29.2 C
Jakarta
Friday, July 12, 2024
spot_img

Hina Warga Lokal, Dua TKA Dilaporkan ke Disnaker dan Dewan Adat Murung Raya

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pelatihan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Murung Raya, Happy Heryanto saat menerima laporan tersebut mengatakan pihakya dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap pihak menagemen PT SAB.

“Kita di kabupaten ini sifatnya hanya pembinaan terhadap para pekerja, baik itu tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Untuk pengawasn maupun penindakan merupakan wewenang provinsi,” sebut Happy.

Tidak berhenti sampai disitu, Robert juga membawa kasus penghinaan bangsa Dayak itu ke Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya. Laporan yang dilayangkan Robert bersama warga lainnya bernama Suhardin ini langsung diterima oleh Sekretaris Umum DAD Herianson D Silam.

Baca Juga :  Oknum Guru Bolos di Barut Dituntut 1 Tahun 9 Bulan

Di hadapan Herianson, Robert meminta agar laporannya itu bisa ditindaklanjuti oleh DAD, mengingat perbuatan kedua oknum TKA asal Australia ini telah melecehkan dirinya sebagai bangsa Dayak yang menyebutkan dirinya tidak berpendidikan, menuduh dirinya menjadi mata-mata seseorang di perusahaan dan menyebutkan dirinya sebagai “otak Kambing dan Kubis”.

“Ini suatu penghinaan dan perbuatan yang bagi kami diluar batas, kami dianggap sama hal dengan binatang karena otak kambing dan kubis. Untuk itu kami memohon agar laporan kami ini benar-benar dipelajari dan ditindaklanjuti,” bebernya.

Sementara itu, Herianson D Silam menyampaikan bahwa pihaknya secara lembaga menerima laporan kedua bangsa Dayak ini, dan tentu akan mengarahkan untuk menyelesaikan ditingkat paling bawah dulu yakni Kepala Adat dan Damang.

Baca Juga :  Hasil Pengembangan, 10 Paket Sabu Disimpan di Lemari Pakaian

“Secara tidak langsung memang kita melihat ada hal yang memenuhi dan mendekati unsur (pelanggaran) dalam kita merah tumbang anoi, namun kita minta agar dibawa ke Mantir dan Damang dulu kalau tidak mampu selesai baru ke kami,” bebernya.






Reporter: Reno

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pelatihan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Murung Raya, Happy Heryanto saat menerima laporan tersebut mengatakan pihakya dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap pihak menagemen PT SAB.

“Kita di kabupaten ini sifatnya hanya pembinaan terhadap para pekerja, baik itu tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Untuk pengawasn maupun penindakan merupakan wewenang provinsi,” sebut Happy.

Tidak berhenti sampai disitu, Robert juga membawa kasus penghinaan bangsa Dayak itu ke Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya. Laporan yang dilayangkan Robert bersama warga lainnya bernama Suhardin ini langsung diterima oleh Sekretaris Umum DAD Herianson D Silam.

Baca Juga :  Oknum Guru Bolos di Barut Dituntut 1 Tahun 9 Bulan

Di hadapan Herianson, Robert meminta agar laporannya itu bisa ditindaklanjuti oleh DAD, mengingat perbuatan kedua oknum TKA asal Australia ini telah melecehkan dirinya sebagai bangsa Dayak yang menyebutkan dirinya tidak berpendidikan, menuduh dirinya menjadi mata-mata seseorang di perusahaan dan menyebutkan dirinya sebagai “otak Kambing dan Kubis”.

“Ini suatu penghinaan dan perbuatan yang bagi kami diluar batas, kami dianggap sama hal dengan binatang karena otak kambing dan kubis. Untuk itu kami memohon agar laporan kami ini benar-benar dipelajari dan ditindaklanjuti,” bebernya.

Sementara itu, Herianson D Silam menyampaikan bahwa pihaknya secara lembaga menerima laporan kedua bangsa Dayak ini, dan tentu akan mengarahkan untuk menyelesaikan ditingkat paling bawah dulu yakni Kepala Adat dan Damang.

Baca Juga :  Hasil Pengembangan, 10 Paket Sabu Disimpan di Lemari Pakaian

“Secara tidak langsung memang kita melihat ada hal yang memenuhi dan mendekati unsur (pelanggaran) dalam kita merah tumbang anoi, namun kita minta agar dibawa ke Mantir dan Damang dulu kalau tidak mampu selesai baru ke kami,” bebernya.






Reporter: Reno
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru