Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya mengapresiasi kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim ke
Karhutla mengancam wilayah DAS Barito. Tim gabungan bergerak menangani titik api, sementara DPRD Kalteng menegaskan penanganan harus dilakukan secara nyata, bukan sekadar pemantauan.
Menghadapi musim kemarau, DPRD Murung Raya menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana prasarana, serta deteksi dini untuk mencegah Karhutla meluas.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 10 hektare lahan gambut di area persawahan Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8/2026).
Karhutla di Tumbang Nusa belum padam setelah berlangsung selama 26 hari. Lebih dari 50 hektare lahan gambut terbakar, sementara tim gabungan terus berupaya memadamkan api.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie menyampaikan menyambut baik atas gerak cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya dalam menyalurkan bantuan logistik kepad
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 26 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah setempat sejak memasuki musim kemarau 2026. Total lu
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Murung Raya menyatakan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor
Diduga dipicu korsleting listrik, kebakaran besar di Pasar Tewah meludeskan belasan bangunan dan membuat petugas berjibaku memadamkan api selama hampir tiga jam.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubah
DPRD Palangka Raya mendorong kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi potensi karhutla melalui penguatan mitigasi, patroli, dan peran aktif masyarakat di tengah ancaman El Nino.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Anggrek Gang VII, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Sabtu (4/4) sekitar pukul 10.40 WIB.
BMKG memprediksi kemarau 2026 lebih panjang hingga empat bulan tanpa hujan. BPBD Palangka Raya pun memperkuat langkah antisipasi, termasuk pemetaan wilayah rawan dan pembentukan pos lapangan.
Fraksi PKB DPRD Kota Palangka Raya mendorong Raperda Pengurangan Risiko Bencana disusun berbasis data kebencanaan yang akurat serta didukung penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan BPBD.
Kebakaran hebat melanda permukiman di Muara Teweh, Barito Utara, Rabu (25/2/2026) malam. Dua rumah milik warga hangus terbakar dengan tingkat kerusakan mencapai 100 persen, sementara dua sepeda motor ikut ludes.
Kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Mendawai Induk, Gang Rawa, RT 01 dan RT 05, RW 07, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Sabtu (21/2/2026)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap terjadi, terutama hujan der
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tercatat mencapai 13 kasus dengan luasan lahan terbakar sekitar 8,7 hektare se
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya memastikan kondisi bencana banjir di wilayah setempat selama tahun 2025 hingga saat ini masih dalam kategori kondusif dan relatif aman.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi menjadi narasumber dalam kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun drainase.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau menyatakan status siaga penuh dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari ke
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah setempat dalam beberapa hari terakhir.
Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Lamandau, Minggu sore (9/11/2025), dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah memetakan empat kecamatan yang menjadi fokus pengawasan menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem.
Badan Penaggulanga Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana di Desa Penda Asam. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Pelaksana (Kalaksa), BPBD Barsel, Agus Inyul
Hujan deras yang mengguyur Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu malam (25/10/2025) menyebabkan banjir di beberapa wilayah.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah. Menginisiasi Pelatihan Penyusunan Rencana Kontinjensi yang digelar secara blended learning pada 17 hingga 24 September 2025.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengimbau masyarakat yang tinggal di dataran rendah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir di musim hujan ini.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lamandau selama tiga jam, Minggu (7/9/2025) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik, khususnya di Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi Kota Nanga Bulik yang "Bersih, Teduh, Sehat, dan Berkelanjutan".
Kebiasaan membuang sampah sembarangan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga turut menyumbang peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) yang mempercepat krisis iklim.
Kasus dugaan penyimpang pengelolaan anggaran tahun 2022-2024 pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, terus dikembangkan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Kecelakaan mobil terjadi di Jalan G. Obos 10, tepat di depan Kampus Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Palangka Raya, Selasa malam (10/6/2026) sekitar pukul 21.23 WIB.
Memasuki pertengahan Juni 2025, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terpantau di Kota Palangka Raya. Tercatat tiga titik kejadian muncul sejak awal tahun.
Pj. Sekda Kapuas Dr. Usis. I. Sangkai secara langsung saksikan serah Terima jabatan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas di Aula kantor induk BPBD Kap
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda Kota Palangka Raya hingga mendekati puncak arus balik Lebaran tahun 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, berhasil dengan cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan di Bundaran Burung, Kelurahan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya kembali mengaktifkan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah tersebut.
Rudi Pinsil (83), warga Kelurahan Tapin Bini, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, yang sempat hilang selama empat hari di hutan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu (19/1/2025).
Seiring dengan adanya dampak pemanasan global dan pengaruh perubahan iklim yang cepat, tidak bisa dipungkiri bahwa potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akan semakin meningkat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Polsek Permata Intan menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada 50 Kepala Keluarga di Desa Tumbang Salio, Kecamatan Permata Intan Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, yang terdampak banjir, Rabu (16/10) pagi.
Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan rumah milik Yasni di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Lamandau, terbakar hebat setelah disambar petir pada Selasa (15/10) sekitar pukul 16.30 WIB.
Jumlah desa di Kabupaten Banjar yang mengalami kesulitan akan air bersih dampak musim kemarau, bertambah. Selain empat Desa Muara Halayung, Babirik, Kampung Baru dan Haur Kuning di Kecamatan Beruntung Baru, krisis air bersih juga terjadi di Desa Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan terus melakukan upaya maksimal dalam pengendalian maupun pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten setempat.
Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satriya Budi, menyatakan bahwa pihaknya telah menangani 27 kasus kebakaran lahan dalam beberapa waktu terakhir.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satriya Budi mengatakan penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya mitigasi dan respons terhadap bencana di Kota Palangka Raya.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satriya Budi menjelaskan antisipasi sejak dini bencana merupakan langkah krusial dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta lingkungan.
Petugas BPBD menyiagakan Tim Reaksi Cepat untuk membantu warga yang masih memerlukan evakuasi terdampak banjir di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Banjir yang terjadi di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meluas hingga 26 desa yang tersebar di empat kecamatan dengan ketinggian air 40 hingga 130 centimeter, sehingga membuat aktivitas masyarakat jadi terganggu.
Memasuki periode Mei hingga Juli, prakiraan BMKG menunjukkan sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki awal musim kemarau. Sementara sebagian lainnya masih mengalami masa pancaroba.
Beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Seruyan kembali di guyur hujan dengan intensitas cukup deras. Mengingat hal itu, Polres Seruyan melalui Polsek Seruyan Hulu juga melakukan pengecekan terhadap debit air sungai di wilayah setempat, Selasa (20/2).
Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Heri Fauzi, Didampingi Lurah Kameloh Baru memantau kondisi debit air di wilayah Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau.
Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satria Budi melalui Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan, Balap Sipet mengatakan terjadi penurunan debit genangan air di Jalan Pelatuk V, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya.
Berdasarkan prakiraan BMKG Kota Palangkaraya, beberapa pekan terakhir wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangkaraya akan terus diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Sehingga dengan curah hujan yang terjadi itu, akan dapat mengakibatkan banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan.
Kota Palangka Raya kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengatakan kondisi cuaca yang ekstrem tersebut menuntut masyarakat untuk waspada dan menyiapkan segala hal agar tidak menyebabkan kerugian atau korban jiwa, Rabu (10/1).
Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satria Budi melalui Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan, Balap Sipet mengungkapkan terjadi 707 bencana di Kota Palangkaraya selama tahun 2023.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat telah mengguyur Kota Palangkaraya dalam beberapa hari terakhir ini. Tak jarang hal ini, mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air.
Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Hendrikus Satria Budi melalui Kasubid Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangkaraya, Balap Sipet mengatakan, meski hujan cukup deras disertai angin dan petir, namun hingga saat ini belum ada laporan titik kawasan yang mengalami banjir.
Berdasarkan hasil analis data dari Impact Based Forecast - BMKG pada tgl 6 Januari 2024 menyatakan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah masuk dalam kategori siaga untuk potensi banjir.
Penunjukkan jabatan Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Berlianto berdasarkan Surat Perintah Tugas nomor 870/325/BKPSDM.PK2PA.03/X/2023 oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu telah berakhir, Selasa (2/1) kemarin.
Hujan deras yang mengguyur Kota Palangka Raya, Sabtu (25/11) malam mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Sebab, tak hanya hujan deras saja, bahkan disertai angina kencang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya mulai gencar melakukan langkah antisipasi dini dalam penanggulangan bencana banjir di wilayah Kota Palangkaraya. Pasalnya saat ini diketahui telah memasuki musim pancaroba. Upaya antisipasi tersebut difokuskan kepada sejumlah titik rawan banjir di beberapa wilayah.
Ratusan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kota Palangkaraya selama musim kemarau tahun ini. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, melaporkan jumlah kasus karhutla yang tercatat di tahun 2023 mencapai 637 kali di beberapa titik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Berlianto mengungkapkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga saat ini masih terus terjadi di Palangkaraya.
Kapol Subsektor Jekan Raya, Ipda Tri Marsono. Mengatakan pihaknya selalu melakukan pencegahan Karhutla, baik itu melalui pemasangan spanduk safari setiap jumat ke tempat ibadah dan warga terkait dengan Karhutla.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama tujuh hari kedepan.
Perihal adanya desakan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya terkait penanganan karhutla di Palangka Raya, seketika direspon balik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Plt. Kepala BPBD Palangka Raya Alman P. Pakpahan mengatakan, bahwa pihaknya sejauh ini telah semaksimal mungkin menanggulangi karhutla di wilayah Kota Palangkaraya.
Kabut asap mengepung Kota Sampit pada Senin pagi (2/10). Terutama di ruas jalan protokol, seperti Jalan Tjilik Riwut, Jalan Sudirman, dan Jalan HM Arsyad. Jarak pandang tak lebih dari lima meter.
Penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Alman P Pakpahan oleh Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin ternyata menuai sorotan tajam.
Titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya diyakini menurun setelah dua hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi di seluruh wilayah kota cantik ini.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, usai menghadiri pembukaan Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Bagi Anggota Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Syariah Kota Palangkaraya Tahun 2023, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan data terakhir titik api karhutla hanya tinggal satu saja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani mengatakan bahwa perempuan memegang peranan penting dalam mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di Kota Palangkaraya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat kabupaten setempat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Terpenting yakni untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani meminta Wali Kota Palangkaraya untuk menambah personel ataupun relawan. Hal itu guna memerangi karhutla di wilayakh Kota Palangkaraya.
Saat ini Pemerintah Provinsi Kalteng terus gencar dan fokus menangani pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan dengan menerapkan siaga karhutla. Begitu juga dengan jenis bencana alam lainnya.
Hal tersebut ditekankan oleh Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib, Sabtu (20/5/2023) malam.
Lagi dan lagi kondisi Jalan Anoi Kota Palangka Raya tergenang air dalam kurun waktu kurang lebih tiga hari ini. Ya, kondisi tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dalam waktu beberapa hari ini. Selain itu, diperkirakan karena meluapnya debit air sungai Kahayan yang memang jaraknya tak begitu jauh dari kawasan tersebut.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Agustin Teras Narang melaksanakan reses perorangan dan berkunjung ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Selasa (7/3/2023).
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat secara virtual dengan BPBD kabupaten atau kota terkait laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalteng Falery Tuwan dari ruang kerjanya, Jumat (10/2).
Hujan deras yang masih terjadi beberapa hari ini, menjadikan kapasitas air Sungai Kahayan di Kota Palangka Raya naik. Bahkan meluap menggenangi kawasan daerah aliran sungai (DAS).
Akibat genangan banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Seruyan membuat sebagian warga terdampak hingga terpaksa mengungsi. Salah satunya di Desa Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, ternyata belum menetapkan status siaga darurat bencana banjir. Padahal sebagian wilayah di Kota Palangka Raya sudah mengalami kebanjiran akibat meluapnya Sungai Kahayan setelah intensitas hujan tinggi belakangan ini. Seperti halnya di kawasan Jalan Anoi di Mendawai, dan kawasan Petuk Katimpun yang terbukti telah tergenang air banjir dari luaran Sungai Kahayan.