SERANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkembang melalui penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar. Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat tersebut adalah UMKM Ria Barokah milik Jufriyah di Kota Serang, Banten, yang kini sukses mengembangkan berbagai produk kuliner mulai dari peyek, tepung ayam goreng, kulit ayam crispy, hingga paket nasi kotak ayam goreng.
Jufriyah mengungkapkan usahanya bermula dari produksi peyek yang hanya dibuat secara musiman untuk memenuhi pesanan menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebagai ibu rumah tangga yang juga menerima jasa jahit, ia menjalankan usaha tersebut untuk membantu menambah penghasilan keluarga.
Seiring perkembangan usaha, Jufriyah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Ia juga mulai memperluas lini produknya dengan memproduksi ayam goreng dan paket nasi box dengan harga terjangkau.
Tak berhenti di situ, Jufriyah kemudian mengembangkan Tepung Fried Chicken Ria Barokah yang kini menjadi salah satu produk unggulan. Tepung serbaguna tersebut memiliki cita rasa gurih dan dapat digunakan untuk berbagai olahan, mulai dari ayam goreng, kulit ayam crispy, jamur, tempe, hingga aneka gorengan lainnya.
Dalam proses pengembangan usaha, Jufriyah mengenal LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI Serang. Ia mengaku aktif mengikuti berbagai kegiatan yang disediakan platform tersebut.
“Saya memutuskan untuk selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan LinkUMKM, mulai dari media sosial hingga pelatihan daring. Dari kegiatan tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman dan kesempatan yang bermanfaat bagi usaha yang saya jalankan,” ujarnya.
Bergabung dengan LinkUMKM memberikan sejumlah manfaat bagi usahanya, termasuk akses sertifikasi halal gratis dan kemasan full printing untuk produk Tepung Fried Chicken Ria Barokah. Selain itu, ia juga memanfaatkan fitur scoring dan Etalase LinkUMKM untuk mengetahui tingkat perkembangan usaha sekaligus memperluas pemasaran produk.
“Alhamdulillah dengan kemasan yang mendukung, penjualan ikut meningkat dan produk menjadi lebih mudah dikenali. Saya sebagai pemilik usaha juga menjadi lebih percaya diri dalam memasarkan produk karena kemasannya lebih baik,” tuturnya.
Untuk mendukung transaksi usaha, Jufriyah juga memanfaatkan QRIS BRI. Menurutnya, sistem pembayaran digital tersebut mempermudah transaksi sekaligus mengurangi risiko menerima uang palsu.
Saat ini, produk-produk Ria Barokah dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari penjualan langsung, reseller, pameran, media sosial, hingga Etalase LinkUMKM. Jangkauan pemasarannya pun telah berkembang dari Kota Serang ke berbagai wilayah di Provinsi Banten dan sejumlah daerah di luar provinsi.
Hingga April 2026, sebanyak 16,46 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong percepatan UMKM naik kelas. Platform tersebut menyediakan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan kisah Jufriyah menunjukkan pentingnya konsistensi dan kemampuan beradaptasi dalam mengembangkan usaha.
“Langkah kecil yang dimulai dari usaha rumahan dapat berkembang menjadi peluang usaha yang lebih besar ketika dijalankan dengan konsisten. Kemampuan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pengembangan usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM. Karena itu, BRI akan terus menghadirkan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha, memperkuat kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkas Akhmad. ***


