Dalam Sehari, Tujuh Karhutla Terjadi di Empat Kelurahan Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat tujuh kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya pada 19 Juli 2026. Dari kejadian tersebut, total lahan yang terdampak mencapai sekitar 1,36 hektare.

Tujuh kejadian itu tersebar di Kelurahan Langkai, Bukit Tunggal, Panarung, dan Sabaru. Lokasipetugasl kebakaran berada di Jalan RTA Milono Perumahan Citra, Jalan Banteng Lanjutan, Jalan Tingang 22, Jalan Danau Rangas, Jalan Banteng, Sirkuit Sabaru, dan Jalan Jati Ujung. Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi mengatakan petugas terus melakukan pemadaman dan pembasahan agar api tidak kembali menyala.

Baca Juga :  Kebut Rekam Data KTP-el Pemilih Pemula, Begini yang Dilakukan Disdukcapil Kota Palangkaraya

“Penanganan dilakukan melalui pemadaman, pembasahan, patroli di lokasi rawan, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun gangguan terhadap pelayanan publik akibat kejadian tersebut,” katanya saat dikonfirmasi pada Senin (20/7).

Heri kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang semakin kering. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan jumlah kejadian karhutla di Kota Palangka Raya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat tujuh kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya pada 19 Juli 2026. Dari kejadian tersebut, total lahan yang terdampak mencapai sekitar 1,36 hektare.

Tujuh kejadian itu tersebar di Kelurahan Langkai, Bukit Tunggal, Panarung, dan Sabaru. Lokasipetugasl kebakaran berada di Jalan RTA Milono Perumahan Citra, Jalan Banteng Lanjutan, Jalan Tingang 22, Jalan Danau Rangas, Jalan Banteng, Sirkuit Sabaru, dan Jalan Jati Ujung. Sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi mengatakan petugas terus melakukan pemadaman dan pembasahan agar api tidak kembali menyala.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kebut Rekam Data KTP-el Pemilih Pemula, Begini yang Dilakukan Disdukcapil Kota Palangkaraya

“Penanganan dilakukan melalui pemadaman, pembasahan, patroli di lokasi rawan, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun gangguan terhadap pelayanan publik akibat kejadian tersebut,” katanya saat dikonfirmasi pada Senin (20/7).

Heri kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang semakin kering. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan jumlah kejadian karhutla di Kota Palangka Raya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru