG, wilayah Kabupaten Katingan mulai Juli hingga Agustus 2024, memasuki musim kemarau. Oleh sebab itu Kabupaten Katingan saat ini mulai siaga terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Memperhatikan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (BARSEL) bersama dengan Polres Barito Selatan, Kodim/1012 Buntok, instansi vertikal, Dinas, Badan pada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan pihak terkait lainnya menggelar apel gabungan pasukan, sarana dan prasarana dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di Halaman Kantor Bupati, Senin (15/7).
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah mulai ditemukan. Menurut Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyampaikan bahwa Karhutla terjadi pada Minggu (14/7) siang dan dua titik yaitu Jalan Antang Barat, Kecamatan Baamang dan Jalan RSUD Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dengan luasan kurang dari satu hektare.Â
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Apel Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalteng Tahun 2024 di halaman Pusdalops PB Jalan Cilik Riwut Km.2,5, Kamis (10/7).
Pemerintah Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Menggelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), juga gelar pasukan dan peralatan serta penandatangan komitmen bersama antar semua skotholder yang ada di Kecamatan Seranau
Sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, memberikan dukungan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten atau Kota dengan mengaktivasi Pos Lapangan (Poslap) Satgas Pengendali Karhutla.
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Rencana Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendali Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalteng secara virtual melalui zoom meeting, Senin (1/7).
Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Setda Provinsi Kalteng Sri Suwanto membuka Rapat Koordinasi Persiapan Penanganan Darurat Bencana Karhutla Provinsi Kalteng Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, di Palangka Raya, Rabu (5/6/2024).
BPBD Kabupaten Kotim akan bersiap menghadapi potensi dua bencana yang terjadi secara bersamaan tahun ini, lantaran adanya perbedaan musim di sebagian wilayah Kabupaten Kotim ini, Baik bencana banjir maupun kebakaran hutan dan lahan (Kathutla)
Memasuki periode Mei hingga Juli, prakiraan BMKG menunjukkan sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki awal musim kemarau. Sementara sebagian lainnya masih mengalami masa pancaroba.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan langkah signifikan dalam meningkatkan kesadaran akan perlunya pelestarian lingkungan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, H. Ahmad Baihqi, meminta kepada perusahaan besar swasta (PBS) di Kabupaten Kapuas agar turut berperan dalam upaya antisipasi bencana seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Anggota DPRD Kalteng, Siswandi meminta kepada setiap daerah baik kabupaten dan kota di Kalteng agar waspada sejak dini potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Desa yang ada di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau atau Gunung Mas ini sudah seharusnya membentuk posko siaga bencana, karena karena saat ini sudah masuk ancaman banjir hingga ada ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Cuaca panas beberapa hari terakhir justru dimanfaatkan oleh oknum masyarakat membakar lahan. Setelah dipicu dengan angin kencang dan cuaca panas, api semakin sulit dikendalikan, sehingga kebakaran terus melebar.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan tentang Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2024. Rapat koordinasi Karhula dihadiri secara virtual dari Ruang Rapat Wakil Gubernur Kalteng, Kamis (14/3).
Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainu'ddin Noor meminta kepada seluruh pihak perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kabupaten Seruyan turut bersinergis dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainu'ddin Noor menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan Tahun 2023, Senin (11/12).
BPBD Kota Palangkaraya menggelar Konsultasi Publik ke-2 SOP Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Peringatan Dini di Kota Palangkaraya dilaksanakan di Ruang Peteng Karuhei I, Senin (13/11) pagi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan status keadaan darurat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalteng. Dari status tanggap darurat menjadi status transisi darurat ke Pemulihan tahun 2023.
Kebakaran hutan yang terjadi di California Selatan telah menghanguskan 890 hektare lahan dan memaksa 4000 orang di Riverside County harus dievakuasi. Kebakaran yang disebabkan oleh angin kencang tersebut membesar dua kali lipat dalam semalam.
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi, membuat kualitas udara di Kota Palangkaraya masih masuk dalam kategori tidak sehat. Hal ini dibenarkan oleh Kepala UPTD Laboratorium DLH Kota Palangkaraya, Ahmad Riadi. Dia mengatakan bahwa kondisi ISPU masih dalam kondisi tidak sehat, Selasa (31/10).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, jumlah kasus karhutla yang tercatat di tahun 2023 mencapai 637 kali. Hal ini terjadi di beberapa titik wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kota Palangkaraya, Berlianto, mengatakan wilayah Jekan Raya menjadi kecamatan dengan kasus karhutla terbanyak, yakni mencapai 316 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Sebangau sebanyak 225 kasus, Kecamatan Pahandut sebanyak 91 kasus, Bukit Batu sebanyak 6 kasus, dan Rakumpit hingga sejauh ini masih terbilang nihil kasus karhutla.
Ratusan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kota Palangkaraya selama musim kemarau tahun ini. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, melaporkan jumlah kasus karhutla yang tercatat di tahun 2023 mencapai 637 kali di beberapa titik.
Kapolsek Sebangau, Ipda Ali Maffud, mengerahkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalampangan dan Kameloh Baru untuk mengatasi karhutla di kawasan Jalan Mahir Mahar Trans Kalimantan Km. 18, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kamis (26/10/2023).
Melihat perkembangan baik tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotim memutuskan untuk menurunkan status tanggap darurat Karhutla menjadi transisi darurat Karhutla pemulihan mulai hari ini, Selasa (24/10).
Usia diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, Jumat (20/10) kemarin, membuat kondisi kabut asap pembakaran lahan yang menyelimut Kota Palangkaraya dalam beberapa pekan terakhir berangsur hilang.
Beberapa wilayah di Kotim bahkan menjadi sorotan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim. Misalnya saja di wilayah selatan. Wilayah tersebut menjadi sorotan akibat titik api yang marak terdeteksi di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Berlianto mengungkapkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga saat ini masih terus terjadi di Palangkaraya.
Hujan kemarin memang sudah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Namun waktu dan durasi hujan berbeda-beda tiap wilayah. Meski demikian, hujan yang terjadi secara alami tersebut belum sepenuhnya mampu meredam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kapol Subsektor Jekan Raya, Ipda Tri Marsono. Mengatakan pihaknya selalu melakukan pencegahan Karhutla, baik itu melalui pemasangan spanduk safari setiap jumat ke tempat ibadah dan warga terkait dengan Karhutla.
Pemerintah Kabupaten Kotim mengharapkan hujan buatan dapat menjadi prioritas untuk daerah Kotim. Dengan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) itu, diharapkan dapat meredam Karhutla
Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penanganan Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (16/10).
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus terjadi. Api bahkan bisa muncul kembali di titik yang sama usai dipadamkan oleh petugas gabungan di lapangan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kotim meminta agar ground check (pengecekkan lapangan, red) rutin dilakukan usai petugas berhasil menjinakkan api akibat Karhutla.
Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menurun. Seiring mulai berkurangnya asap dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melandan daerah ini akibat kemarau yang panjang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Ahmad Toyib mengatakan, dengan diperpanjangnya status tanggap darurat, maka proses penanganan karhutla masih terus berjalan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama tujuh hari kedepan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperpanjang status tanggap darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalteng setelah status tanggap darurat ditetapkan sejak 6 hingga 15 Oktober 2023.
Perihal adanya desakan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya terkait penanganan karhutla di Palangka Raya, seketika direspon balik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Plt. Kepala BPBD Palangka Raya Alman P. Pakpahan mengatakan, bahwa pihaknya sejauh ini telah semaksimal mungkin menanggulangi karhutla di wilayah Kota Palangkaraya.
Koalisi Menolak Asap (KoMA) yang terdiri dari WALHI Kalimantan Tengah, Save Our Borneo, dan LBH Palangka Raya melakukan pengaduan atau pelaporan kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah ke Polda Kalimantan Tengah, Jumat (13/10/2023)
Kondisi udara di Katingan pasca diguyur hujan beberapa waktu lalu, kini sudah membaik. Sehubungan dengan hal ini seluruh masyarakat pemilik lahan diingatkan untuk tidak lagi melakukan pembakaran.
Pihak kepolisian mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kelurahan Tanjung Pinang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya pada bulan September 2023 lalu. Unit Tipidter Satreskrim menetapkan dan mengamankan seorang pria berinisial TP (43) sebagai pelaku Tindak Pidana Karhutla.
Musibah Karhutla di Kotim seakan tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Berbagai titik api di beberapa spot terus bermunculan. Indikasi adanya unsur kesengajaan dari oknum yang tidak bertanggung jawab terus menerus menyeruak.
Pemerintah Kota Palangkaraya mulai tertarik adanya inovasi baru penggunaan cairan sabun dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan gambut. Hal ini terungkap saat Penjabat Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu mengikuti  Rapat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Palangkaraya dengan FKPD Kota Palangkaraya di Ruang Manuhing Swiss-Belhotel Danum, Rabu (11/10) pagi.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Alman P Pakpahan mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangkaraya masih masif.
Direktorat Jenderal (Dirjen) Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Beserta tim Gakkum KLHK menyegel lahan yang diduga perkebunan kelapa sawit terbakar di PT Palmindo Gemilang Kencana (PT.PGK) yang berlokasi Kecamatan Sebangau Kota Palangkaraya, Jumat (6/10).
Musim kemarau yang terjadi di wilayah Kabupaten Katingan membuat aliran air di berbagai tempat menge ring. Hal ini menyebabkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilakukan oleh tim gabungan terkendala sumber air.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas. Melalui dinas terkait sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan masker. karena udara yang mulai tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyatakan, lima daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana Karhutla, yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Kapuas, Katingan dan Kota Palangkaraya.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga masih saja terjadi. Seperti hal nya di daerah Kecamatan Seruyan Hilir. Amukkan si jaga merah dengan cepat melalap lahan kosong yang ada di daerah setempat.
Wakil Ketua I Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas menggunakan api.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau warga, khususnya para orang tua dan anak-anak, terlebih yang mengidap penyakit berkaitan dengan pernafasan, untuk membatasi aktivitas di luar rumah, jika tidak ada keperluan yang mendesak.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk membuat peraturan daerah (Perda). Terkait kepemilikan lahan kosong, hal tersebut untuk meminimalisir kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi setiap tahunnya
Kabut asap masih menyelimuti Kota Sampit di setiap pagi, tetapi tidak separah pada Senin 2 Oktober kemarin, yang jarak pandang hanya terlihat kurang dari lima meter, dan Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 1057 PM 10 yang kualitas udara berbahaya
Ketua DPRD Kota Palangkaraya, Sigit K Yunianto atau yang akrab disapa SKY, merespon terkait kualitas udara yang semakin tidak sehat dan kabut asap yang semakin pekat dan dapat membahayakan kesehatan manusia. Khususnya penyakit ISPA dan penyakit lainnya.
Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui dinas terkait, selain memadamkan api juga sosialisasikan penting kesadaran menggunakan masker, karena kabut asap
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas. Mengapresiasi dan mendukung Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkerja maksimal. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, S.Hut, MM.
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor. Mengatakan, bahwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah ini di duga memang sengaja dibakar oleh oknum apalagi lahan yang terbakar berada dekat pemukiman warga.
Siapkan ruangan khusus di Puskesmas untuk kebutuhan oksigennya. Jadi oksigen itu digratiskan hal itu sebagai upaya penanggulangan bencana kabut asap di Kabupaten Kotim
Hingga Oktober 2023 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau telah menangani 24 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mencegah bencana kebakaran semakin meluas, Pemkab setempat memang memberikan pehatian serius terkait penanganan Karhutla.
Sebagai upaya dalam mencegah atau mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah setempat, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Seruyan dan instansi terkait rutin melaksanakan patroli.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dalam rangka mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim Karhutla Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah membantu memadamkan titik api Karhutla yang menjadi salah satu sumber masuknya asap ke kota Palangka Raya.
Kabut asap mengepung Kota Sampit pada Senin pagi (2/10). Terutama di ruas jalan protokol, seperti Jalan Tjilik Riwut, Jalan Sudirman, dan Jalan HM Arsyad. Jarak pandang tak lebih dari lima meter.
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Senin pagi (2/10). Bahkan berdasarkan indek kualitas udara PM 10 per pukul 08.00 WIB menunjukan angka 1.120. Kabut yang diakibatkan oleh maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat jarak pandang terbatas.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih berlangsung di Palangkaraya. Akibatnya, menimbulkan kabut asap tebal yang membuat kualitas udara menjadi tidak sehat.
Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong tinjau lokasi kebakaran di Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau (Pulpis) pada tiga hari terakhir. Wamen juga turun melakukan pembasahan lahan gambut yang terbakar.
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor. Mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Terutama pada saat pagi hari, karena kualitas udara terlihat terus memburuk kabut asap mulai semakin tebal, bahkan pada Minggu (1/10) pagi sudah berstatus Berbahaya.
Kehadiran Wamen LHK saat ini untuk memastikan penanganan Karhutla di wilayah tersebut berjalan dengan baik. Pada peninjauan kali ini, Wamen LHK akan memberikan bantuan 25 mesin tambahan beserta selang, serta membangun sumur bor darurat.
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo bertemu dengan Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong di ruang kerja Wakil Gubernur Kalteng, Minggu (1/10).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya menyebut sebagian besar wilayah Kalteng dalam sepekan ke depan tidak berpotensi turun hujan. Kondisi udara di sebagian besar Bumi Tambun Bungauwilayah Kalteng akan masih diliputi dengan kabut asap.
Selama beberapa hari terakhir, Palangkaraya diselimuti kabut asap yang membuat udara menjadi tidak sehat. Pj Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu menjelaskan pihaknya akan berdiskusi untuk menentukan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya, (29/9).
Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membagikan masker gratis kepada warga di Km 33 Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (29/9).
Sebagian wilayah Bumi Tambun Bungai diselimuti kabut asap. Kondisi yang kian parah mendorong Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Alue Dohong bersama tim dari Dirjen Penegakan Hukum LHK turun ke Kalteng untuk melihat langsung kondisi karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (29/9).
Maraknya kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membuat kualitas udara di wilayah Kabupaten Katingan semakin memprihatinkan. Melihat kondisi ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan perlu untuk segera mengambil langkah terhadap dampak kabut asap yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo merespon cepat kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Wagub menyempatkan diri meninjau secara langsung ke lokasi Karhutla, Kamis (28/9).
Musim kemarau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang sudah terjadi pada pertengahan tahun lalu hingga sekarang. Berdampak pada beberap sektor krusial. Salah satunya adalah sektor pangan. Musim kemarau membuat beberapa lahan mengalami kekeringan. Hal itu membuat ratusan hektar lahan pangan di Kotim rusak.
Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus terjadi, Kabut asap saat pagi hari kian pekat setelah amukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengganas di sejumlah lokasi
Satuan Tugas (Satgas) Udara Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menyampaikan hasil patroli udara dan water bombing (WB) di wilayah Kota Palangkaraya, Pulang Pisau dan Kapuas pada 26 September 2023.
Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Ardha Wulanigara selaku kepala pengelola Bandara Tjilik Riwut melalui Manajer Operasional Maulid Sakti membenarkan ada tiga jadwal penerbangan yang ditunda .
Kepolisian bersama Tim gabungan. Terus berupaya memadamkan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Rabu (27/9).
Pekatnya asap akibat kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kota Palangkaraya dalam beberapa pekan ini, belum menggerakkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangkaraya untuk mengeluarkan surat edaran meliburkan sekolah. Begitu pula upaya mengalihkan sistem pembelajaran dilakukan dari rumah.
Kondisi kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangkaraya sudah masuk pada kategori tidak sehat yang mana dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Baik bagi orangtua hingga usia anak-anak. Terutama bahaya akan terpapar penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Achmad Zaini, menanggapi kualitas udara di Kota Palangka Raya, Selasa (26/9). Ia mengatakan, berdasarkan pantauan ISPU dari alat pemantau udara di Kecamatan Jekan Raya, kondisinya sudah masuk kategori tidak sehat.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi beserta jajaran anggota komisi III melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Jenamas dan Babai Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Jumat (23/9).
Siswandi mengungkapkan, kunjungan yang dilakukan dalam rangka untuk meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua wilayah tersebut selama musim kemarau ini. Sebab, dari kejadian itu masyarakat disana merasa terganggu dari asap yang ditimbulkan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agung Sulistyono melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Mohamad Yani menyebutkan penyebab sementara kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Desa Sungai Undang Kamis (21/9) kemarin diduga ada unsur kesengajaan.
Pemkab Kotim menyiapkan anggaran sebesar Rp260 juta. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan yang lebih lengkap dalam penanganan Karhutla di Bumi Habaring Hurung.
Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si mengadakan sosialisasi dan mitigasi larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya, Kamis (21/9).
Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, tepatnya di wilayah Desa Sungai Undang. Tim gabungan pun sempat kewalahan untuk memadamkan api lantaran akses dan kondisi angin cukup kencang.
Tim gabungan terdiri dari personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), MPA Desa Sungai Undang hingga pihak kepolisian juga turun untuk melakukan pemadaman lahan yang terbakar tersebut.
Gara-gara pekatnya kabut asap, belasan penerbangan terdampak di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru. Total sejak awal September 2023, sudah ada 15 penerbangan delay, dan 1 penerbangan dialihkan.
Kasus delay terakhir terjadi pada Senin (18/9) pagi. Saat itu ada dua maskapai yang harus mengalami penundaan jadwal keberangkatan. Kedua maskapai itu adalah Citilink tujuan Jakarta, dan Super Air Jet juga tujuan Jakarta.
Mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan, dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Sehingga bisa bersama-sama berperan dan bekerjasama melakukan upaya deteksi dan penanggulangan dini.
Hal itu disampaikan langsung Kasat Binmas Polres Seruyan, Iptu Eko Muji Hartono mewakili Kapolres, AKBP Ampi Mesias Von Bulow saat menjadi narasumber pencegahan karhutla di Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Kamis (14/9).
Polres Seruyan dan tim gabungan dan petugas pemadam kebakaran, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kuala Pembuang II (KP II) , Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kamis (14/9) kemarin.
Kepala Bagian Oprasional Polresta Palangkaraya, Kompol Ganda B Napitupulu mengakui ada 3 penyelidikan kasus yang terus di dalami oleh pihaknya. Khususnya terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (Karutla) di Kota Palangkaraya.
Kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Diduga faktor kesengajaan. Karena setiap hari libur Sabtu dan Minggu titik api semakin banyak. data hotspot 11 September kemarin mencapai 2834 titik dengan total luasan lahan yang terbakar sekitar 548,549 hektare.
Pengadaan sumur bor. Dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai kurang efektif dalam pemadaman Karhutla. Karena sumur yang tersedia tidak dapat digunakan akibat macet. Akibat kurangnya pemeliharaan menjadi faktor tidak efektifnya sumur tersebut.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Rumiadi SE SH MH meminta seluruh pihak untuk bersama mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terjadi. Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor. meminta dengan tegas kepada Kepala Desa (Kades), Lurah dan Camat yang ada di Kabupaten Kotim untuk lakukan pendataan pemilik lahan yang terbakar
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Riza Syaputra. Mengungkapkan. Terjadi peningkatan kasus Infeksi Pernafasan dan Saluran Atas (ISPA) pada bulan Juni ke Juli akibat Karhutla
Wakil Ketua I DPRD Kalteng, H Abdul Razak mendorong pemda provinsi, kabupaten dan kota agar dapat meningkatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalteng.
Warga Desa Tanjung Terantang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat sejak beberapa tahun belakangan ini, terkendala tidak dapat mengolah lahannya secara maksimal, lantaran adanya aturan atau larangan mengolah lahan tidak dengan cara membakar.
Titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya diyakini menurun setelah dua hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi di seluruh wilayah kota cantik ini.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, usai menghadiri pembukaan Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Bagi Anggota Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Syariah Kota Palangkaraya Tahun 2023, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan data terakhir titik api karhutla hanya tinggal satu saja.
Musim kemarau yang panjang di Kalimantan Tengah (Kalteng) diakui mengakibatkan potensi terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu dinilai sangat tinggi terjadi, sehingga memunculkan kabut asap yang mencemari kualitas udara. Terbukti, dalam beberapa pekan ini, di Kota Palangkaraya sendiri telah marak terjadi kasus karhutla di beberapa wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani mengatakan bahwa perempuan memegang peranan penting dalam mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di Kota Palangkaraya.
Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai setiap tahunnya di wilayah Murung Raya adalah, bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Apalagi saat ini, memasuki musim kemarau yang patut diwaspadai adalah, bencana kabut asap akibat karhutla yang terjadi. Oleh karenanya, terkait adanya potensi Karhutla tersebut, Anggota DPRD Murung Raya, Muhamad Nujhan mengimbau, semua pihak di wilayah ini untuk mampu antisipasi sejak dini karhutla.
Kualitas udara di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam dua minggu terakhir ini semakin memburuk. Dan sangat tidak sehat. Akibat maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor. Bersama Sekretaris Daerah Fajrurrahman. Meninjau langsung lokasi lahan kosong yang terbakar di Jalan Pramuka, Kelurahan Sawahan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa (5/9). Bupati melihat, kebakaran lahan diduga ada faktor kesengajaan
Maraknya kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam dua pekan terakhir ini. Berdampak terhadap kualitas udara di Kota Sampit. Bahkan, kualitas udara sempat masuk kategori Sangat Tidak Sehat. Untuk mencegah dampak buruk asap, Disdik edarkan surat imbauan
Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor. Meminta kepada aparat hukum untuk tindak tegas para pelaku pembakaran hutan maupun lahan dengan sengaja
Lalu-lalang helikopter water bombing sudah menjadi pemandangan biasa di langit Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhir-akhir ini. Hampir setiap hari, helikopter yang membawa air tersebut bertugas untuk memadamkan api, dalam musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui udara.
Kasus kebakaran lahan mulai marak terjadi di Kota Palangkaraya dalam beberapa hari ini. Seperti halnya di kawasan Jalan Tinggang, Sabtu (2/9/2023) sekitar pukul 11.30 WIB. Persisnya di Jalan Gurami, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya.
Mengetahui kejadian itu, Koordinator Lapangan dari Bagian Penanganan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangkaraya, Balap Sipet menduga bahwa kebakaran di wilayah Tingang tersebut, karena faktor kesengajaan.
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sebanyak 1900 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng. Khususnya dari awal Januari hingga 1 September 2023.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa titil di Kota Palangkaraya. Dampaknya, kualitas udara menurun. Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kota Palangkaraya, Jayani, SPd, MSi, mengimbau peserta didik di sekolah pakai masker
Masyarakat Kota Palangkaraya kini mulai diimbau mengenakan masker saat berada di luar ruangan. Hal ini seiring dengan kondisi udara yang dinilai mulai tidak sehat akibat tercemarnya kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang marak terjadi beberapa hari ini.
Kekeringan yang melanda di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, tak pelak menyebabkan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Sejumlah petugas pemadam dari beberapa instansi dan masyarakat pun terus berjibaku dalam melakukan upaya pemadaman api. Seperti yang terjadi di Kota Palangkaraya misalnya. Dalam beberapa hari ini, udara mulai tercemari oleh asap karhutla. Namun demikian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya menyebutkan bahwa kondisi karhutla tersebut masih terkendali.
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau mulai terasa. Kabut asap tipis mulai menyelimuti kota Pulang Pisau dan sekitarnya. Akibat dari kondisi tersebut, kualitas udara di Kabupaten Pulang Pisau mengalami penurunan.
Beberapa kejadian kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya, hingga saat ini belum ditemukan pelaku pembakaran. Sehingga belum ada satu pun yang dijadikan tersangka. Untuk itu, pihak polisi masih terus mendalami terhadap kasus-kasus tersebut.
Pemerintah Kota Palangkaraya mendapat kunjungan tim peneliti dari Hokkaido Jepang dan Universitas Palangkaraya, Rabu (30/8). Kunjungan tersebut diterima Sekda Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu di Ruang Rapat Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangkaraya. Kepala UPT Laboratorium Lahan Gambut Universitas Palangkaraya Dr. Ir. Adi Jaya, M.Si menuturkan bahwa pihaknya bersama tim peneliti dari Hokkaido Jepang memperkenalkan Shabondama dengan produknya sebagai sampel bahan untuk pemadaman kebakaran.
Di musim kemarau saat ini ancaman karhutla terus menghantui sejumlah wilayah di Kota Palangkaraya. Ancaman karhutla itu ditandai munculnya titik panas (hotspot). Seperti yang terjadi kebakaran lahan di wilayah Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Selasa (29/8) kemarin.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terjadi semakin massif. Akhir-akhir ini memunculkan kabut asap tipis saat malam atau pagi hari. Sehingga sangat berpengaruh pada kondisi udara dan rawan menimbulkan penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
Kebakaran lahan di Jalan G. Obos XXIV, Kecamatan Jekan Raya, Kelurahan Menteng, Kota Palangkaraya, Jumat (25/8/23) akhirnya mampu dipadamkan. Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas gabungan dari pemadam kebakaran.
Tim gabungan hingga Satgas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Maupun unsur terkait lainnya. Kembali harus mengeluarkan tenaga ekstra. Pasalnya, titik api muncul lagi di Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (23/8).
Tim gabungan maupun satgas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali harus berjibaku mengeluarkan tenaga ekstra melakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (23/8).
Kapolres Seruyan AKBP Ampi Mesias Von Bulow melalui Kapolsek Seruyan Hilir, Ipda Robby Sandrajaya mengatakan, awalnya titik api termonitor melalui satelit NASA / NOAA20. Dari pantauan satelit tersebut, terdapat titik api di daerah itu.
Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai terjadi di banyak titik. Meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang, Pemadaman tidak hanya dilakukan dari darat, tetapi juga menggunakan pengeboman air atau water bombing dari udara oleh helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kota Palangkaraya. Petugas pemadam kebakaran pun terus berjibaku untuk memadamkan api. Bahkan yang awalnya hanya di bagian depan, kini api menyebar luas.Seperti halnya kebakaran yang terjadi di Jalan Karuhei, Tjilik Riwut Km 14,5. Tepatnya di depan Tempat Pembuangan Sampah, Minggu (20/8).
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto (SKY) mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Palangkaraya untuk perangi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kota cantik ini. Hal ini tercetus dirinya, mengingat beberapa hari ini kualitas udara di Kota Palangkaraya sudah mulai tidak baik.
Menyikapi mulai maraknya kejadian kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kota Palangkaraya dalam beberapa waktu ini, Anggota DPRD Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah Reja Framika S.T., M.T memberikan imbauan kepada masyarakat. Khususnya terkait dengan upaya membuka lahan baru.
Sebagai upaya dalam cegah karhutla di Seruyan, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga pihak terkait lainnya. Rutin patroli.
Titik api dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai muncul di Bumi Habaring Hurung. Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Kotim, ada terdapat sebanyak 55 hotspot (titik panas, red) yang tersebar di beberapa kecamatan di Kotim. Akibatnya, kabut asap mulai selimuti Kota Sampit
Di musim kemarau, peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng harus diwaspadai oleh semua pihak. Terutama pemda baik provinsi, kabupaten dan kota.
Dalam beberapa hari terakhir, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan cenderung meningkat. Kejadian ini diduga akibat perbuatan oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja melakukan pembakaran sembarangan.
Ketua Komisi C DPRD Kota Palangkaraya M Hasan Busyairi mengharapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah membentuk tim-tim yang ada di kelurahan. Yakni bekerjasama dengan masyarakat setempat dalam mencegah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali kedatangan bantuan satu unit helikopter water bombing untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) kedatangan satu helikopter water bombing untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa waktu lalu, bahwa pada 6 kecamatan di Kabupaten Barito Selatan terdapat titik api atau hot spot potensi karhutla.
an hutan dan lahan (karhutla) terjadi di lahan kosong Jalan Karya Hapakat Kelurahan Petuk Katimpun, Kamis (10/8) pagi. Di lokasi tersebut, Tim Satgas Karhutla Kota Palangkaraya pun menggelar beragam upaya untuk mencegah menjalarnya api. Mereka melakukam penyiraman di lahan seluas 1,43 Hektar dengan menggunakan peralatan yang tersedia.
Seluruh masyarakat Katingan diminta untuk lebih hati-hati, sebab peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai ada peningkatan dalam beberapa minggu terakhir.
Berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bulan Agustus 2023 merupakan puncak El Nino (cuaca panas). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani. Mengimbau semua stakeholder dan masyarakat di Kota Palangkaraya waspada Karhutla dan Lakukan Upaya Pencegahan Bersama.
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangkaraya, Ruselita. Meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Palangkaraya. Untuk waspada potensi Karhutla saat cuaca panas, yang menimpa selama beberapa hari ini.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat kabupaten setempat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Terpenting yakni untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid menyarankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng agar mengusulkan ke pemerintah pusat untuk sarana prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu perlu dilakukan jika jumlah karhutla mengalami kenaikan yang signifikan. Sebab, sudah dapat dipastikan perlunya penanganan secara maksimal.
Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan kini mulai terjadi. Setelah sebelumnya di daerah hilir. Kini Karhutla mulai terjadi di daerah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, dan beberapa tempat lainnya. Melihat kondisi ini, semua pihak diminta terus meningkatkan pencegahan Karhutla.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan mulai terjadi lagi. Setelah sebelumnya di daerah hilir, kini karhutla mulai terjadi di sekitar Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, dan beberapa tempat lainnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani meminta Wali Kota Palangkaraya untuk menambah personel ataupun relawan. Hal itu guna memerangi karhutla di wilayakh Kota Palangkaraya.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan. Salah satunya di Desa Tanjung Rangas Kecamatan Seruyan Hilir sekitar 50 hektare lahan terbakar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agung Sulistiyono melalui Analisis Kebencanaan Ahli Muda, Arvian Yuli Artha mengatakan, pihaknya kesulitan dalam upaya penanganan melalui jalur darat.
Ancaman bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan kembali terjadi. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Katingan tidak pernah lagi turun hujan.
Pemkab Seruyan. Melalui BPBD, terus melakukan berbagai upaya dalam meminimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wabup Seruyan, Hj Iswanti mengatakan, upaya pencegahan Karhutla butuh dukungan masyarakat, agar bisa turut ikut melakukan upaya dengan menjaga lingkungan.