Pangdam XXII/Tambun Bungai buka suara soal belum dikerahkannya pesawat pemadam Jepang ke Kalteng. Menurutnya, penanganan karhutla di Kalteng saat ini masih dapat mengandalkan armada water bombing BNPB
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap dukungan tambahan armada water bombing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di titik-titik api yang sulit
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (14/8/2026).
Pemprov Kalteng memperkuat penanganan karhutla dengan menyiapkan OMC hingga 20 Agustus dan mengerahkan tiga helikopter water bombing serta satu helikopter patroli.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menambah armada helikopter water bombing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Dua helikopter water bombing BNPB telah menjatuhkan 8,72 juta liter air untuk membantu memadamkan karhutla di enam daerah di Kalteng sejak awal operasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ahmad Toyib mengatakan, Helikopter Water Boombing yang didatangkan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki multi fungsi.