Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi datang lebih awal, lebih kering, dan berlangsung lebih lama.
DPRD Palangka Raya mendorong kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi potensi karhutla melalui penguatan mitigasi, patroli, dan peran aktif masyarakat di tengah ancaman El Nino.
Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah diprediksi meningkat pada 2026 seiring datangnya musim kemarau panjang hingga lebih dari lima bulan.
Pimpinan Wilayah Bulog Kantor Wilayah Kalteng, Budi Cahyanto. Mengatakan, memang beberapa waktu akhir ini mengalami kenaikan harga beras. Alasannya karena kondisi El Nino yang berdampak pada sejumlah tanaman pangan penurunan produksi.
HARGA beras masih tinggi. Penyebab kenaikannya dipertanyakan, mulai siklus panen, menurunnya produksi beras, El Nino, terhentinya impor beras dari India, hingga proyek food estate yang oleh beberapa pengamat ditengarai gagal mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Harga beras diwaspadai akan terus mengalami lonjakan. Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menyebut, harga beras dan kebutuhan pokok akan terus merangkak naik seiring dengan dinamika el nino yang terjadi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani. Memberikan informasi, berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa prakiraan kondisi cuasa di Kota Palangkaraya saat ini La Nina atau kemarau basah. Sementara puncak El Nino Agustus