Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Susilo berharap budaya daerah atau budaya lokal agar tidak tergerus oleh zaman. Pasalnya, menjaga dan melestarikan budaya lokal tidak hanya peran pemerintah daerah tapi tugas bersama, termasuk generasi muda.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya berpesan program prioritas harus terus dilaksanakan. Program itu seperti pembangunan sarana dan prasarana dasar, memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, meningkatkan mutu dan derajat Kesehatan. Termasuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harapannya, agar program dicanangkan bisa mencapai Murung Raya Emas 2030.
Meski dalam kontestasi ada perbedaan pilihan, tetapi mari jadikan perbedaan itu sebagai bagian dari demokrasi. Hal itu diutarakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya, Dr Doni, Selasa (13/2) lalu. Terlebih, ungkap dia, masyarakat pasti antusias menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024.
Berdasarkan data di Kabupaten Murung Raya (Mura) ini angka pernikahan dini cukup tinggi. Karenanya Anggota DPRD Murung Raya, Olivia Siswanti berharap masyarakat Kabupaten Mura menghindari pernikahan usia dini.
DPRD Murung Raya mengimbau kepada masyarakat agar waspada, terhadap modus penipuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab secara online atau melalui Medsos.
Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Dr Doni SP MSi menghadiri pelaksanaan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Pemata Intan, untuk tahun anggaran 2025, di Aula Serbaguna Desa Sei Bakanon, Kamis (1/2/) lalu.
Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Dr Doni SP MSi bersama Forkopimda setempat, turut menyambut kunjungan kerja (kunker) Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, H Edy Pratowo. Kehadiran Wagub dalam rangka membuka kegiatan pasar penyeimbang, pasar murah dan operasi pasar yang berlokasi di halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Rabu (31/1) sore.
Kalangan DPRD Murung Raya berharap fokus Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) setiap kecamatan, betul-betul memerhatikan kebutuhan warga, terutama yang kurang mampu terkait hak-hak dasar masyarakat. Anggota DPRD Murung Raya, Akhmad Tafruji meminta, usulan prioritas betul-betul tepat sasaran.
Pemilu serentak 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024. Tahapan Pemilu untuk tahun 2024 mendatang hingga kini, terus disiapkan dengan matang oleh pihak penyelenggara seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Wakil Ketua (Waket) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Rahmanto Muhidin mendukung pemberantasan terhadap berbagai bentuk peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Murung Raya. Hal itu disampaikan Rahmanto, menyangkut penangkapan pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polres Murung Raya.
Kalangan DPRD Murung Raya (Mura) mengaku akan terus berkomitmen, dalam memperjuangkan dan mengawal setiap aspirasi masyarakat. Ketua DPRD Mura, Doni mengatakan, pihaknya bersama dengan seluruh anggota selalu berusaha memperjuangkan aspirasi-aspirasi yang disampaikan Masyarakat, melalui pokok-pokok pikiran. Doni meminta agar aspirasi yang sudah diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten.
Penanganan banjir yang dilakukan Pemda Murung Raya (Mura) sangat berarti, bagi masyarakat yang mengalami musibah banjir dan hal itu diharap dapat meringankan beban warga. Waket II DPRD Mura, Rahmanto Muhidin mengapresiasi dan menilai, Pemda setempat bersama pihak terkait telah menangani dampak banjir dengan baik.
Penguasaan denah jalur pipa distribusi wajib dikuasai oleh pihak manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Puruk Cahu. Hal itu guna efisiensi, keandalan, dan kualitas pelayanan air kepada masyarakat luas. Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Heriyus SE mengatakan, bukan tanpa alasan mengapa penguasaan denah jalur pipa distribusi ini sangat krusial.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial (Medsos), sebagai sarana untuk berkomunikasi, bersilaturahmi, dan saling bertukar ilmu. Termasuk ide yang bermuara pada kebaikan, apalagi menjelang perhelatan Pemilu 2024.
Banjir di Kabupaten Murung Raya mulai berangsur surut, tercatat hampir satu meter mengalami penurunan. Catatan BPBD Murung Raya melalui alat pantau Meteran Air (MA) BPB, di Dermaga putir sikan Puruk Cahu, Minggu, 21 Januari 2024, ketinggian air di level 8,80 meter dengan status turun, dari hari sebelumnya yang mencapai angka 9 meter.
Reakreditasi Puskesmas juga membuktikan bahwa komitmen terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Selain itu sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat.
Hasil positif ini menunjukkan bahwa UPT Puskesmas telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas diidamkan oleh setiap masyarakat di Kabupaten Murung Raya. Kehadiran Unit Pelaksana Teknis Puskesmas dinilai cukup membantu.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) berharap, agar setiap perangkat daerah memaksimalkan serapan anggaran. Seperti disampaikan Anggota DPRD Mura, Rumiadi, agar pemerintah sudah memiliki strategi dalam mengoptimalkan serapan anggaran tahun 2024.
Permasalahan kemiskinan tentu menjadi perhatian serius. Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) menilai, angka kemiskinan dapat menjadi gambaran sejauh rmana keberhasilan dan dampak pembangunan terhadap taraf hidup masyarakat.
Kalangan DPRD Murung Raya (Mura) meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Murung Raya, untuk berinovasi mencari terobosan untuk kemajuan daerah.
Kalangan DPRD Murung Raya meminta agar hal yang disampaikan pada hasil reses dewan, bisa diselaraskan dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang).
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) mengajak masyarakat, agar bisa memanfaatkan peluang dengan melihat potensi usaha yang ada. Sebab, masih banyak bidang usaha yang bisa digeluti masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Mura, Heriyus M Yoseph berpandangan, hidup adalah melayani. Salah satu wujud kerja nyata, ketika memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Yayasan Pengelola Komplek Pemakaman Muslimin.
Destinasi wisata yang ada di Murung Raya (Mura) sangat potensial jika dikelola dengan tepat. Diantaranya seperti Air Terjun Bunbun, Air Terjun Tosah, pegunungan, budaya dan keragaman hayati.
Wakil Ketua (Waket) I DPRD Murung Raya (Mura), Likon meminta agar masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dapat memanfaatkan secara optimal program beasiswa. Tidak hanya dari pemerintah maupun kampus, namun juga bea siswa yang datang dari pihak swasta.
DPRD Murung Raya melaksanakan Rapat Paripurna ke I Masa Sidang I tahun 2024. Sidang dipimpin Ketua DPRD Mura, Dr Doni SP MSi, dan Wakil Ketua I DPRD Mura, Likon. Sedangkan Asisten I Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, Serampang dan Asisten III Setda, Batara mewakili Pemkab Mura, di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten, Rabu (3/1/2024) lalu.
Kalangan DPRD Murung Raya (Mura) mendorong pemerintah agar terus memperhatikan fasilitas sektor pendidikan, khususnya di Murung Raya guna pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Kalangan DPRD Murung Raya mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, memperhatikan permasalahan pelayanan terhadap ibu hamil yang merupakan salah satu prioritas.
Pengelolaan dana desa harus dilakukan para kepala desa (Kades) dan aparaturnya secara efektif, efisien, dan transparan. Sebab, nilai sangat besar meski digelontorkan secara bertahap.
Bahaya narkotika dan obat terlarang peredarannya semakin terselubung dan rentan dilakukan para remaja. Dampaknya, tingginya angka penyalahgunaan narkoba pada remaja yang semakin membuat resah para orangtua. Pasalnya, bahaya narkoba menjadi ancaman yang sangat nyata.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) meminta, pemenuhan kebutuhan akan air bersih bagi Masyarakat, menjadi suatu hal yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, air bersih sangat penting baik dipergunakan untuk konsumsi, mandi dan lain sebagainya. Sehingga kesehatan masyarakat pun bisa selalu terjaga.
Kalangan DPRD Murung Raya (Mura) mengimbau ASN tidak ikut dalam politik praktis dalam Pemilu tahun 2024. Pasalnya, ketidaknetralan ASN akan sangat merugikan negara, pemerintah, dan masyarakat. Karena adanya potensi intervensi politik dalam proses pencapaian target pembangunan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) siap mengawal aspirasi Masyarakat, dan akan diupayakan dari setiap hasil kegiatan reses yang dilaksanakan oleh pihaknya.
Jika Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja lokal memiliki kualitas, maka ke depan akan mampu bersaing dalam dunia kerja dan bisa meningkatkan perekonomian hingga kesejahteraan. Kalangan DPRD Murung Raya berharap, SDM tenaga kerja lokal di wilayah Kabupaten Murung Raya perlu mendapat perhatian dari pemerintah.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Sri Umi Daryatun, secara simbolis menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) sebagai bagian dari program aspirasi kepada kelompok tani.
Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Murung Raya (Mura), Maria Hetty meminta, agar Pemda Kabupaten Mura mengakomodir usulan hasil reses DPRD Kabupaten Mura, kedalam prioritas pembangunan tahun anggaran 2024.
Anggota DPRD Murung Raya, Heriyus turut menghadiri ibadah perayaan Natal Jemaat GBI Harvest di Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Minggu (9/12) lalu.
Kalangan DPRD Murung Raya mengingatkan generasi muda di daerahnya. Khususnya, untuk peduli dengan menjaga dan melestarikan berbagai kesenian daerah, sehingga tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Pasalnya, menurut Anggota DPRD Mura, Susilo, Kabupaten Murung Raya memiliki banyak kesenian daerah.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Dr Doni SP MSi mengharapkan pihak penyelenggara, seperti KPU dan Bawaslu terus melakukan koordinasi dan pemantauan, untuk memastikan semua tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berjalan lancar.
Anggota DPRD Murung Raya, Johansyah prihatin terhadap kondisi kesehatan di desa-desa yang belum terlayani oleh tenaga kesehatan (Nakes). Johansyah, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Murung Raya untuk memberikan perhatian khusus terhadap desa-desa yang masih kekurangan tenaga medis.
Pemerintah desa (Pemdes) yakni kepala desa (Kades) dan aparatur di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura), diminta untuk aktif melakukan percepatan pembangunan di wilayahnya.
Menghadapi Pemilu 2023 mendatang, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura), wajib untuk menjaga netralitas dalam tugas dan pelayanannya kepada masyarakat.
Anggota DPRD Murung Raya Heriyus, menyebut Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja lokal di wilayah Kabupaten Murung Raya perlu dipersiapkan sejak sekarang. Karena SDM tenaga kerja lokal tidak kalah bersaing.
Ketua DPRD Mura Dr Doni SP Msi meminta segala sesuatu yang disampaikan dalam hasil reses belum lama ini, agar bisa diselaraskan dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).
Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2024.
DAS Barito saat ini meluap seiring meningginya intensitas curah hujan yang terjadi beberapa hari ini. Sebab, kawasan di daerah tersebut merupakan dataran rendah. Akibatnya hampir setiap tahun selalu menjadi langganan terkena imbas banjir.
Semangat program peduli sesama yang diinisiasi oleh Kapolri menjelma menjadi tindakan nyata di Polsek Permata jajaran Polres Murung Raya, Polda Kalteng, Kamis (30/11/2023) lalu. Saat itu, pihak kepolisian sigap menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan.
Anggota DPRD Murung Raya, Akhirudin meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemkab Murung Raya turut berperan aktif dalam menyosialisasikan pencegahan dan penyalahgunaan narkotika.
Lembaga DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) menyambut baik kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mura Akhmad Tafruji SP berharap, kemitraan tersebut akan membantu penguatan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan sektor pertanian.
Pemerintah desa (Pemdes) di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) diminta untuk aktif melakukan percepatan pembangunan di wilayahnya.
Menurut kalangan DPRD Mura, Kades dan perangkat desa memiliki kapasitas serta dukungan dana yang memadai, untuk memajukan wilayah desanya. Salah satunya dengan penggunaan Dana Desa (DD) yang efektif dan efisien.
Berbagai dampak negatif seringkali dialami pasangan yang menikah dini. Kondisi ini umumnya terjadi karena pasangan tersebut secara emosional masih labil. terutama saat dihadapkan dengan berbagai tantangan berumah tangga.
Kalangan DPRD Murung Raya, menyoroti masalah akses air bersih di daerah di kota Puruk Cahu dan sekitarnya. Pasalnya, air bersih merupakan sumber kehidupan yang krusial, namun masih sulit didapatkan di beberapa wilayah, terutama dalam kota tersebut.
DPRD Murung Raya selalu mendorong pemerintah kabupaten untuk terus menggali potensi yang dapat memenuhi kebutuhan pangan daerah.
Anggota DPRD Mura Rumiadi menegaskan, semakin banyak potensi tergali dan dikembangkan, maka akan semakin baik untuk penguatan pangan daerah serta meminimalisir ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Rahmanto Muhidin mengingatkan sekaligus meminta kepada para investor yang berada di Kabupaten Mura, agar dapat memperbanyak menyerap tenaga kerja lokal. Sebab hal ini sebagai upaya mengurangi pengangguran di daerah tersebut.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Pasalnya, pada momen inilah masyarakat akan menaruh harapan besar kepada para calon anggota legislatif (caleg) yang dipilih.
Berdasarkan rekapitulasi pada sektor pajak daerah yakni Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan (PBBP2) Tahun anggaran 2024 di proyeksikan sama dengan tahun anggaran 2023 atau tidak mengalami perubahan.
Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Susilo mengingatkan generasi muda di Kabupaten Mura untuk peduli dengan menjaga dan melestarikan berbagai kesenian daerah. Sehingga tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) berharap pemerintahan desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) betul-betul bersinergi dengan kepala desa (Kades) untuk menyukseskan setiap program pembangunan. Khususnya dalam pembangunan desa.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) menggelar rapat paripurna ke 9 masa sidang III tahun 2023 dalam rangka penyerahan materi sidang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024.
Pengelolaan dana desa harus dilakukan para Kepala Desa (Kades) dan aparaturnya secara efektif, efisien, dan transparan. Sebab, nilai sangat besar meski digelontorkan secara bertahap. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Rahmat Hidayat.
Dengan tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi ini perlu segera diatasi bersama, baik pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, lintas sektor, maupun swasta.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) berharap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersinergi dengan Kepala Desa (Kades) untuk menyukseskan setiap program pembangunan.
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) harus memiliki ide dan juga inovasi dalam mendukung kemajuan daerah.
Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Heriyus meminta dalam mendukung kemajuan daerah, inovasi tersebut agar dituangkan dalam program kegiatan yang harus diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat.
Permasalah stunting masih menjadi perhatian serius pemerintah, ternasuk di Kabupaten Murung Raya (Mura). Pasalnya stunting merupakan masalah global yang serius.
Kalangan DPRD menekankan pentingnya prioritas terhadap kesehatan masyarakat pedesaan dalam kebijakan pembangunan daerah.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rabul Yakin mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan di desa-desa yang belum terlayani oleh tenaga kesehatan (nakes).
DPRD Murung Raya mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan di desa-desa yang belum terlayani oleh tenaga kesehatan (nakes).
Anggota DPRD Mura Johansyah, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Murung Raya untuk memberikan perhatian khusus terhadap desa-desa yang masih kekurangan tenaga medis.
Kalangan DPRD Murung Raya terus menyoroti masalah akses air bersih di daerah terpencil. Terutama di Kota Puruk Cahu dan sekitarnya. Pasalnya, air bersih merupakan sumber kehidupan yang krusial. Namun sejauh ini, ternyata masih sulit didapatkan di beberapa wilayah. Terutama dalam kota tersebut.
Kalangan DPRD Mura menyebut banyak desa di pelosok Murung Raya yang masih minim sentuhan pembangunan bahkan terisolasi dikarenakan tidak ada sama sekali infrastruktur darat yang memadai.
Kapasitas aparatur desa diharapkan terus berkembang dalam meningkatkan kualitas desa. Untuk itu, aparatur desa diharapkan dapat memahami dan mengerti tentang pemerintahan dan tata kelola keuangan desa dengan efektif dan efiisien. Begitu juga transparan, akuntabel dan proposional.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya berharap adanya bantuan program pemerintah bisa mendorong pembangunan secara luas yang lebih merata. Saat ini Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah melaksanakan kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam penyusunan Master Plan Pembangunan Balai Benih Hortikultura di Desa Olung Siron Kabupaten Murung Raya.
Wakil Ketua DPRD Murung Raya, Doni, SP.Msi mengatakan pentingnya pendidikan politik harus diberikan sejak dini sebagai pembinaan karakter dan landasan pengetahuan. Khususnya di bidang politik.
Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjadi isu menarik dalam proses pelaksanaan Pemilu. Untuk itu, bentuk netralitas yang dimiliki ASN perlu dijaga.
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Murung Raya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Pasalnya, ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam membuat sebuah Raperda yang nantinya akan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat dan Hukum Adat.
Kalangan DPRD Murung Raya meminta seluruh camat dapat memahami kondisi dan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga, jika terjadi persoalan bisa segera tertangani dengan baik.
Ketua DPRD Murung Raya, Doni,SP.Msi menyebut persiapan Sumber Daya Manusia atau SDM tenaga kerja lokal di wilayah Kabupaten Murung Raya perlu mendapat perhatian dari pemerintah.
Kalangan DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) mengingatkan jajaran pemerintah daerah untuk selalu berpegang teguh terhadap peraturan. Selain itu juga mengedepankan kepentingan daerah dalam bekerja. Hal itu diutarakan oleh Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Tuti Marhen belum lama ini.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) melaksanakan rapat Paripurna agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2024 yang dilaksanakan di gedung rapat paripurna DPRD Mura.
Ketua Komis II DPRD Kabupaten Murung Raya, Heriyus mendukung pelaksanaan Turnamen Futsal Pj Bupati Cup tahun 2023. Pihaknya mengapresiasi upaya dari Pemda Mura yang setiap tahun selalu mengadakan acara pertandingan olah raga, baik itu antar SOPD maupun yang melibatkan masyarakat umum.
Waket II DPRD Kabupaten Murung Raya Rahmanto Muhidin bangga dengan prestasi kafilah Murung Raya yang mampu mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) l, khususnya Kabupaten Murung Raya di ajang FSQ.
Pemerintah Desa harus bisa mempertanggungjawabkan dana desa dan ADD dengan baik. Selain itu, siap menerima masukan maupun kritikan dari masyarakat. Untuk itu, DPRD Murung Raya (Mura) terus mengingatkan kepada pemerintah desa agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan keuangan desa.
Momentum hari pahlawan diharapkan seluruh masyarakat untuk bisa merefleksikan kembali semangat dan cita-cita dari perjuangan para pahlawan yang dulu yang mengorbankan jiwa dan raganya. Ketua DPRD Mura Doni menyebut, pentingnya mengenang jasa para pahlawan.
Ketua DPRD Murung Raya, Dr Doni, SP.Msi menyambut baik dengan dilaksanakannya peresmian listrik desa. Sehingga setiap desa biasa terang. Pasalnya manfaat listrik itu sangat besar sekali. Penyalaan perdana listrik desa (Lisdes) tahun 2023 langsung dilakukan Asisten II Sekda Mura Fery Hardi, Ketua DPRD Mura Doni dan perwakilan PLN, Kamis (9/11) di Desa Sungai Bakanon Kecamatan Permata Intan.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Likon turut menghdiri acara pembukaan pelatihan dasar dan pembaretan Satpol PP, Damkar serta Satpam tahun 2023 yang dilaksanakan di GPU Tira Tangka Balang di Puruk Cahu, Rabu (8/11).
Sebanyak empat orang asal Kabupaten Murung Raya dipercaya menjadi bagian dari Kafilah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengikuti Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Nasional pada 9 -12 November di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Waket II DPRD Mura Rahmanto Muhidin berharap kafilah Murung Raya bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Heriyus M Yoseph berkomitmen untuk mendukung generasi muda karang taruna. Komitmen ini, terlihat nyata di berbagai aksinya dalam memberikan dukungan demi untuk mewujudkan generasi muda dalam menyalurkan dan mengekpresikan bakat- bakat mereka dalam berbagai kegiatan keterampilan.
Anggota Komisi II DPRD Murung Raya, H Barlin menampung aspirasi warga dari dua lokasi berbeda dalam kegiatan reses. Yakni di Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup dan Desa Makunjung, Kecamatan Batu Tuhup Raya, baru-baru ini.
Ketua Komisi I DPRD Murung Raya (Mura) Tuti Marheni berharap, agar tenaga pendidik atau guru bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya dalam memberikan pendidikan kepada anak didiknya. Mengingat sejauh ini peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) guru di Kabupaten Murung Raya terus dilakukan secara maksimal oleh dinas Pendidikan setempat.
Kalangan DPRD Murung Raya berharap agar pemuda di Kabupaten Murung Raya semakin terlibat dalam menyukseskan pembangunan daerah. Mereka mengajak pemuda khususnya di Murung Raya mempunyai semangat gotong royong untuk bersama-sama membangun Murung Raya tercinta.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menurunkan angka stunting.
Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95, tentu peran pemuda sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa dan negara. Sebagaimana diketahui, sejarah kemerdekaan Indonesia pun tak terlepas dari peran pemuda. Maka mereka dituntut bisa mengambil peran di segala bidang.
Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95, tentu peran pemuda sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa dan negara. Sebagaimana diketahui, sejarah kemerdekaan Indonesia pun tak terlepas dari peran pemuda.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan dukungan penuh terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk menurunkan angka stunting.
Kafilah Kabupaten Murung Raya (Mura) berhasil meraih juara umum dalam lomba Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah X tahun 2023, yang digelar sejak tanggal 21 Oktober lalu di Kota Palangkaraya.
Kafilah Kabupaten Murung Raya (Mura) berhasil meraih juara umum dalam lomba Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah X tahun 2023, yang digelar sejak tanggal 21 Oktober lalu di Kota Palangka Raya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya (Mura) menggelar pelatihan transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) diikuti ratusan peserta terdiri dari guru PAUD dan guru SD di Kabupaten Mura.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) melaksanakan operasi pasar murah, Rabu (25/10/2023). Kegiatan dibuka langsung oleh Pj Bupati Mura, Hermon.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya (Mura) menggelar pelatihan transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) diikuti ratusan peserta terdiri dari guru PAUD dan guru SD di Kabupaten Mura.
Untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan juga diperlukan kolaborasi dengan pihakpihak lain termasuk pemerintah pusat, organisasi nonpemerintah dan sektor swasta untuk mendukung upaya pembangunan tersebut.