Pebulutanglis putri Thailand Pitchamon Opatniputh menjadi atlet pertama Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang terkena kasus doping. Hal itu diketahui setelah sampel A miliknya dinyatakan positif mengandung furosemide.
Atas temuan tersebut, Pitchamon mendapat skors sementara dan tidak bisa bertanding, berlatih, maupun mengikuti aktivitas yang berkaitan dengan Asian Games. Sebelumnya, pemain 19 tahun itu dijadwalkan memperkuat Thailand menghadapi Tiongkok pada nomor beregu putri, Selasa (22/9) kemarin.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Surasak Phancharoenworakul menduga temuan furosemide itu berkaitan dengan obat oles antiradang. Namun, dugaan tersebut masih diperiksa dan belum menjadi kesimpulan resmi.
“Atlet harus berhati-hati dalam menggunakan obat. Sebab, jika zat yang dilarang ditemukan dalam tubuh, hal itu tentu akan berdampak pada keikutsertaan mereka dalam pertandingan,” ujar Surasak dikutip dari Reuters.
Meski begitu, Pitchamon memiliki hak untuk mengajukan keberatan terhadap skors sementara melalui Court of Arbitration for Sport Anti-Doping Division (CAS ADD). Sebelum itu, dia juga telah meminta pemeriksaan sampel B dan kini masih menunggu hasilnya.(jpc)
Pebulutanglis putri Thailand Pitchamon Opatniputh menjadi atlet pertama Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang terkena kasus doping. Hal itu diketahui setelah sampel A miliknya dinyatakan positif mengandung furosemide.
Atas temuan tersebut, Pitchamon mendapat skors sementara dan tidak bisa bertanding, berlatih, maupun mengikuti aktivitas yang berkaitan dengan Asian Games. Sebelumnya, pemain 19 tahun itu dijadwalkan memperkuat Thailand menghadapi Tiongkok pada nomor beregu putri, Selasa (22/9) kemarin.
Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Surasak Phancharoenworakul menduga temuan furosemide itu berkaitan dengan obat oles antiradang. Namun, dugaan tersebut masih diperiksa dan belum menjadi kesimpulan resmi.
“Atlet harus berhati-hati dalam menggunakan obat. Sebab, jika zat yang dilarang ditemukan dalam tubuh, hal itu tentu akan berdampak pada keikutsertaan mereka dalam pertandingan,” ujar Surasak dikutip dari Reuters.
Meski begitu, Pitchamon memiliki hak untuk mengajukan keberatan terhadap skors sementara melalui Court of Arbitration for Sport Anti-Doping Division (CAS ADD). Sebelum itu, dia juga telah meminta pemeriksaan sampel B dan kini masih menunggu hasilnya.(jpc)