KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Lelie, meminta mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Gunung Mas menyusun program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, KKN harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik.
Sebanyak 225 mahasiswa UPR saat ini melaksanakan KKN di 15 desa di Kabupaten Gunung Mas selama periode 14 Juli hingga 18 Agustus 2026. DPRD berharap seluruh program yang dijalankan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Lelie mengatakan mahasiswa memiliki peluang besar menghadirkan inovasi dan solusi melalui kegiatan KKN yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Kami berharap para mahasiswa KKN bisa membuat program-program kegiatan yang bermanfaat yang dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Lelie, Jumat (17/7/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu menilai mahasiswa sebagai generasi muda memiliki potensi besar untuk melahirkan ide-ide kreatif yang dapat mendukung pembangunan daerah. Karena itu, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan dapat diterapkan secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Selain itu, kami juga berharap para mahasiswa bisa menjalankan program kerjanya secara tanggung jawab, lihat kondisi di lapangan dan sesuaikan program kerja dengan keadaan dan pembangunan daerah,” tambahnya.
Dia juga mendoakan seluruh rangkaian KKN di Kabupaten Gunung Mas berjalan lancar. Menurutnya, kesehatan dan kekompakan mahasiswa menjadi faktor penting agar seluruh program kerja dapat diselesaikan sesuai rencana.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, juga berharap kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Selain menjadi sarana belajar, kami juga berharap besar agar kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi pemikiran, ide, dan gagasan yang konstruktif dalam membantu penyelesaian sejumlah permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” kata Richard. (nya)


