Disdik Kalteng Gerak Cepat Selamatkan Anak Terancam Putus Sekolah di Kapuas

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bergerak cepat merespons video viral seorang anak di Kabupaten Kapuas yang terancam putus sekolah akibat kendala ekonomi.

Kepala Disdik Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo, langsung menerjunkan tim untuk memastikan anak tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kondisi hidup seorang anak di Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Dalam narasi video, disebutkan bahwa anak yang memiliki nilai kelulusan SMP memuaskan sebesar 80,5 tersebut, terpaksa bekerja serabutan untuk mengumpulkan biaya sekolah dan memenuhi kebutuhan hidup.

Video itu juga menaruh harapan kepada para pemangku kebijakan, termasuk Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, agar memberikan perhatian.

Baca Juga :  Kalteng Susun Raperda Baru untuk Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan

Tak butuh waktu lama, Reza Prabowo langsung merespons unggahan tersebut dan menginstruksikan tim Disdik Kalteng untuk turun ke lapangan menemui sang anak dan keluarganya.

“Kita menindaklanjuti arahan Pak Gubernur. Pak Gubernur tuh ingin anak-anak Kalteng itu tidak boleh, tidak ada yang tidak bisa sekolah,” ujarnya saat di konfirmasi awak media, Sabtu (30/5/2026).

Electronic money exchangers listing

Sebagai solusi nyata, Disdik Kalteng telah mendaftarkan anak tersebut ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.

Sekolah tersebut dipilih karena memiliki fasilitas asrama dan menawarkan jurusan Pertanian serta Perkebunan, sehingga anak tersebut tidak perlu memusingkan persoalan tempat tinggal.

Reza Prabowo menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Gubernur Kalteng yang bertekad memeratakan akses pendidikan.

“Terus kemudian anak-anak khususnya yang ada di pedalaman, apalagi anak-anak itu tidak mampu, itu jadi perhatian Bapak Gubernur,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pentingnya Pengumpulan Data yang Akurat dan Masukan Konstruktif dari Daerah untuk Dibawa ke Pusat

Lebih lanjut, Reza memastikan bahwa Pemprov Kalteng akan menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak tersebut agar ia bisa fokus belajar.

“Jadi nanti setelah dia aktivitas di sekolah, aktif sebagai seorang siswa di sekolah, di SMK 3 Kapuas itu, dia nanti akan dapat bantuan sekolah gratis dari Bapak Gubernur,” tambahnya.

“Terus kemudian peralatan sekolah sebagaimana yang ada di program sekolah gratis itu, termasuk juga seragam sekolah gratis,” terangnya.

Di akhir keterangannya, Reza meminta dukungan doa dari masyarakat luas agar program-program pendidikan yang digagas pemerintah dapat terealisasi dengan baik demi anak-anak di Kalteng.

“Doakan aja, ya. Mudah-mudahan program lancar, tidak ada kendala.” pungkasnya.(her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bergerak cepat merespons video viral seorang anak di Kabupaten Kapuas yang terancam putus sekolah akibat kendala ekonomi.

Kepala Disdik Provinsi Kalteng Muhammad Reza Prabowo, langsung menerjunkan tim untuk memastikan anak tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kondisi hidup seorang anak di Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Electronic money exchangers listing

Dalam narasi video, disebutkan bahwa anak yang memiliki nilai kelulusan SMP memuaskan sebesar 80,5 tersebut, terpaksa bekerja serabutan untuk mengumpulkan biaya sekolah dan memenuhi kebutuhan hidup.

Video itu juga menaruh harapan kepada para pemangku kebijakan, termasuk Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, agar memberikan perhatian.

Baca Juga :  Kalteng Susun Raperda Baru untuk Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan

Tak butuh waktu lama, Reza Prabowo langsung merespons unggahan tersebut dan menginstruksikan tim Disdik Kalteng untuk turun ke lapangan menemui sang anak dan keluarganya.

“Kita menindaklanjuti arahan Pak Gubernur. Pak Gubernur tuh ingin anak-anak Kalteng itu tidak boleh, tidak ada yang tidak bisa sekolah,” ujarnya saat di konfirmasi awak media, Sabtu (30/5/2026).

Sebagai solusi nyata, Disdik Kalteng telah mendaftarkan anak tersebut ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.

Sekolah tersebut dipilih karena memiliki fasilitas asrama dan menawarkan jurusan Pertanian serta Perkebunan, sehingga anak tersebut tidak perlu memusingkan persoalan tempat tinggal.

Reza Prabowo menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Gubernur Kalteng yang bertekad memeratakan akses pendidikan.

“Terus kemudian anak-anak khususnya yang ada di pedalaman, apalagi anak-anak itu tidak mampu, itu jadi perhatian Bapak Gubernur,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pentingnya Pengumpulan Data yang Akurat dan Masukan Konstruktif dari Daerah untuk Dibawa ke Pusat

Lebih lanjut, Reza memastikan bahwa Pemprov Kalteng akan menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak tersebut agar ia bisa fokus belajar.

“Jadi nanti setelah dia aktivitas di sekolah, aktif sebagai seorang siswa di sekolah, di SMK 3 Kapuas itu, dia nanti akan dapat bantuan sekolah gratis dari Bapak Gubernur,” tambahnya.

“Terus kemudian peralatan sekolah sebagaimana yang ada di program sekolah gratis itu, termasuk juga seragam sekolah gratis,” terangnya.

Di akhir keterangannya, Reza meminta dukungan doa dari masyarakat luas agar program-program pendidikan yang digagas pemerintah dapat terealisasi dengan baik demi anak-anak di Kalteng.

“Doakan aja, ya. Mudah-mudahan program lancar, tidak ada kendala.” pungkasnya.(her)

Terpopuler

Artikel Terbaru