Karhutla Mengancam Meluas, Kalteng Siapkan OMC dan Perkuat Pemadaman Udara

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  –Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat pemerintah provinsi (pemprov) memperkuat langkah penanganan.

Selain menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), tiga helikopter water bombing dan satu helikopter patroli masih dikerahkan untuk membantu pemadaman serta pemantauan di sejumlah wilayah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Agustan Saining mengatakan, OMC direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan Agustus hingga sekitar 20 Agustus 2026.

“Direncanakan mulai hari ini atau besok sampai dengan tanggal 20 akan ada operasi modifikasi cuaca,”ucapnya, Rabu (12/8).

Pelaksanaan OMC akan menyesuaikan kondisi atmosfer, khususnya ketersediaan dan sebaran awan yang berpotensi mendukung operasi tersebut.

Baca Juga :  Kalteng Bermazmur Wujud Kebersamaan dan Persatuan

“Dengan demikian, pelaksanaan OMC tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi berdasarkan kondisi cuaca di lapangan,” tambahnya.

Kalau sebaran awannya memungkinkan, maka dilakukan. Tetapi kalau kondisi awannya tidak mendukung, pelaksanaannya menyesuaikan.

Electronic money exchangers listing

“Selain itu berharap dukungan OMC dapat membantu upaya penanganan karhutla, terutama dalam menjaga kondisi lahan tetap lembap dan mengurangi potensi meluasnya kebakaran di kawasan rawan,” ungkapnya.

Pemprov Kalteng juga masih mengandalkan dukungan udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Agustan Saining menjelaskan, saat ini terdapat tiga Helikopter water bombing yang masih membantu operasi pemadaman di lapangan.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  –Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat pemerintah provinsi (pemprov) memperkuat langkah penanganan.

Selain menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), tiga helikopter water bombing dan satu helikopter patroli masih dikerahkan untuk membantu pemadaman serta pemantauan di sejumlah wilayah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Agustan Saining mengatakan, OMC direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan Agustus hingga sekitar 20 Agustus 2026.

Electronic money exchangers listing

“Direncanakan mulai hari ini atau besok sampai dengan tanggal 20 akan ada operasi modifikasi cuaca,”ucapnya, Rabu (12/8).

Pelaksanaan OMC akan menyesuaikan kondisi atmosfer, khususnya ketersediaan dan sebaran awan yang berpotensi mendukung operasi tersebut.

Baca Juga :  Kalteng Bermazmur Wujud Kebersamaan dan Persatuan

“Dengan demikian, pelaksanaan OMC tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi berdasarkan kondisi cuaca di lapangan,” tambahnya.

Kalau sebaran awannya memungkinkan, maka dilakukan. Tetapi kalau kondisi awannya tidak mendukung, pelaksanaannya menyesuaikan.

“Selain itu berharap dukungan OMC dapat membantu upaya penanganan karhutla, terutama dalam menjaga kondisi lahan tetap lembap dan mengurangi potensi meluasnya kebakaran di kawasan rawan,” ungkapnya.

Pemprov Kalteng juga masih mengandalkan dukungan udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

Agustan Saining menjelaskan, saat ini terdapat tiga Helikopter water bombing yang masih membantu operasi pemadaman di lapangan.

Terpopuler

Artikel Terbaru