Efisiensi anggaran dapat menjadi momentum bagi daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal dan mendorong pembangunan yang lebih produktif, berkualitas, serta berkelanjutan.
DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi pertumbuhan ekonomi 5,94 persen pada Triwulan I 2026 dan mendorong agar capaian tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
Pemprov Kalteng mengapresiasi misi dagang Pemprov Jawa Timur yang dinilai mampu memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama yang berkelanjutan.
Perekonomian Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan 4,80 persen sepanjang 2025, dengan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung utama yang menopang stabilitas dan ketahanan ekonomi daerah.
Dalam LKPJ di DPRD, Bupati menyebut rendahnya serapan belanja daerah turut memicu melambatnya pertumbuhan ekonomi Barito Utara yang hanya mencapai 3,12 persen pada 2025.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemprov Kalteng memperkuat arah kebijakan pembangunan guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.