Evandi Juang meminta APBD Perubahan 2026 diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pengawasan proyek agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
DPRD Gunung Mas meminta Pemkab menjadwalkan perawatan jalan minimal dua kali setahun agar infrastruktur tetap terjaga dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.
DPRD Gunung Mas mendukung target PDAM menghadirkan layanan air bersih 24 jam serta mendorong perbaikan jaringan pipa untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DPRD Gunung Mas berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan, dan sinergi dengan masyarakat.
DPRD Gunung Mas meminta pemerintah kecamatan mengoptimalkan pasar rakyat yang telah dibangun agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD.
Fraksi Gernas DPRD Gunung Mas mendesak pemerintah daerah melakukan terobosan untuk meningkatkan PAD setelah realisasi tahun 2025 hanya mencapai sekitar 72 persen dari target.
Legislator Gunung Mas Rusmila berharap Putra dan Putri Pariwisata 2026 aktif mempromosikan destinasi wisata daerah agar semakin dikenal masyarakat luas.
Fraksi NasDem DPRD Gunung Mas mengusulkan SiLPA 2025 sebesar Rp8,47 miliar diprioritaskan untuk memperbaiki sekitar 20 jembatan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat.
DPRD Gunung Mas (Gumas) menargetkan capaian kinerja pembangunan daerah 2025–2026 sesuai RPD, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan kemiskinan dan pengangguran.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong pemerintah daerah lebih serius membuka peluang usaha bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Binartha meminta seluruh perangkat daerah di lingkup Pemkab Gumas agar memaksimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Singong, mendorong masyarakat agar aktif memanfaatkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menegaskan seluruh Perusahaan Besar Swasta (PBS) di sektor perkebunan kelapa sawit wajib mematuhi aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Gumas meminta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) bersama pengawas sekolah untuk melakukan pendataan ulang terhadap jumlah guru di seluruh wilayah.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, Iceu Purnamasari menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memajukan daerah.
Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong agar capaian pembangunan daerah tahun 2026 sejalan dengan target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025–2026.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan digital yang memanfaatkan media sosial maupun pesan singkat.
Memasuki musim penghujan, DPRD Kabupaten Gumas mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Rungan, Kahayan, dan Miri agar mewaspadai potensi banjir.
Pengembangan Desa Wisata Hurung Bunut di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, dinilai belum menunjukkan hasil yang optimal meski telah dicanangkan sejak tahun 2016.
DPRD Kabupaten Gunung Mas mengingatkan seluruh pengusaha jasa angkutan dan pemilik kendaraan berat untuk tidak memaksakan melintasi jalan umum dengan muatan melebihi batas tonase.
FBMM Gunung Mas 2025 yang berlangsung 17–21 Juni, DPRD Kabupaten Gunung Mas mengingatkan pentingnya sportivitas dan kesiapan fisik bagi seluruh kontingen dari 12 kecamatan.
Kondisi jalan rusak parah yang menghubungkan Kecamatan Rungan Hulu menuju Desa Sei Antai, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, menjadi sorotan DPRD setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Binartha, menyoroti masih adanya ego sektoral antar-Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang dinilai menjadi penghambat kemajuan pembangunan daerah.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengingatkan pentingnya membudayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) guna mencegah berbagai penyakit.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta memahami peran serta mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas untuk segera menerapkan aplikasi E-Perda. Aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dinilai dapat mempercepat penyusunan, evaluasi, hingga harmonisasi peraturan daerah (perda) agar lebih efektif dan tidak tumpang tindih.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berbasis komoditas unggulan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Jalan lintas Kuala Kurun-Palangka Raya di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih dipenuhi truk bermuatan besar milik perusahaan besar swasta (PBS) dari sektor perkebunan, pertambangan, hingga kehutanan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memberikan dorongan serta motivasi kepada para pelaku dan pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usaha mereka.
