Lulus dalam 3,5 tahun dengan predikat cumlaude, Masrul mengungkap kunci utamanya terletak pada manajemen waktu, disiplin target, dan kemampuan menentukan prioritas di tengah kesibukan organisasi dan pembinaan pelajar.
Disdik Kalteng memastikan efisiensi anggaran tidak berdampak pada layanan pendidikan, dengan tetap menjaga bahkan meningkatkan program yang menyentuh langsung kebutuhan siswa.
Disdik Kalteng menerapkan pembelajaran hybrid sebagai solusi ketimpangan distribusi guru, sehingga siswa di pedalaman tetap mendapat akses belajar dari tenaga pengajar di kota.
Pemprov Kalteng menghadirkan sistem pengaduan digital pendidikan melalui WBS, yang memungkinkan masyarakat, siswa, dan guru melapor secara aman dan rahasia untuk meningkatkan transparansi layanan.
Pemprov Kalteng menyiapkan generasi muda sebagai pelaku utama pembangunan melalui penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas SDM agar mampu bersaing di daerah sendiri.
Pemprov Kalteng Disdik menyiapkan kuota besar beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, guna mendorong pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.
Meliana Agustin, siswi SMK Negeri 1 Sampit, meraih juara 1 Duta Baca Pelajar Provinsi Kalimantan Tengah 2025 dengan inovasi literasi bertajuk Mahaga yang memadukan literapoint.