KAPUAS, PROKALTENG.CO – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Eka Riani (45), perempuan yang dilaporkan hilang di sekitar Jembatan Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, resmi ditutup pada Minggu (6/9/2026). Korban ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada hari kedua pencarian.
Eka Riani, warga Desa Kanderang, Kabupaten Kapuas, sebelumnya diduga jatuh dari Jembatan Pulau Telo pada Sabtu (5/9/2026) malam. Dugaan tersebut muncul setelah warga menemukan sepeda motor, helm, dan tas milik korban ditinggalkan di atas jembatan sekitar pukul 20.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengonfirmasi penemuan korban tersebut.
“Tim SAR Gabungan menemukan korban atas nama Eka Riani pada pukul 09.38 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan sekitar 1 kilometer dari titik perkiraan awal korban tenggelam,” ujar Alit.
Setelah dievakuasi dari perairan, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur gabungan, antara lain Tim Rescue KPP Palangka Raya, Polairud Polda Kalteng, Polres Kapuas, Polsek Selat, BPBD Kapuas, TNI AL, Basarang Spesial Team, BPK Berkat Bersama, Fire Rescue Kapuas, serta warga masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur relawan dan instansi yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing, disertai apresiasi dan ucapan terima kasih atas sinergi yang terjalin selama proses pencarian. (jef)

