Disdik Kalteng Respons Cepat Video Viral Anak Kapuas yang Kesulitan Biaya Sekolah

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Respons cepat ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, setelah beredar video viral yang menampilkan seorang anak di Kabupaten Kapuas yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi keluarga, Jumat (28/5/2026).

Video yang beredar di media sosial tersebut memperlihatkan kondisi sederhana tempat tinggal seorang anak yang berdomisili di Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Dalam narasi video disebutkan bahwa anak tersebut memiliki nilai kelulusan SMP mencapai 80,5namun harus bekerja serabutan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mengumpulkan biaya agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

‎Melalui video itu pula, pembuat konten menyampaikan harapan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran,dan Bupati Kapuas Wiyatno agar memberikan perhatian terhadap kondisi anak tersebut sehingga tetap dapat mengenyam pendidikan.

Tak berselang lama setelah video tersebut viral, Muhammad Reza Prabowo langsung memberikan respons melalui kolom komentar akun media sosial yang mengunggah video tersebut.

Baca Juga :  Restocking Ikan Jaga Keseimbangan Ekosistem Perairan Kalteng

Dalam komentarnya, Reza meminta agar pihak pengunggah berkenan membagikan nomor kontak yang dapat dihubungi sehingga tim Disdik Kalteng dapat segera mengakses dan membantu peserta didik yang bersangkutan.

‎”Siap monitor Bang. Izin SPMB kita mulai 22 Juni 2026, mohon berkenan share nomor kontak yang bisa kami hubungi agar kami bisa akses adik yang bersangkutan,” tulis Reza dalam komentarnya.

Electronic money exchangers listing

‎Tidak berhenti sampai di situ, langkah cepat kembali ditunjukkan pada hari yang sama di kolom komentar akun media sosial lainnya yang mengunggah video tersebut, Reza mengungkapkan bahwa tim Disdik Kalteng telah turun langsung menemui anak tersebut dan keluarganya di Kapuas guna memastikan kondisi yang bersangkutan sekaligus mencari solusi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

‎Bahkan, Disdik Kalteng telah membantu proses pendaftaran anak tersebut ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas yang memiliki fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan.

Baca Juga :  Dislutkan dan Bank Kalteng Efektifkan Bantuan Biaya Produksi Perikanan

Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu peserta didik untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan tempat tinggal maupun biaya pendukung lainnya.

‎”Mohon izin Bapak Ibu, tim kami sudah turun hari ini ke adik tersebut dan sudah kita daftarkan ke SMK 3 Kuala Kapuas yang ada fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan. Semoga adik yang bersangkutan bisa semangat menempuh pendidikan hingga tuntas. Aamiin,” tulis Reza dalam komentar lanjutan yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Langkah cepat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran yang terus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak daerah, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, dari pedalaman dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

‎Respons sigap Disdik Kalteng pun mendapat apresiasi dari warganet. Banyak yang menilai bahwa tindakan cepat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.(tim)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Respons cepat ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, setelah beredar video viral yang menampilkan seorang anak di Kabupaten Kapuas yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi keluarga, Jumat (28/5/2026).

Video yang beredar di media sosial tersebut memperlihatkan kondisi sederhana tempat tinggal seorang anak yang berdomisili di Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Dalam narasi video disebutkan bahwa anak tersebut memiliki nilai kelulusan SMP mencapai 80,5namun harus bekerja serabutan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sekaligus mengumpulkan biaya agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Electronic money exchangers listing

‎Melalui video itu pula, pembuat konten menyampaikan harapan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran,dan Bupati Kapuas Wiyatno agar memberikan perhatian terhadap kondisi anak tersebut sehingga tetap dapat mengenyam pendidikan.

Tak berselang lama setelah video tersebut viral, Muhammad Reza Prabowo langsung memberikan respons melalui kolom komentar akun media sosial yang mengunggah video tersebut.

Baca Juga :  Restocking Ikan Jaga Keseimbangan Ekosistem Perairan Kalteng

Dalam komentarnya, Reza meminta agar pihak pengunggah berkenan membagikan nomor kontak yang dapat dihubungi sehingga tim Disdik Kalteng dapat segera mengakses dan membantu peserta didik yang bersangkutan.

‎”Siap monitor Bang. Izin SPMB kita mulai 22 Juni 2026, mohon berkenan share nomor kontak yang bisa kami hubungi agar kami bisa akses adik yang bersangkutan,” tulis Reza dalam komentarnya.

‎Tidak berhenti sampai di situ, langkah cepat kembali ditunjukkan pada hari yang sama di kolom komentar akun media sosial lainnya yang mengunggah video tersebut, Reza mengungkapkan bahwa tim Disdik Kalteng telah turun langsung menemui anak tersebut dan keluarganya di Kapuas guna memastikan kondisi yang bersangkutan sekaligus mencari solusi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

‎Bahkan, Disdik Kalteng telah membantu proses pendaftaran anak tersebut ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas yang memiliki fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan.

Baca Juga :  Dislutkan dan Bank Kalteng Efektifkan Bantuan Biaya Produksi Perikanan

Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu peserta didik untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan tempat tinggal maupun biaya pendukung lainnya.

‎”Mohon izin Bapak Ibu, tim kami sudah turun hari ini ke adik tersebut dan sudah kita daftarkan ke SMK 3 Kuala Kapuas yang ada fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan. Semoga adik yang bersangkutan bisa semangat menempuh pendidikan hingga tuntas. Aamiin,” tulis Reza dalam komentar lanjutan yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Langkah cepat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran yang terus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak daerah, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, dari pedalaman dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

‎Respons sigap Disdik Kalteng pun mendapat apresiasi dari warganet. Banyak yang menilai bahwa tindakan cepat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.(tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru