Karhutla Lamandau Meluas, Tim Gabungan Padamkan Lebih dari 15 Hektare

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lamandau bersama TNI, Kepolisian, Brimob, Satpoldam, hingga masyarakat terus bekerja keras menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda beberapa titik di wilayah Kabupaten Lamandau. Dalam dua hari terakhir, penanganan dilakukan terhadap lahan yang diperkirakan mencapai lebih dari 15 hektare.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi bahwa penanganan karhutla secara intensif dilakukan di berbagai titik lokasi sejak awal pekan ini.

“Tim gabungan di lapangan terus bekerja ekstra maraton untuk mengatasi Karhutla di beberapa wilayah Lamandau. Saat ini seluruh titik api utama yang kita tangani sudah beberapa berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Hendikel, Rabu (26/8).

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Purwarejo Terbakar

Hendikel menyampaikan, tim gabungan dari berbagai instansi telah berhasil memadamkan seluruh titik karhutla yang ditangani dalam beberapa hari terakhir.

“Penanganan dalam dua hari ini dilakukan diperkirakan sudah 15 hektar lebih di wilayah Lamandau. Di lokasi ini, jenis tanah merupakan gambut dengan vegetasi lahan dan semak belukar. Api membakar di permukaan hingga bagian dalam tanah,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, tim sempat menghadapi kendala karena karakter titik api yang tersebar dan terpisah-pisah. Namun, kondisi tersebut dapat ditangani dengan mengerahkan 2 unit truk tangki BPBD, mesin apung, serta puluhan roll selang.

“Kami sempat terkendala oleh sebaran titik api yang terpisah-pisah (berspot-spot), pemadaman akhirnya berhasil diselesaikan berkat pengerahan armada truk tangki serta mesin pemadam dari tim gabungan BPBD, TNI, Brimob, Satpoldam, dan masyarakat,” tuturnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Solidaritas Aksi Kamisan Kalteng Gaungkan Tuntutan Buruh Jelang May Day 2026

Hingga saat ini, penyebab pasti pemicu kebakaran di berbagai titik tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lamandau bersama TNI, Kepolisian, Brimob, Satpoldam, hingga masyarakat terus bekerja keras menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda beberapa titik di wilayah Kabupaten Lamandau. Dalam dua hari terakhir, penanganan dilakukan terhadap lahan yang diperkirakan mencapai lebih dari 15 hektare.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi bahwa penanganan karhutla secara intensif dilakukan di berbagai titik lokasi sejak awal pekan ini.

“Tim gabungan di lapangan terus bekerja ekstra maraton untuk mengatasi Karhutla di beberapa wilayah Lamandau. Saat ini seluruh titik api utama yang kita tangani sudah beberapa berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Hendikel, Rabu (26/8).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Purwarejo Terbakar

Hendikel menyampaikan, tim gabungan dari berbagai instansi telah berhasil memadamkan seluruh titik karhutla yang ditangani dalam beberapa hari terakhir.

“Penanganan dalam dua hari ini dilakukan diperkirakan sudah 15 hektar lebih di wilayah Lamandau. Di lokasi ini, jenis tanah merupakan gambut dengan vegetasi lahan dan semak belukar. Api membakar di permukaan hingga bagian dalam tanah,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, tim sempat menghadapi kendala karena karakter titik api yang tersebar dan terpisah-pisah. Namun, kondisi tersebut dapat ditangani dengan mengerahkan 2 unit truk tangki BPBD, mesin apung, serta puluhan roll selang.

“Kami sempat terkendala oleh sebaran titik api yang terpisah-pisah (berspot-spot), pemadaman akhirnya berhasil diselesaikan berkat pengerahan armada truk tangki serta mesin pemadam dari tim gabungan BPBD, TNI, Brimob, Satpoldam, dan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Solidaritas Aksi Kamisan Kalteng Gaungkan Tuntutan Buruh Jelang May Day 2026

Hingga saat ini, penyebab pasti pemicu kebakaran di berbagai titik tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru