PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Sakit Tipe A yang dibangun di KM 26 Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, sebagai fasilitas layanan kesehatan dengan kekhususan penanganan penyakit infeksi setelah pembangunan selesai dan operasionalnya diserahkan dari pemerintah pusat kepada daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut, saat ini masih berada di bawah kewenangan sektor pekerjaan umum. Sedangkan Dinas Kesehatan berperan memberikan masukan terkait pengembangan layanan kesehatan yang akan dijalankan nantinya.
“Tujuannya tentu untuk mempermudah masyarakat. Kemarin juga sudah dibahas lagi oleh teman-teman PUPR dan beberapa stakeholder. Karena pada akhirnya kota ini akan berkembang. Nanti kalau sudah selesai dibangun oleh PUPR dan siap operasional, akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk dikelola,” katanya, Kamis (18/6/2026).
Dia menjelaskan, rumah sakit tersebut direncanakan memiliki layanan unggulan di bidang penyakit infeksi dengan mempertimbangkan pengalaman penanganan pandemi COVID-19 serta kebutuhan pelayanan kesehatan di masa mendatang.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Sakit Tipe A yang dibangun di KM 26 Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, sebagai fasilitas layanan kesehatan dengan kekhususan penanganan penyakit infeksi setelah pembangunan selesai dan operasionalnya diserahkan dari pemerintah pusat kepada daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut, saat ini masih berada di bawah kewenangan sektor pekerjaan umum. Sedangkan Dinas Kesehatan berperan memberikan masukan terkait pengembangan layanan kesehatan yang akan dijalankan nantinya.
“Tujuannya tentu untuk mempermudah masyarakat. Kemarin juga sudah dibahas lagi oleh teman-teman PUPR dan beberapa stakeholder. Karena pada akhirnya kota ini akan berkembang. Nanti kalau sudah selesai dibangun oleh PUPR dan siap operasional, akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk dikelola,” katanya, Kamis (18/6/2026).
Dia menjelaskan, rumah sakit tersebut direncanakan memiliki layanan unggulan di bidang penyakit infeksi dengan mempertimbangkan pengalaman penanganan pandemi COVID-19 serta kebutuhan pelayanan kesehatan di masa mendatang.