Karhutla di Jalan Tjilik Riwut Km 15, Palangka Raya, membakar sekitar 0,24 hektare lahan gambut. Tim gabungan berjibaku memadamkan api hingga Jumat dini hari untuk mencegah bara kembali menyala.
Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan turun langsung mengecek penanganan karhutla sekaligus menguji ATV untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses kendaraan roda empat.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Lamandau. Tim gabungan terus berupaya menangani karhutla yang melalap puluhan hektare lahan di wilayah setempat.
Karhutla mengancam kampus UPR, dengan titik api sempat mendekati sejumlah gedung vital. Kondisi kini terkendali, namun ancaman api kembali muncul masih ada.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Menghadapi tantangan besar dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terutama pada lahan gambut yang masih menyimpan
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 10 hektare lahan gambut di area persawahan Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8/2026).
BPBD Kota Palangka Raya mencatat lebih dari dua titik api masih muncul meski hujan turun.Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan mengimbau masyarakat tetap waspada selama musim kemarau.
Pemprov Kalteng membangun tiga sumur bor dan menormalisasi kanal di Tumbang Nusa guna memperkuat mitigasi karhutla, menjaga kelembapan lahan gambut, serta mempercepat proses pemadaman saat kebakaran,
Karhutla di Tumbang Nusa belum padam setelah berlangsung selama 26 hari. Lebih dari 50 hektare lahan gambut terbakar, sementara tim gabungan terus berupaya memadamkan api.
Karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, masih belum padam sejak awal Juli. Bupati Pulang Pisau mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi untuk mempercepat penanganan dan mencegah api meluas.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau Pos Siaga Karhutla di Pulang Pisau dan menegaskan setiap titik api harus ditangani cepat untuk mencegah kebakaran meluas.
Karhutla di Desa Tumbang Nusa masih sulit dipadamkan akibat kondisi lahan gambut. Wabup Pulang Pisau meninjau posko penanganan, sementara BPBD mencatat sekitar 41 hektare lahan telah terbakar.
Perdagangan karbon membuka peluang baru bagi Kalimantan Tengah untuk mengubah kekayaan hutan dan lahan gambut menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kepala Pelaksana BPBD Pulang Pisau, Herman Wibowo, menilai lahan gambut perlu dikelola secara inovatif dan berbasis kajian ilmiah agar tetap lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wabup Pulang Pisau mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla mengingat sebagian besar wilayah daerah tersebut merupakan lahan gambut yang rawan terbakar.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisal Nurofiq menegaskan pencegahan adalah kunci utama dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tomy Irawan Diran, menegaskan pentingnya pemerintah daerah untuk memprioritaskan penanganan karhutla, terutama di wilayah yang masuk kategori rawan seperti lahan gambut dan lahan kering.
Hujan kemarin memang sudah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Namun waktu dan durasi hujan berbeda-beda tiap wilayah. Meski demikian, hujan yang terjadi secara alami tersebut belum sepenuhnya mampu meredam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).