Memperingati HUT ke-58, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya memperkuat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang kini melindungi 285 juta penduduk Indonesia.
Pemprov Kalteng menegaskan pentingnya gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
BPJS Kesehatan menyatakan pendaftaran bayi baru lahir tetap harus dilakukan oleh keluarga paling lambat 28 hari sejak kelahiran sesuai regulasi yang berlaku.
BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses selama periode mudik Lebaran 2026. Kantor Cabang Palangka Raya juga mengimbau peserta untuk menjaga kesehatan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan menyatakan bahwa rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang membutuhkan penanganan darurat. Hal itu sehubungan dengan banyaknya pasien gagal ginjal yang tak bisa melakukan
BPJS Kesehatan menjelaskan penonaktifan sejumlah peserta PBI JK per 1 Februari 2026 dilakukan melalui pembaruan data, dengan tetap membuka peluang aktivasi kembali bagi peserta yang memenuhi kriteria.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya atas komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat
Pemkab Batara berencana menggencarkan sosialisasi hingga ke pelosok desa untuk memastikan pemahaman dan manfaat Program JKN dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pemkab Batara di bawah pimpinan Bupati H. Shalahuddin secara resmi menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap keberlangsungan dan optimalisasi Program JKN.
Hampir setiap orang punya kisah sendiri dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Muhammad Riduan Noor, seorang wiraswasta di Palangka Raya, adalah satu di antara jutaan peserta aktif JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyampaikan, hingga akhir tahun 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 278,1 juta peserta atau 98,45%
Provinsi Kalimantan Tengah, kini memiliki cerita penuh harapan. Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, sebanyak 2.634.301 jiwa di Provinsi Kalimantan Tengah kini merasa aman dalam dekapan program BPJS Kesehatan. Program ini telah menjadi jaring pengaman vital bagi masyarakat yang berjuang untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Salah satu cara untuk mewujudkan hal itu adalah dengan memfasilitasi masyarakat yang memerlukan Kartu Jaminan Kesehatan (JKN). Pihak terkait diperintahkan oleh Bupati Kotim Halikinnor agar bisa memberikan fasilitas kepada mereka sehingga mereka dapat berobat di fasilitas kesehatan yang ada di Kotim.