IHSG diproyeksikan fluktuatif dan melemah terbatas pekan ini akibat tekanan sentimen global serta penurunan outlook kredit Indonesia oleh Moody’s yang membuat investor cenderung wait and see.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi perkiraan defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang melebar.