Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan Satpol PP turun langsung memadamkan kebakaran lahan di kawasan belakang Pasar Indu
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menegaskan penanganan ODGJ harus lebih maksimal melalui koordinasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan dan mencegah kejadian serupa terulang.
Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di beberapa fasilitas umum belakangan ini dinilai mulai meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum. Salah satunya yang terjadi di Kabupaten Barito Uta
Fenomena Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalanan Kota Banjarmasin masih menjadi persoalan serius. Hampir setiap hari, Satpol PP menerima laporan warga terkait ODGJ yang dianggap
Dinsos Barsel menggencarkan program bantuan sosial 2026, mulai dari bantuan individu, penanganan ODGJ, hingga dukungan bagi anak bermasalah, dengan prioritas utama masyarakat kurang mampu.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti menekankan pentingnya kesigapan Pemerintah Daerah dalam menangani kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dinilai meresahkan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menekankan pentingnya respons tanggap darurat dari Pemerintah Daerah serta instansi terkait terhadap informas
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sakit (RS) Kabupaten Murung Raya Kota Puruk Cahu hingga kini masih belum memiliki Poli Jiwa (Poli Klinik Kesehatan Jiwa).
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie menyoroti secara serius kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria di Desa Olong Siron, Kecamatan Tanah Siang, 16 Januari 2026 lalu.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi menyerukan kepada seluruh masyarakat Murung Raya untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Dinas Sosial Kota Palangka Raya memastikan pendatang bermasalah sosial, termasuk ODGJ dan warga sakit tanpa keluarga, mendapat penanganan medis dan sosial hingga kondisi stabil sebelum dipulangkan ke
Petugas Rescue DPKP Palangka Raya mengevakuasi remaja diduga ODGJ yang hendak melukai diri di Jalan Ahmad Yani bawah, Kelurahan Langkai, Minggu malam (5/10).
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya bersama Bhabinkamtibmas Sabangau dan warga harus mengevakuasi seorang perempuan yang diduga orang dengan gangguan
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, Selasa (17/6/2025) dilaporkan telah membuat onar dengan mengamuk dan membawa senjata tajam (sajam).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya segera segera bergegas menindaklanjuti adanya laporan warga terkait keberadaan dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang din
Seorang pria berinsial K yang diduga memiliki ketergangguan jiwa (ODGJ), mendadak membuat onar dan meresahkan warga di Jalan Bukit Keminting II, Kota Palangka Raya, Kamis malam, (20/3/2025).
Viral di media sosial video memperlihatkan Bobon Santoso membuat es takjil raksasa untuk sekitar 3 ribu orang. Namun sayangnya, disaat minuman itu sudah hampir jadi, ada ODGJ yang tiba-tiba masuk ke dalamnya dan menjadikannya seperti kolam renang.
Masalah sosial di Kota Palangka Raya kian kompleks. Keberadaan anak punk, pengemis, badut jalanan, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), hingga lansia terlantar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Guna mencari solusi terbaik, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya menggelar Forum Konsultasi Publik pada 11 Februari 2025.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Riduan. Mengatakan. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Palangka Raya memiliki akses terbatas terhadap obat.
Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membutuhkan penanganan melalui layanan darurat 112.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program khusus penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Les. Memberikan apresiasi atas kesigapan tim gabungan Pemerintah Kota dalam menangani Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan.
Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera meningkatkan program penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan-jalan kota.
Seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya, diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) duduk di kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, tanpa menggunakan baju, Selasa, (3/9/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) meresahkan masyarakat di Jalan Seth Adji. Persisnya berada di depan SMP Negeri 6 Palangkaraya, Jumat, (26/7/2024).
Berdasarkan pantuan di lapangan, orang ODGJ dengan perilaku aneh tersebut tidak mengganggu pelajar yang lewat. Ia hanya berbaring di lantai halte dengan menggunakan penutup wajah.
Mayat perempuan yang ditemukan di dalam mobil Chevrolet dengan nomor polisi DA 1085 TPG di Jalan Pendidikan Sarang Burung, Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, bernama Faridah berumur 29 tahun.
Pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini terlihat berjalan kaki dari arah Banjarbaru menuju Pelaihari.
Malang, di Jalan Ahmad Yani km 24 Liang Anggang, ia diseruduk truk dari belakang.
Insiden ini terjadi di Kota Banjarbaru, Rabu (12/6) sekitar pukul 12.50 Wita.
Berawal dari laporan Warga sekitar pukul 10:30 WIB. Terkait diduga adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masuk ke Rumah-rumah hingga meresahkan warga Nanga bulik. Anggota Polisi Pos Pam Ops ketupat segera ke lokasi, Senin (8/4/2024).
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamandau bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamandau, mengamankan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat mengamuk dan memecahkan kaca mesjid di Kecamatan Bulik.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Pemilu tanggal 14 Februari 2024 menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia, terkhusus bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di RSJ Kalawa Atei.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kementerian Sosial berupaya untuk memenuhi hak pemilih penyandang disabilitas mental dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) agar dapat menyalurkan suara pada Pemilu 2024.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Satpol PP Kota Palangkaraya menindaklanjuti laporan perempuan diduga dengan gangguan jiwa (ODGJ) berbuat rusuh, di Jalan Tjilik Riwut Km 8, Kota Palangkaraya, Selasa malam, (23/1/2024)
Keresahan warga Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong karena ada seorang pria diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk membawa senjata tajam di sekitar tempat tinggalnya berakhir sudah.
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya menemukan seorang pria yang ditengarai sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), di Jalan Cilik Riwut Km 3,5 Senin (11/12/2023). Diketahui sebelumnya bahwa ODGJ tersebut dinyatakan sempat hilang.
Wakil Ketua II Komisi A DPRD Kota Palangkaraya, Hj.Mukarramah mengharapkan adanya rumah singgah bagi penanganan orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) di Kota Palangkaraya.
Hal itu menurutnya telah menjadi perhatian serius pihaknya. Sebab, ada laporan masyarakat di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangkaraya yang mengalami ODGJ dengan memiliki tiga orang anak.
Camat Jekan Raya Kota Palangkaraya, Sri Utomo mengatakan kasus Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) merupakan permasalahan yang kompleks dan menonjol, sehingga memerlukan penanganan yang tepat, di wilayah Kecamatan Jekan Raya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk lakukan penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan gelandangan dan pengemis (Gepeng)
Balai Rehabilitasi Sosial Penyadang Disabilitas Mental (BRSPDM) Budi Luhur Banjarbaru yang merupakan Balai Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI bersama Dinas Sosial Kabupaten Kapuas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, melakukan pembebasan terhadap penyandang gangguan jiwa yang kondisinya dipasung, Rabu (5/10/2022).
Pemerintah kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau mengevakuasi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dari Desa Anjir Pulpis, Kecamatan Kahayan Hilir
Seorang pria diduga dengan gangguan kejiwaan, berinisial AS (26) harus diamankan polisi karena mengamuk Rabu (2/2/2022) tengah malam di Jalan Mendawai VII.
Seorang penderita gangguan jiwa berinisial ES mengamuk dan membakar rumah Yusni (60) warga Jalan Masrumi Layar, Km 7 Desa Anjir Pulang Pisau hingga ludes jadi arang, Minggu (17/1/2022).