PROKALTENG.CO-Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama mencatat kejutan besar dengan menjadi yang tercepat pada sesi practice Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026) sore WIB.
Rider Honda Team Asia itu bangkit dari performa kurang meyakinkan pada awal sesi hingga akhirnya menutup latihan dengan catatan waktu terbaik 1 menit 25,848 detik.
Bagaimana Jalannya Practice Moto3 Jerman 2026?
Sesi practice Moto3 Jerman 2026 berlangsung sengit sejak awal. Beberapa insiden langsung mewarnai jalannya latihan di Sirkuit Sachsenring sehingga membuat persaingan semakin menarik.
Maximo Quiles menjadi salah satu pebalap pertama yang mengalami masalah setelah keluar lintasan di tikungan ketujuh.
Tak lama berselang, Guido Pini juga terlibat senggolan dengan Adrian Cruces, meski keduanya mampu melanjutkan sesi.
Di tengah situasi tersebut, Brian Uriarte sempat tampil dominan. Pebalap itu memimpin klasemen sementara sebelum seluruh rider masuk pit dengan catatan waktu 1 menit 26,110 detik.
Joel Kelso membayangi Uriarte di posisi kedua. Selisih waktu keduanya hanya mencapai 0,056 detik sehingga persaingan menuju penghujung sesi diprediksi berlangsung ketat.
Mengapa Veda Ega Pratama Bisa Bangkit?
Veda Ega Pratama justru mengawali practice dengan hasil yang kurang memuaskan. Pebalap asal Gunungkidul itu hanya berada di posisi ke-22 sebelum melakukan pit stop.
Namun situasi berubah drastis setelah Veda kembali ke lintasan. Pebalap Honda Team Asia itu langsung tampil agresif dan mencatat putaran tercepat 1 menit 25,848 detik untuk mengambil alih posisi puncak.
Catatan waktu tersebut tidak mampu dipatahkan para rival hingga bendera finis dikibarkan. Veda akhirnya memastikan diri menjadi pebalap tercepat pada sesi practice Moto3 Jerman 2026.
Siapa Saja yang Mengisi Posisi Terdepan?
Keberhasilan Veda menempati posisi pertama menjadi hasil yang sangat penting menjelang sesi kualifikasi. Ia sekaligus menunjukkan kecepatan kompetitif di salah satu sirkuit paling teknis dalam kalender Moto3.
Joel Esteban harus puas finis di posisi kedua setelah gagal melewati catatan waktu Veda. Sementara Eddie O’Shea melengkapi tiga besar pada sesi practice tersebut.
Pebalap Malaysia Hakim Danish juga tampil kompetitif dengan mengamankan posisi ketujuh. Ia membukukan waktu terbaik 1 menit 25,975 detik dan tetap menjaga peluang bersaing di sesi berikutnya.
Hasil Ini Jadi Modal Besar untuk Kualifikasi
Pencapaian Veda menjadi yang tercepat terasa semakin istimewa jika melihat performanya pada sesi free practice 1 (FP1). Sebelumnya, pebalap Indonesia itu hanya mampu mengakhiri FP1 di posisi ke-23.
Lompatan performa dari posisi ke-23 di FP1 menjadi peringkat pertama pada practice menunjukkan perkembangan signifikan.
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk menghadapi sesi kualifikasi sekaligus membuka peluang meraih hasil terbaik pada balapan Moto3 Jerman 2026. (jpg)


