29.8 C
Jakarta
Tuesday, February 27, 2024

Dewan Ajak Warga untuk Menghindari Pernikahan Usia Dini

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Berbagai dampak negatif seringkali dialami pasangan yang menikah dini. Kondisi ini umumnya terjadi karena pasangan tersebut secara emosional masih labil. terutama saat dihadapkan dengan berbagai tantangan berumah tangga.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) Olivia Siswanti berharap masyarakat di daerah ini bisa untuk menghindari pernikahan usia dini.

“Pernikahan di usia dini rentan mengalami berbagai macam masalah. Sebab, pengendalian emosi mereka (anak bawah umur,red) masih belum stabil,” kata Olivia, Rabu (29/11/2023)

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, apabila emosi anak di bawah umur yang menikah itu tidak stabil, maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Bahkan tak jarang berujung pada perceraian.

Baca Juga :  Tepat di Hari Pahlawan, Ini Nama Baru untuk Bandara Kuala Pembuang

Menurutnya, selain masalah psikologis, pernikahan usia dini juga berpengaruh pada kondisi kesehatan. Terutama tumbuh kembang janin maupun bayi yang dilahirkan dari pasangan tersebut. Salah satunya adalah risiko terjadinya stunting pada bayi mereka.

Untuk itulah, dia menegaskan bahwa mengingat banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan, sebaiknya pernikahan dini dihindari. Seluruh pihak mulai dari orangtua hingga para pemangku kepentingan, harus bersinergi untuk mendorong anak-anak maupun remaja agar menikah pada usia ideal yang dimiliki mereka.

“Masyarakat, khususnya para orangtua perlu memberikan pemahaman pada anak-anaknya untuk berumah tangga pada usia dewasa. Ini penting demi masa depan mereka maupun anak-anaknya nanti,” tukasnya. (dad/hnd)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Berbagai dampak negatif seringkali dialami pasangan yang menikah dini. Kondisi ini umumnya terjadi karena pasangan tersebut secara emosional masih labil. terutama saat dihadapkan dengan berbagai tantangan berumah tangga.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) Olivia Siswanti berharap masyarakat di daerah ini bisa untuk menghindari pernikahan usia dini.

“Pernikahan di usia dini rentan mengalami berbagai macam masalah. Sebab, pengendalian emosi mereka (anak bawah umur,red) masih belum stabil,” kata Olivia, Rabu (29/11/2023)

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, apabila emosi anak di bawah umur yang menikah itu tidak stabil, maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Bahkan tak jarang berujung pada perceraian.

Baca Juga :  Tepat di Hari Pahlawan, Ini Nama Baru untuk Bandara Kuala Pembuang

Menurutnya, selain masalah psikologis, pernikahan usia dini juga berpengaruh pada kondisi kesehatan. Terutama tumbuh kembang janin maupun bayi yang dilahirkan dari pasangan tersebut. Salah satunya adalah risiko terjadinya stunting pada bayi mereka.

Untuk itulah, dia menegaskan bahwa mengingat banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan, sebaiknya pernikahan dini dihindari. Seluruh pihak mulai dari orangtua hingga para pemangku kepentingan, harus bersinergi untuk mendorong anak-anak maupun remaja agar menikah pada usia ideal yang dimiliki mereka.

“Masyarakat, khususnya para orangtua perlu memberikan pemahaman pada anak-anaknya untuk berumah tangga pada usia dewasa. Ini penting demi masa depan mereka maupun anak-anaknya nanti,” tukasnya. (dad/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru