PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dr. Thea Farina Embang secara sah telah mengajukan diri untuk bertarung dalam bursa pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) masa bakti 2026-2030, pada, Senin (25/5/2026).
Langkah tersebut dibuktikan dengan kehadiran Thea beserta tim suksesnya di Gedung Rektorat UPR guna menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan.
Saat prosesi penyerahan, Putri dari eks Rektor UPR, Dr. Andrie Elia Embang tampak memakai setelan jas hitam yang dikombinasikan dengan laung, yakni penutup kepala tradisional khas Kalimantan Tengah (Kalteng), guna menonjolkan identitas budaya lokal.
Setelah berkas diserahkan, Thea menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah mematuhi segenap prosedur suksesi kepemimpinan yang sudah diagendakan oleh pihak universitas maupun kementerian.
“Kita mengikuti proses saja. Tanggal 9 sampai 10 Juli itu pemilihan tahap pertama, sedangkan tahap kedua nanti menunggu jadwal dari kementerian,” ungkapnya kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa tekadnya berpartisipasi dalam kontestasi ini adalah demi menunjukkan adanya kesetaraan peluang bagi kaum muda maupun penyandang disabilitas dalam menakhodai institusi pendidikan tinggi.
“Saya ingin membuktikan bahwa disabilitas seperti saya, atau orang muda seperti saya itu bisa maju,” tegasnya.
Di samping itu, Thea memandang UPR masih menyimpan ruang yang luas untuk bertumbuh, khususnya pada sektor pengokohan Pola Ilmiah Pokok (PIP) yang berhubungan langsung dengan produk dan imbas ilmiah kampus terhadap publik.
Sebagai landasan visinya, ia mengusung gagasan “kampus berdampak” guna memandu arah pengembangan UPR di masa mendatang.
Ia, ini berpendapat bahwa aktivitas perguruan tinggi tidak boleh sebatas fokus pada urusan akademik semata, melainkan wajib memberikan manfaat riil kepada wilayah dan warga di sekelilingnya.
Apabila kelak diamanahkan sebagai pimpinan, Thea berjanji untuk mengintensifkan sinergi bersama berbagai elemen, mencakup pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga jajaran pemangku kepentingan lainnya.
“Yang pasti kita harus berkolaborasi baik dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan semua stakeholder lainnya yang mendukung kemajuan Universitas Palangka Raya,” paparnya.
Menjawab pertanyaan seputar dukungan di balik pencalonannya, Thea memastikan bahwa dorongan dari pihak keluarga beserta sejumlah tokoh senior telah dikantonginya.
“Dari keluarga yang pasti, dan beberapa senior juga banyak,” jelasnya.
Adapun jadwal penerimaan berkas kandidat Rektor UPR berlangsung mulai tanggal 12 hingga 26 Mei 2026. Jika total pendaftar belum menyentuh angka empat orang, panitia akan memperpanjang waktu pendaftaran dari tanggal 29 Mei sampai dengan 2 Juni 2026. (her)


