Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut antrean panjang terjadi karena warga datang bersamaan ke SPBU untuk mengisi BBM.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan akhirnya angkat bicara soal situasi pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sampit rupanya tidak hanya disebabkan oleh terbatasnya pasokan bahan bakar.
Sejak diberlakukannya penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite, di Kota Palangka Raya, antrean panjang kembali terlihat di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).