29.8 C
Jakarta
Tuesday, February 27, 2024

Bayi Malang yang Dibuang Jadi “Rebutan” Pengadopsi

PROKALTENG.CO-Empat hari berlalu sejak kasus pembuangan bayi ke warung sate di Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Banjarmasin Timur. Bagaimana kondisi terkini bayi laki-laki itu?

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian mengungkap, bayi itu sehat. Masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Kondisinya sehat. Sedangkan kasusnya masih penyelidikan. Belum mengarah ke pelaku pembuangnya,” ujarnya, Rabu (29/11).

Pemeriksaan saksi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) rupanya tidak memberikan petunjuk berarti. “Belum ada yang mengarah pada pelaku,” tegas Thomas.

Untuk penanganan ke depan, Satreskrim akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Banjarmasin.
“Sampai hari ini sudah tiga orang yang datang menyatakan niat untuk mengadopsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sewa Mobil, Ternyata Dijual

“Pengajuan adopsi kan ada prosedurnya. Kami telah menyurati Dinsos untuk penitipan bayi ini, sesuai dengan petunjuk Pak Kapolresta,” tambahnya.

Diwartakan sebelumnya, kasus bayi yang dibuang orang tuanya itu ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Banjarmasin.

Bayi malang itu ditemukan seorang wakar yang sedang meronda, Senin (27/11) dini hari.

Bayi itu hanya dibungkus selimut warna oranye. Ketika ditemukan, tali pusarnya masih menempel.

Bayi itu memiliki berat badan 2 kilogram dan panjang badan 40 sentimeter. Diperkirakan bayi itu sempat kedinginan selama dua jam sebelum ditemukan. (syar/jpg/hnd)

PROKALTENG.CO-Empat hari berlalu sejak kasus pembuangan bayi ke warung sate di Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Banjarmasin Timur. Bagaimana kondisi terkini bayi laki-laki itu?

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian mengungkap, bayi itu sehat. Masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Kondisinya sehat. Sedangkan kasusnya masih penyelidikan. Belum mengarah ke pelaku pembuangnya,” ujarnya, Rabu (29/11).

Pemeriksaan saksi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) rupanya tidak memberikan petunjuk berarti. “Belum ada yang mengarah pada pelaku,” tegas Thomas.

Untuk penanganan ke depan, Satreskrim akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Banjarmasin.
“Sampai hari ini sudah tiga orang yang datang menyatakan niat untuk mengadopsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sewa Mobil, Ternyata Dijual

“Pengajuan adopsi kan ada prosedurnya. Kami telah menyurati Dinsos untuk penitipan bayi ini, sesuai dengan petunjuk Pak Kapolresta,” tambahnya.

Diwartakan sebelumnya, kasus bayi yang dibuang orang tuanya itu ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Banjarmasin.

Bayi malang itu ditemukan seorang wakar yang sedang meronda, Senin (27/11) dini hari.

Bayi itu hanya dibungkus selimut warna oranye. Ketika ditemukan, tali pusarnya masih menempel.

Bayi itu memiliki berat badan 2 kilogram dan panjang badan 40 sentimeter. Diperkirakan bayi itu sempat kedinginan selama dua jam sebelum ditemukan. (syar/jpg/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru