Tuah Pahoe Dikebut Berstandar FIFA, Isenmulang Kalteng FC Buka Peluang Bangun Stadion Internasional

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Isenmulang Kalteng FC mulai serius membenahi Stadion Tuah Pahoe agar memenuhi standar FIFA dan AFC untuk kompetisi sepak bola profesional.

Tak hanya itu, manajemen klub juga membuka peluang mengusulkan pembangunan stadion internasional di Kalimantan Tengah (Kalteng) jika antusiasme suporter terus meningkat.

“Ketika kami bekerja sama, kami mengetahui Stadion Tuah Pahoe ini masih jauh dari standar yang dipersyaratkan AFC maupun FIFA untuk mengikuti liga profesional di Indonesia,” kata Presiden Klub Isenmulang Kalteng FC, Eko Setyawan, dalam Sarasehan Isenmulang Kalteng FC di 808 Koffie, Palangka Raya, Kamis (27/8/2026) malam.

Dia menjelaskan, Isenmulang Kalteng FC mendapat kewenangan untuk melakukan pengembangan Stadion Tuah Pahoe sesuai regulasi sepak bola profesional, mulai dari perbaikan lapangan hingga peningkatan fasilitas pendukung.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Gerak Cepat, Posko Antinarkoba Segera Dibangun di Kawasan Ponton

“Kami diperbolehkan memperbaiki dan menambah fasilitas stadion agar sesuai standar FIFA maupun AFC. Tujuannya agar Stadion Tuah Pahoe layak digunakan dalam kompetisi profesional,” ujarnya.

Salah satu pembenahan yang dilakukan adalah peningkatan sistem pencahayaan stadion menjadi 1.800 lux dengan lampu berwarna putih sesuai standar FIFA.

“Lampu stadion kami tingkatkan karena itu menjadi salah satu syarat penting dalam regulasi FIFA. Perbaikan ini dilakukan agar Stadion Tuah Pahoe bisa menjadi kandang yang memenuhi standar kompetisi profesional,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Dia menegaskan, seluruh pembenahan dilakukan agar Stadion Tuah Pahoe dapat menjadi kandang resmi Isenmulang Kalteng FC saat menjamu klub-klub besar seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Baca Juga :  Gustavo Fernandes Buktikan Kualitas di Lini Belakang Persebaya Surabaya

Eko menambahkan, peluang pembangunan stadion baru terbuka melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Dalam aturan tersebut, daerah yang memiliki klub profesional tetapi belum mempunyai stadion sesuai standar dapat mengusulkan pembangunan stadion baru kepada pemerintah pusat.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Isenmulang Kalteng FC mulai serius membenahi Stadion Tuah Pahoe agar memenuhi standar FIFA dan AFC untuk kompetisi sepak bola profesional.

Tak hanya itu, manajemen klub juga membuka peluang mengusulkan pembangunan stadion internasional di Kalimantan Tengah (Kalteng) jika antusiasme suporter terus meningkat.

“Ketika kami bekerja sama, kami mengetahui Stadion Tuah Pahoe ini masih jauh dari standar yang dipersyaratkan AFC maupun FIFA untuk mengikuti liga profesional di Indonesia,” kata Presiden Klub Isenmulang Kalteng FC, Eko Setyawan, dalam Sarasehan Isenmulang Kalteng FC di 808 Koffie, Palangka Raya, Kamis (27/8/2026) malam.

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan, Isenmulang Kalteng FC mendapat kewenangan untuk melakukan pengembangan Stadion Tuah Pahoe sesuai regulasi sepak bola profesional, mulai dari perbaikan lapangan hingga peningkatan fasilitas pendukung.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Gerak Cepat, Posko Antinarkoba Segera Dibangun di Kawasan Ponton

“Kami diperbolehkan memperbaiki dan menambah fasilitas stadion agar sesuai standar FIFA maupun AFC. Tujuannya agar Stadion Tuah Pahoe layak digunakan dalam kompetisi profesional,” ujarnya.

Salah satu pembenahan yang dilakukan adalah peningkatan sistem pencahayaan stadion menjadi 1.800 lux dengan lampu berwarna putih sesuai standar FIFA.

“Lampu stadion kami tingkatkan karena itu menjadi salah satu syarat penting dalam regulasi FIFA. Perbaikan ini dilakukan agar Stadion Tuah Pahoe bisa menjadi kandang yang memenuhi standar kompetisi profesional,” jelasnya.

Dia menegaskan, seluruh pembenahan dilakukan agar Stadion Tuah Pahoe dapat menjadi kandang resmi Isenmulang Kalteng FC saat menjamu klub-klub besar seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Baca Juga :  Gustavo Fernandes Buktikan Kualitas di Lini Belakang Persebaya Surabaya

Eko menambahkan, peluang pembangunan stadion baru terbuka melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Dalam aturan tersebut, daerah yang memiliki klub profesional tetapi belum mempunyai stadion sesuai standar dapat mengusulkan pembangunan stadion baru kepada pemerintah pusat.

Terpopuler

Artikel Terbaru