Kabut asap mulai terasa di sejumlah wilayah Gumas. DPRD mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan, terutama anak-anak dan penderita gangguan pernapasan.
Keterbatasan anggaran kerap menjadi kendala dalam pembangunan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), mulai dari jalan rusak, jembatan yang belum dibangun hingga fasilitas umum yang belum terealisasi.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Cici Susilawati mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gumas terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Nomi Aprilia, meminta seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait lebih proaktif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas, Iceu Purnamasari, memastikan pelaksanaan program Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (BPKRTLH) atau bedah rumah di Desa Tumbang Danau.
DPRD Kabupaten Gunung Mas mendorong pemerintah daerah segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) guna memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Lelie, meminta mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Gunung Mas menyusun program kerja yang benar-benar.
Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas), Binartha, menekankan pentingnya validasi data aset daerah sebagai langkah awal dalam mewujudkan tata kelola aset yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Evandi Juang meminta APBD Perubahan 2026 diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pengawasan proyek agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
DPRD Gunung Mas mendorong pengembangan Desa Wisata Hurung Bunut dan Upon Batu agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menjadi destinasi unggulan.
DPRD Gunung Mas meminta Pemkab menjadwalkan perawatan jalan minimal dua kali setahun agar infrastruktur tetap terjaga dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.
DPRD Gunung Mas mendorong pemerintah kecamatan mengoptimalkan pemanfaatan pasar rakyat agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD.
DPRD Gunung Mas mendukung target PDAM menghadirkan layanan air bersih 24 jam serta mendorong perbaikan jaringan pipa untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DPRD Gunung Mas berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan, dan sinergi dengan masyarakat.
DPRD Gunung Mas meminta pemerintah kecamatan mengoptimalkan pasar rakyat yang telah dibangun agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD.
Fraksi Gernas DPRD Gunung Mas mendesak pemerintah daerah melakukan terobosan untuk meningkatkan PAD setelah realisasi tahun 2025 hanya mencapai sekitar 72 persen dari target.
Legislator Gunung Mas Hermanto mengajak para ayah memanfaatkan Harganas ke-33 sebagai momentum untuk lebih hadir dalam keluarga di tengah tantangan era digital.
Legislator Gunung Mas Rusmila berharap Putra dan Putri Pariwisata 2026 aktif mempromosikan destinasi wisata daerah agar semakin dikenal masyarakat luas.
Fraksi NasDem DPRD Gunung Mas mengusulkan SiLPA 2025 sebesar Rp8,47 miliar diprioritaskan untuk memperbaiki sekitar 20 jembatan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat.
Bapemperda DPRD Gunung Mas berkomitmen menyempurnakan Raperda Pemberdayaan Usaha Mikro dan Ekonomi Kreatif dengan mengakomodasi seluruh masukan dari pemerintah daerah.
DPRD Gunung Mas (Gumas) menargetkan capaian kinerja pembangunan daerah 2025–2026 sesuai RPD, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan kemiskinan dan pengangguran.
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha, mendorong pemerintah kecamatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pasar rakyat yang telah dibangun di berbagai wilayah.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong pemerintah daerah lebih serius membuka peluang usaha bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Binartha meminta seluruh perangkat daerah di lingkup Pemkab Gumas agar memaksimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Singong, mendorong masyarakat agar aktif memanfaatkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
DPRD Kabupaten Gumas meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) bersama pengawas sekolah untuk melakukan pendataan ulang terhadap jumlah guru di seluruh wilayah.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menekankan pentingnya pembangunan inklusif dan berkelanjutan dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025–2026.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Iceu Purnamasari menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memajukan daerah.
Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong agar capaian pembangunan daerah tahun 2026 sejalan dengan target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025–2026.
DPRD Kabupaten Gunung Mas bersama pemerintah daerah mengesahkan Rencana Kerja (Renja) DPRD Tahun 2026 melalui Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025, Senin (29/9/2025).
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan digital yang memanfaatkan media sosial maupun pesan singkat.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengimbau masyarakat yang tinggal di dataran rendah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir di musim hujan ini.
Memasuki musim penghujan, DPRD Kabupaten Gumas mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Rungan, Kahayan, dan Miri agar mewaspadai potensi banjir.
Menjelang Musrenbang kecamatan dan desa di Kabupaten Gunung Mas, DPRD mengingatkan agar usulan masyarakat tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Penanganan narkoba di Kabupaten Gunung Mas dinilai belum maksimal. DPRD setempat menilai, sudah waktunya pemerintah daerah mengambil langkah serius, membentuk BNNK
Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVIII tingkat kabupaten yang digelar di Kecamatan Tewah.
Wakil Ketua I DPRD Gunung Mas, Nomi Aprilia, menyoroti peredaran beras yang tidak sesuai standar dan meminta agar dinas terkait memperketat pengawasan di semua lini distribusi.
Di tanah Gunung Mas, tiwah bukan sekadar serangkaian upacara. Ia adalah cara umat Kaharingan mengantar roh leluhur, menyambungkan kembali yang hidup dengan yang sudah pulang.
Aspirasi masyarakat Zona III Gunung Mas akhirnya terwujud. Pemerintah daerah merespons keluhan warga dengan memperbaiki akses jalan ke wilayah paling terpencil, disambut baik oleh DPRD setempat.
DPRD Kabupaten Gunung Mas menekankan pentingnya pelaksanaan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah setempat sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunung Mas menjadi sorotan utama dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Sejumlah warga di Daerah Pemilihan II, Kabupaten Gunung Mas, menyuarakan kekecewaan karena pokok pikiran (pokir) dari anggota DPRD setempat untuk tahun anggaran 2025 belum juga direalisasikan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas meminta agar program Tambun Bungai didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Hal ini dilakukan, supaya ada kesamaan serta sej
Pengembangan Desa Wisata Hurung Bunut di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, dinilai belum menunjukkan hasil yang optimal meski telah dicanangkan sejak tahun 2016.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menyoroti tunggakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang belum dilunasi lima perusahaan besar swasta (PBS).
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gunung Mas kembali menjadi sorotan dalam rapat antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten setempat.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong percepatan penetapan Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 menjadi Peraturan Daerah.
DPRD Kabupaten Gunung Mas mengingatkan seluruh pengusaha jasa angkutan dan pemilik kendaraan berat untuk tidak memaksakan melintasi jalan umum dengan muatan melebihi batas tonase.
FBMM Gunung Mas 2025 yang berlangsung 17–21 Juni, DPRD Kabupaten Gunung Mas mengingatkan pentingnya sportivitas dan kesiapan fisik bagi seluruh kontingen dari 12 kecamatan.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyoroti perusahaan besar swasta (PBS) di sektor pertambangan batu bara yang belum menyelesaikan kewajiban kepada pemilik lahan.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong generasi muda untuk tidak terpaku hanya pada pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi juga berani mengambil peluang menjadi wirausaha.
Kondisi jalan rusak parah yang menghubungkan Kecamatan Rungan Hulu menuju Desa Sei Antai, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, menjadi sorotan DPRD setempat.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menilai kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan korupsi di daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Binartha, menyoroti masih adanya ego sektoral antar-Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang dinilai menjadi penghambat kemajuan pembangunan daerah.
Tujuan dari penerapan satu data ini sangat jelas, yakni untuk menghadirkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan mudah diakses,” ujar Anggota DPRD Gunung Mas, Binartha.
Enam fraksi pendukung DPRD Kabupaten Gunung Mas sepakat untuk membahas enam Raperda serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Setelah menjalani masa cuti bersama dan libur nasional selama 11 hari, disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kembali menjadi perhatian.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengingatkan pentingnya membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) guna mencegah berbagai penyakit.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta memahami peran serta mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendukung penuh program pelatihan kerja bagi pemuda yang digelar oleh dinas terkait. Langkah ini dinilai mampu membuka peluang kerja sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mandiri dan tidak hanya bergantung pada profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Modus penipuan melalui media sosial (medsos) semakin marak di Kabupaten Gunung Mas. Pelaku memanfaatkan platform seperti WhatsApp (WA), Facebook, dan SMS untuk mengelabui masyarakat.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas untuk segera menerapkan aplikasi E-Perda. Aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dinilai dapat mempercepat penyusunan, evaluasi, hingga harmonisasi peraturan daerah (perda) agar lebih efektif dan tidak tumpang tindih.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berbasis komoditas unggulan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Jalan lintas Kuala Kurun-Palangka Raya di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih dipenuhi truk bermuatan besar milik perusahaan besar swasta (PBS) dari sektor perkebunan, pertambangan, hingga kehutanan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memberikan dorongan serta motivasi kepada para pelaku dan pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usaha mereka.
Proses pemungutan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah selesai. Dengan adanya dua pasangan calon (paslon) yang bertarung, masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau tentu memiliki beragam pilihan.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tinggal hitungan jam. Pada Rabu (27/11), masyarakat di seluruh wilayah Gumas akan menentukan pilihan mereka pada dua pasangan calon, yakni Jaya-Efrensia dan Kunadi-Daldin. Kondisi ini dipastikan menimbulkan perbedaan pilihan di kalangan warga.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) untuk mengambil langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha, mengimbau masyarakat untuk tidak menjadi golongan putih (golput) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng dan Gunung Mas yang akan digelar dalam hitungan bulan.
Akses jalan menuju situs budaya Tambun dan Bungai di Desa Tumbang Pajengei, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kini dalam kondisi memprihatinkan.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendesak pihak Desk Pilkada untuk segera melakukan evaluasi dan mitigasi terkait risiko bencana dalam proses distribusi logistik Pilkada.
Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus mengingatkan kepada instansi terkait agar pengelolaan proyek pembangunan Tahun 2024 dilakukan dengan transparansi dan sesuai perencanaan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan para kepala desa (Kades) agar lebih bijak dan profesional dalam mengelola dana desa (DD).
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang mencakup lima kecamatan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan inflasi.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang telah memasuki tahap krusial dengan dua pasangan calon yang bertarung, yakni pasangan Jaya-Efrensia dan pasangan Kunadi-Daldin.