PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi dugaan perampokan terjadi di sebuah BRIlink di Jalan Seth Adji, Palangka Raya, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 20.50 WIB lalu.
Pelaku menargetkan seorang perempuan berinisial W (26) yang hendak menutup tempat kerjanya.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan.
Kepolisian saat ini telah mengumpulkan keterangan serta bukti awal untuk mengungkap identitas pelaku.
“Untuk perkara sedang dalam penyelidikan kita,” ucap Iyudi saat dikonfirmasi pada Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban hendak menutup tempat kerjanya.
Saat itu, seorang laki-laki datang dan langsung mengambil paksa tas yang dibawa korban.
“Untuk kronologi singkatnya, saat korban mau menutup tempat kerjanya di Brilink datang laki-laki langsung mengambil paksa tas yang dibawa oleh Korban,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, Iyudi memastikan korban tidak mengalami luka.
“Untuk korban luka tidak ada,” tambahnya.
Keterangan ini menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengetahui secara utuh bagaimana aksi perampasan tersebut berlangsung.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi dugaan perampokan terjadi di sebuah BRIlink di Jalan Seth Adji, Palangka Raya, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 20.50 WIB lalu.
Pelaku menargetkan seorang perempuan berinisial W (26) yang hendak menutup tempat kerjanya.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan.
Kepolisian saat ini telah mengumpulkan keterangan serta bukti awal untuk mengungkap identitas pelaku.
“Untuk perkara sedang dalam penyelidikan kita,” ucap Iyudi saat dikonfirmasi pada Kamis (20/8/2026).
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban hendak menutup tempat kerjanya.
Saat itu, seorang laki-laki datang dan langsung mengambil paksa tas yang dibawa korban.
“Untuk kronologi singkatnya, saat korban mau menutup tempat kerjanya di Brilink datang laki-laki langsung mengambil paksa tas yang dibawa oleh Korban,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, Iyudi memastikan korban tidak mengalami luka.
“Untuk korban luka tidak ada,” tambahnya.
Keterangan ini menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengetahui secara utuh bagaimana aksi perampasan tersebut berlangsung.