Menurut Donny, peningkatan konsumsi tersebut menyebabkan kebutuhan Pertalite di Kalteng ikut melonjak.
Berdasarkan kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kebutuhan Pertalite di provinsi ini mencapai sekitar 270 kiloliter per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina mengaku telah menambah pasokan stok sekitar 10 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Kami sudah melakukan beberapa penyesuaian dengan mempertebal pasokan stok. Sekarang kami tambah kurang lebih 10 persen dari kondisi sebelumnya,” katanya.
Pertamina juga menyebut stok yang tersedia sebelumnya masih mampu memenuhi kebutuhan selama enam hingga tujuh hari.
Pada hari yang sama, tambahan pasokan BBM kembali masuk ke Kalteng melalui kedatangan kapal pengangkut.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab tuntutan massa terkait keterbukaan distribusi BBM.
Dalam dialog dengan peserta aksi, Pertamina hanya menyerahkan data umum mengenai kuota BBM dan menegaskan data spesifik penyaluran tidak dapat dibuka kepada publik. (adr)
Menurut Donny, peningkatan konsumsi tersebut menyebabkan kebutuhan Pertalite di Kalteng ikut melonjak.
Berdasarkan kuota yang ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kebutuhan Pertalite di provinsi ini mencapai sekitar 270 kiloliter per hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina mengaku telah menambah pasokan stok sekitar 10 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Kami sudah melakukan beberapa penyesuaian dengan mempertebal pasokan stok. Sekarang kami tambah kurang lebih 10 persen dari kondisi sebelumnya,” katanya.
Pertamina juga menyebut stok yang tersedia sebelumnya masih mampu memenuhi kebutuhan selama enam hingga tujuh hari.
Pada hari yang sama, tambahan pasokan BBM kembali masuk ke Kalteng melalui kedatangan kapal pengangkut.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab tuntutan massa terkait keterbukaan distribusi BBM.
Dalam dialog dengan peserta aksi, Pertamina hanya menyerahkan data umum mengenai kuota BBM dan menegaskan data spesifik penyaluran tidak dapat dibuka kepada publik. (adr)