28.8 C
Jakarta
Friday, April 10, 2026

Antisipasi Karhutla, DPRD Palangka Raya Dorong Kesiapsiagaan Maksimal

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai upaya mitigasi yang dilakukan BPBD, seperti pembentukan pos lapangan (poslap), patroli rutin, hingga sosialisasi kepada masyarakat merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi ancaman karhutla, terlebih dengan adanya prediksi fenomena El Nino tahun ini.

“Langkah yang dilakukan BPBD sudah tepat, apalagi dengan adanya potensi musim kemarau panjang akibat El Nino. Kesiapsiagaan sejak dini memang sangat diperlukan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  Kemarau Basah Sebabkan Karhutla Meningkat di Lamandau

Hasan menekankan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama, mengingat dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Menurutnya, peran aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam menekan angka karhutla, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jangan sampai kebakaran terjadi karena kelalaian atau kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Ini harus terus diedukasi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi rencana pembangunan embung di kawasan rawan karhutla sebagai sumber air saat terjadi kebakaran. Menurutnya, ketersediaan sumber air merupakan faktor penting dalam mendukung proses pemadaman di lapangan.

Electronic money exchangers listing

“Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan PUPR, harus terus diperkuat. Pembangunan embung ini sangat membantu ketika terjadi kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau sumber air,” tambahnya.

Baca Juga :  Huma Betang Night Kembali Digelar, Gubernur: Budaya Harus Dilestarikan

Hasan berharap, dengan berbagai langkah mitigasi yang telah dilakukan, potensi karhutla di Kota Palangka Raya dapat diminimalisasi, sehingga tidak menimbulkan dampak luas seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai upaya mitigasi yang dilakukan BPBD, seperti pembentukan pos lapangan (poslap), patroli rutin, hingga sosialisasi kepada masyarakat merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi ancaman karhutla, terlebih dengan adanya prediksi fenomena El Nino tahun ini.

“Langkah yang dilakukan BPBD sudah tepat, apalagi dengan adanya potensi musim kemarau panjang akibat El Nino. Kesiapsiagaan sejak dini memang sangat diperlukan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kemarau Basah Sebabkan Karhutla Meningkat di Lamandau

Hasan menekankan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama, mengingat dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Menurutnya, peran aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam menekan angka karhutla, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Jangan sampai kebakaran terjadi karena kelalaian atau kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Ini harus terus diedukasi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi rencana pembangunan embung di kawasan rawan karhutla sebagai sumber air saat terjadi kebakaran. Menurutnya, ketersediaan sumber air merupakan faktor penting dalam mendukung proses pemadaman di lapangan.

“Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan PUPR, harus terus diperkuat. Pembangunan embung ini sangat membantu ketika terjadi kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau sumber air,” tambahnya.

Baca Juga :  Huma Betang Night Kembali Digelar, Gubernur: Budaya Harus Dilestarikan

Hasan berharap, dengan berbagai langkah mitigasi yang telah dilakukan, potensi karhutla di Kota Palangka Raya dapat diminimalisasi, sehingga tidak menimbulkan dampak luas seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/