Ekonom Muda Kalteng Rio Kriswana menilai dipertahankannya rating BBB Indonesia oleh S&P Global Ratings menjadi bukti kuatnya fundamental ekonomi nasional.
IHSG diproyeksikan fluktuatif dan melemah terbatas pekan ini akibat tekanan sentimen global serta penurunan outlook kredit Indonesia oleh Moody’s yang membuat investor cenderung wait and see.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi perkiraan defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang melebar.