Proses pemungutan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) telah selesai. Dengan adanya dua pasangan calon (paslon) yang bertarung, masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau tentu memiliki beragam pilihan.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tinggal hitungan jam. Pada Rabu (27/11), masyarakat di seluruh wilayah Gumas akan menentukan pilihan mereka pada dua pasangan calon, yakni Jaya-Efrensia dan Kunadi-Daldin. Kondisi ini dipastikan menimbulkan perbedaan pilihan di kalangan warga.
Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) untuk mengambil langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha, mengimbau masyarakat untuk tidak menjadi golongan putih (golput) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng dan Gunung Mas yang akan digelar dalam hitungan bulan.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendesak pihak Desk Pilkada untuk segera melakukan evaluasi dan mitigasi terkait risiko bencana dalam proses distribusi logistik Pilkada.
Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus mengingatkan kepada instansi terkait agar pengelolaan proyek pembangunan Tahun 2024 dilakukan dengan transparansi dan sesuai perencanaan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan para kepala desa (Kades) agar lebih bijak dan profesional dalam mengelola dana desa (DD).
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang mencakup lima kecamatan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan inflasi.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang telah memasuki tahap krusial dengan dua pasangan calon yang bertarung, yakni pasangan Jaya-Efrensia dan pasangan Kunadi-Daldin.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan dua desa wisata yang telah ditetapkan sejak 2016, yaitu Desa Hurung Bunut dan Upon Batu.
Kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Sei Ripi di ruas jalan Palangka Raya–Kuala Kurun, tepatnya di Desa Tuyun, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Gunung Mas, Evandi.
Menjelang hari pencoblosan Pilkada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut untuk menjaga sikap netralitas mereka dalam kontestasi politik kali ini.
Menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu di Kabupaten Gunung Mas, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan lingkungan, terutama di tengah perubahan cuaca atau pancaroba.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum mencapai target di triwulan III.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan seluruh Kepala Desa (Kades) di wilayah Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau agar berhati-hati dalam mengelola keuangan desa, termasuk Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Profesi guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan penting dalam mencerdaskan generasi penerus, sehingga mereka mampu bersaing dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menekankan perlunya publikasi stunting yang dilakukan secara sistematis dan terencana sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengimbau pemerintah daerah serta masyarakat untuk terus mengembangkan dan melestarikan adat serta budaya lokal di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berkolaborasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Tengah menggelar kegiatan pendampingan kualitas pelayanan publik melalui perilaku anti maladministrasi.
Cuaca yang tidak menentu belakangan ini, dengan kombinasi antara hujan deras dan terik matahari, telah menyebabkan peningkatan risiko penyakit di kalangan masyarakat.
Ratusan pegawai honorer yang bekerja di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengharapkan pemerintah daerah (Pemda) untuk tetap memperhatikan nasib mereka, terutama menjelang perubahan nomenklatur yang akan berlaku pada 2024.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan para kepala desa (Kades) di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau agar mengelola dana desa (DD) dengan sebaik-baiknya.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Carles Prenky, menekankan pentingnya Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di wilayah Gumas untuk mematuhi Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2017 tentang tenaga kerja lokal.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong pemuda di wilayah tersebut untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan daerah, serta menjauhi perilaku negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan alkohol, dan obat-obatan terlarang.
DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) agar meningkatkan patroli rutin di Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Nomi Aprilia, menekankan pentingnya upaya pencegahan dan pengawasan terhadap perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat paripurna terkait laporan Badan Anggaran (Banggar) mengenai hasil pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun 2024.
Dalam hitungan hari, pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gunung Mas, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, semakin dekat.
Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tengah bersiap menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan dilaksanakan pada Rabu, 27 November mendatang. Dua pasangan calon, Jaya-Efrensia dan Kunadi-Daldin, siap bertarung dalam pesta demokrasi ini.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan pada 27 November 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan tidak menjadi golongan putih (golput).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengingatkan pentingnya perhatian terhadap pengusaha kecil dan menengah (UKM) di daerah.