DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi pertumbuhan ekonomi 5,94 persen pada Triwulan I 2026 dan mendorong agar capaian tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia telah lama menunjukkan minat terhadap produk keuangan yang sesuai prinsip syariah. Emas, dengan sifatnya yang berwujud (tangible)
Akademisi Universitas Palangka Raya (UPR) Suherman Juhari mendorong Pemko membangun ekosistem ekonomi baru berbasis sektor jasa, pariwisata, dan UMKM agar peningkatan PAD lebih berkelanjutan.
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyimpan potensi ekonomi dan sumber daya alam yang masif. Kekayaan alam tersebut menjadi potensi daya tarik utama dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antara
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menetapkan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai instrumen kunci dalam upaya mempercepat aliran investasi serta menguatkan perekonomian daerah.
DPRD Palangka Raya mengapresiasi capaian IDSD 2025 yang menempatkan kota ini di 13 besar nasional, sekaligus mendorong peningkatan inovasi, kualitas SDM, dan iklim investasi.