Digerebek Warga Saat Diduga Curi Sawit, 4 Pria di Lamandau Malah Terseret Kasus Sabu

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Aksi pencurian TBS kelapa sawit di Lamandau makin meresahkan. Terbaru, empat pria yang diduga hendak mencuri sawit diamankan warga Desa Batu Kotam, Kamis malam (16/4).

Namun, saat diperiksa, kasusnya justru melebar setelah ditemukan narkotika jenis sabu di dalam mobil mereka.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga terhadap dua mobil tanpa pelat nomor yang mondar-mandir di area perkebunan. Dugaan kuat mengarah pada komplotan pencuri sawit, apalagi ciri kendaraan disebut mirip dengan pelaku pencurian yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah tersebut.

Penangkapan terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Warga bersama anggota Satgas Linmas Desa Batu Kotam langsung bergerak setelah melihat satu unit Suzuki Carry Pick-up dan satu unit Avanza warna putih mencurigakan di sekitar kebun.

Baca Juga :  Awas! Kualitas Udara di Palangkaraya Kembali Tidak Sehat

Menurut Hendri, anggota Satgas Linmas, kendaraan tersebut sudah lama dicurigai.

“Kami amankan empat orang. Di dalam mobil Avanza dan Suzuki Carry Pick-up ditemukan dodus (alat panen) dan terpal yang diduga akan digunakan untuk mengangkut hasil curian,” ujar Hendri.

Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono membenarkan pengamanan tersebut. Namun, hasil penggeledahan mengarah pada dugaan tindak pidana lain.

Electronic money exchangers listing

“Dugaan pencurian masih kami dalami karena belum ditemukan barang bukti buah sawit saat diamankan. Tetapi di dalam mobil Avanza ditemukan satu paket kecil sabu,” ungkap Joko, Jumat (17/4).

Untuk menghindari aksi massa yang mulai emosi, Linmas segera berkoordinasi dengan Babinsa dan Polres Lamandau. Keempat terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Lamandau.

Baca Juga :  Selalu Waspada! Ini Perkiraan Cuaca di Kalteng Sepekan Kedepan

Barang bukti yang disita antara lain satu unit Suzuki Carry Pick-up tanpa pelat, satu unit Avanza tanpa pelat, satu paket kecil sabu, serta alat panen (dodus) dan terpal.

Saat ini Satreskrim Polres Lamandau masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah para terduga pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian TBS yang selama ini meresahkan petani di wilayah tersebut. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Aksi pencurian TBS kelapa sawit di Lamandau makin meresahkan. Terbaru, empat pria yang diduga hendak mencuri sawit diamankan warga Desa Batu Kotam, Kamis malam (16/4).

Namun, saat diperiksa, kasusnya justru melebar setelah ditemukan narkotika jenis sabu di dalam mobil mereka.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga terhadap dua mobil tanpa pelat nomor yang mondar-mandir di area perkebunan. Dugaan kuat mengarah pada komplotan pencuri sawit, apalagi ciri kendaraan disebut mirip dengan pelaku pencurian yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah tersebut.

Electronic money exchangers listing

Penangkapan terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Warga bersama anggota Satgas Linmas Desa Batu Kotam langsung bergerak setelah melihat satu unit Suzuki Carry Pick-up dan satu unit Avanza warna putih mencurigakan di sekitar kebun.

Baca Juga :  Awas! Kualitas Udara di Palangkaraya Kembali Tidak Sehat

Menurut Hendri, anggota Satgas Linmas, kendaraan tersebut sudah lama dicurigai.

“Kami amankan empat orang. Di dalam mobil Avanza dan Suzuki Carry Pick-up ditemukan dodus (alat panen) dan terpal yang diduga akan digunakan untuk mengangkut hasil curian,” ujar Hendri.

Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono membenarkan pengamanan tersebut. Namun, hasil penggeledahan mengarah pada dugaan tindak pidana lain.

“Dugaan pencurian masih kami dalami karena belum ditemukan barang bukti buah sawit saat diamankan. Tetapi di dalam mobil Avanza ditemukan satu paket kecil sabu,” ungkap Joko, Jumat (17/4).

Untuk menghindari aksi massa yang mulai emosi, Linmas segera berkoordinasi dengan Babinsa dan Polres Lamandau. Keempat terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Lamandau.

Baca Juga :  Selalu Waspada! Ini Perkiraan Cuaca di Kalteng Sepekan Kedepan

Barang bukti yang disita antara lain satu unit Suzuki Carry Pick-up tanpa pelat, satu unit Avanza tanpa pelat, satu paket kecil sabu, serta alat panen (dodus) dan terpal.

Saat ini Satreskrim Polres Lamandau masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah para terduga pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian TBS yang selama ini meresahkan petani di wilayah tersebut. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru