Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berkomitmen untuk terus memperkuat kerjasama bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) dalam rangka intervensi angka stunting.
Isu kenaikan angka stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat penerintah setempat bergerak cepat untuk menekan kenaikan tersebut terus berlanjut.
Bupati Lamandau Hendra Lesmana. Menyambut baik kunjungan kerja (Kunker) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama rombongan, Jeanny Yola Winokan, di Aula Bappedalitbang, kabupaten Lamandau, Senin (26/6/2023).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Apresiasi Generasi Berencana (Genre) dan Jambore Ajang Kreatifitas Genre tahun 2023 di Aula Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Selasa (2/5).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng, Jeanny Yola Winokan resmi dikukuhkan menjadi Kepala BKKBN Definitif Provinsi Kalteng, setelah melewati prosesi pengukuhan yang dilakukan Wagub Kalteng H. Edy Pratowo di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (5/4/2023).
Plt BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si memberikan pembekalan tentang Pencegahan Stunting kepada Penyuluh Narkoba di Kota Palangka Raya.
- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggandeng para pemuka agama, untuk mensinkronisasikan pemanfaatan Aplikasi Elsimil guna mendeteksi lebih awal terhadap potensi bayi yang akan dilahirkan calon pengantin.
Permasalahan stunting saat ini menjadi salah satu prioritas dalam agenda pembangunan nasional. Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional ( RPJM ) tahun 2020-2024.
Dalam rangka percepatan penurunan stunting, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah adakan diskusi intensif mekanisme penyusunan laporan kinerja TPPS Provinsi Kalimantan Tengah di ruang rapat lantai 2 BKKBN Kalteng, Kamis (17/11).
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Kalteng kembali melaksanakan diskusi panel manajemen kasus stunting tahap II di Kabupaten Barito Timur, Kamis (10/11). Berdasarkan hasil survey, angka stunting di kabupaten ini mencapai 33,7 persen dan harus turun menjadi 18,19 persen di tahun 2024.