Kalimantan Tengah memiliki sumber daya untuk menjadi mesin pertumbuhan baru Indonesia. Tetapi sumber daya alam saja tidak cukup.
Yang dibutuhkan adalah kemampuan mengubah komoditas menjadi nilai tambah, investasi menjadi lapangan kerja, APBD menjadi produktivitas, dan PAD menjadi kemandirian fiskal.
Jika transformasi tersebut berhasil dilakukan, pertumbuhan 6 persen bukan sekadar target nasional.
Ia dapat menjadi momentum bagi daerah untuk naik kelas dari sekadar penyedia bahan mentah menjadi pusat produksi, investasi, inovasi, dan kesejahteraan.
*) Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya.
Kalimantan Tengah memiliki sumber daya untuk menjadi mesin pertumbuhan baru Indonesia. Tetapi sumber daya alam saja tidak cukup.
Yang dibutuhkan adalah kemampuan mengubah komoditas menjadi nilai tambah, investasi menjadi lapangan kerja, APBD menjadi produktivitas, dan PAD menjadi kemandirian fiskal.
Jika transformasi tersebut berhasil dilakukan, pertumbuhan 6 persen bukan sekadar target nasional.
Ia dapat menjadi momentum bagi daerah untuk naik kelas dari sekadar penyedia bahan mentah menjadi pusat produksi, investasi, inovasi, dan kesejahteraan.
*) Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya.